Sebanyak 25 Desa Blankspot di Merangin Dapat Bantuan Internet Gratis

Sebanyak 25 Desa Blankspot di Merangin Dapat Bantuan Internet Gratis

Bangko-Sebanyak 25 desa yang kondisinya blankspot di Kabupaten Merangin, akan mendapatkan bantuan jaringan internet dari Gubernur Jambi H Al Haris. Internet gratis tersebut dalam waktu dekat akan segera dipasang.

Sebelum pemasangan internet gratis tersebut, Dinas Kominfo Provinsi Jambi bekerjasama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Merangin, menggelar Sosialisasi Internet Desa, di Ruang Pola Utama Kantor Bupati Merangin, Rabu (16/2).

Sosialisasi Internet Desa itu dibuka Bupati Merangin H Mashuri, melalui Asisten I Setda Merangin H Abd Gani didampingi Kadis Kominfo Provinsi Jambi yang diwakili salah satu Kabidnya Riko Janpria Eltha, S.Kom. M.Kom.

‘’Alhamdulillah kita sangat berterimakasih kepada Pak Gubernur Jambi atas bantuan Internet Desa ini. Dari 121 desa di kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi, Merangin mendapatkan bantuan Internet Gratis untuk 25 desa,’’ujar H Abd Gani.

Diakui Asisten I Setda Merangin, pada reformasi birokrasi sekarang ini kemajuan dunia telekomunikasi dalam pelaksanaan pembangunan dan dalam menjalankan pemerintahan sangatlah dibutuhkan.

Kebutuhan internet itu, terutama pada desa yang mengalami blankspot. Untuk itu Pemerintah Provinsi Jambi akan membangun infrastruktur jaringan dan memberikan layanan interget gratis kapada desa di kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi.

Dengan adanya layanan internet desa tersebut lanjut H Abd Gani, akan mempermudah kinerja para perangkat desa dalam menunjung sistem informasi desa, sehingga bisa cepat menyebarluaskan informasi kepada masyarakat.

‘’Internet desa ini sangat bermanfaat untuk mendapatkan berita-berita penting, pengumuman desa, berbagi informasi di bidang Pemerintahan, pertanian, peternakan, secara cepat, terutama dalam pengelolaan keuangan desa yang sudah diwajibkan menggunakan sistem aplikasi desa,’’terang H Abd Gani.

Selain itu dengan adanya jaringan Internet desa, masyarakat jadi bisa belanja online dan perpustakaan internet desa bisa terlaksana, sehingga mampu menanggulangi kesenjangan digitalisasi.

Sementara itu Kadis Kominfo Merangin M Arief melalui Kabid TIK Epri menjelaskan, dari 24 kecamatan di Kabupaten Merangin, masih ada sebanyak 10 kecamatan yang blankspot.

‘’Sebanyak 10 kecamatan itu,  Kecamatan  Renah Pembalap, Sungai Manau, Pangkalan Jambu, Pamenang Selatan, Tabir Barat, Muara Siau, Tiang Pumpung, Lembah Masurai, Jangkat dan Jangkat Timur,’’ujar Epri. (teguh/kominfo)


Warning: file_exists(): open_basedir restriction in effect. File(/home/u6038593/public_html/meranginkab/wp-content/uploads/et_temp/IMG-20220124-WA0011-1-1024x655-167022_1080x675.jpg) is not within the allowed path(s): (/www/wwwroot/diskominfo.meranginkab.go.id/:/tmp/) in /www/wwwroot/diskominfo.meranginkab.go.id/wp-content/themes/Divi/epanel/custom_functions.php on line 1452
Bupati Merangin Melaunching Aplikasi ELSIMIL.

Bupati Merangin Melaunching Aplikasi ELSIMIL.

Bupati Merangin Melaunching Aplikasi ELSIMIL.
  Abdaie: Untuk Mempercepat Penurunan Angka Stunting
Bangko-Usai upacara kedisiplinan di halaman depan Kantor Bupati Merangin pada Senin (24/1), Bupati Merangin H Mashuri melalui Asisten III Setda Merangin M Zubir, melaunching aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (ELSIMIL).

Aplikasi yang merupakan inovasi dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Merangin tersebut jelas M Zubir, dilaunching dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Merangin.

‘’Jadi Aplikasi ini dibangun untuk mendeteksi faktor resiko stunting dari seorang calon pengantin,’’ujar Asisten III Setda Merangin didampingi Kadis PPKB Merangin Abdaie usai membuka slubung logo aplikasi tersebut, sebagai tanda dilaunching.

Abdaie didampingi Sekretaris BKKBN Provinsi Jambi Yudi Hendra Musprizal menjelaskan, beberapa faktor penyebab terjadinya stunting adalah, pernikahan yang dilakukan diusia dini dan status gizi yang tidak sehat, seperti anemia dan KEK (Kekurangan Energi Kronis).
Dengan dilaunchingnya aplikasi ini harapkan Kadis DPPKB Merangin, semua calon pengantin wanita, tiga bulan sebelum menikah betul-betul terskrining status Kesehatan dan gizinya untuk mempesiapkan kehamilan yang sehat tanpa resiko.

‘’Saya yakin, melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang telah terbentuk di semua kecamatan dan desa yang sudah berkali-kali dilatih, program ini akan berjalan sesuai dengan yang kita harapkan,’’harap Abdaie.

Untuk menyukseskan program tersebut lanjut Abdaie, tentunya tidak terlepas dari pantauan dan bimbingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, kecamatan dan desa, supaya mereka dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan benar.

Dinas PPKB Merangin tegas Abdaie, juga melakukan edukasi terhadap remaja-remaja mengenai cara dan langkah menyusun perencanaan membangun keluarga yang berkualitas dan bebas stunting.(teguh/kominfo)
Omicron, Tujuh Warga Merangin Dikarantina di Jakarta.

Omicron, Tujuh Warga Merangin Dikarantina di Jakarta.

Balitbang Coffee Corner, Lahirkan Sang Inovator

Balitbang Coffee Corner, Lahirkan Sang Inovator

· M Arief, Inovator Radio Streaming Diskominfo Merangin

Bangko-Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Merangin ke-72, Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Merangin, menggelar ‘Balitbang Coffee Corner’ di halaman kantornya Komplek Kantor Bupati Merangin, Selasa (21/12).

Melalui Balitbang Coffee Corner itu, muncul para Inovator-inovator Merangin yang akan mendongkrak, bersinergi memulihkan ekonomi, kesehatan dan meningkatkan daya saing daerah menuju Merangin Mantap, unggul di bidang pertanian dan pariwisata 2023.

‘’Biasanya seseorang setelah ngopi, akan muncul ide-ide cemerlang untuk berinovasi. Inilah pentingnya Balitbang Coffee Corner tersebut,’’ujar Bupati Merangin H Mashuri didampingi Asisten II Setda Merangin Ibrahim.

Paling tidak ada sebanyak 10 orang Inovator, yang muncul pada acara Balitbang Coffee Corner yang berlangsung meriah, dihadiri Staf Ahli Gubernur Jambi Ariansyah yang juga Ketua Assosiasi Kopi Indonesia-Jambi tersebut.

Sebanyak 10 orang Inovator itu, Muhammad Arief berinovasi membuat LPPL Radio Streming Diskominfo Merangin melalui aplikasi adroid di era digital, Feronita berinovasi peningakatan kualitas penyusunan laporan keuangan daerah menggunakan sarana Help-Desk pojok akuntansi.

Selain itu, Syafrani berinovasi pelayanan Sicakep, Kaprawi berinovasi gerakan serentak sadar ternak sehat, Sutoto berinovasi gerakan bersama masyakat mengembangkan manfaat dan kelestarian air Sungai Batang Merangin.

Tidak hanya itu, juga ada Yoga Hendrawan berinovasi layanan prima Suku Anak Dalam (SAD). Andi Irawan Rianza berinovasi gerakan terpadu Tabir Timur Berdayo, Edy Suprapto berinovsi gerakan bersama mengembalikan lahan eks PETI menjadi sawah secara partisipatif.

Disamping itu ada pada acara yang juga dihadiri Ketua Dewan Kopi Indonesia-Jambi Edianto dan Ketua Satu Association Big Reazon Akul tersebut, juga ada Ibrahim yang telah memperkasai innovation HUB Kabupaten Merangin dan Muhammad Zuhdi berinovasi terhadap pelayanan daerah sulit air.(teguh/kominfo)

Diskominfo Gelar Sosialisasi Internet Sehat dan Aman

Diskominfo Gelar Sosialisasi Internet Sehat dan Aman

· MoU Tentang Pendidikan, Penelitian dan Peningkatan SDM

Bangko-Dinas Komunikasi dan Informtika (Diskominfo) Kabupaten Merangin, menggelar sosialisasi internet sehat dan aman, yang diikuti sebanyak 42 orang pelajar dari SMA sederajat dalam Kabupaten Merangin, Selasa (30/11).

Sebanyak 42 orang peserta itu utusan dari Sekolah Mengah Atas (SMA) Negeri 06 Merangin, SMA Negeri 07 Merangin, SMK 02 Merangin, SMA Negeri 01 Merangin dan SMK Negeri 01 Merangin.

Acara yang berlangsung di Aula Bappeda Merangin tersebut, menghadirkan narasumber Rektor Universitas Dinamika Bangsa Jambi Setiawan Assegaf, ST, MMSi,Ph.D.

‘’Kita harapkan para adik-adik dapat mengukuti sosialisasi ini dengan sungguh-sungguh, sehingga nanti bisa diaplikasi ke teman-teman di sekolahnya masing-masing,’’ujar Kadis Kominfo Merangin M Arief.

Rektor Universitas Dinamika Bangsa Jambi Setiawan Assegaf menjelaskan, kedepan Kabupaten Merangin akan tumbuh menjadi kabupaten yang maju luar biasa. Namun tentunya harus ditunjang dengan teknologi informasi yang memadai.

‘’Kami siap mendukung dari sisi teknologi informasinya. Apapun yang dibutuhkan Merangin kami siap membantu. Daerah yang maju itu tentu daeah yang perduli dengan teknologi informasinya,’’terang Setiawan Assegaf.

Terpisah, Sekda Merangin Fajarman yang membuka acara sosialisasi mengatakan, dahsyatnya pengaruh internet tidak hanya berdampak kepada anak didik, tapi juga kepada gurunya.

‘’Waktu pelajar kita melakukan proses belajar online tempo hari itu luar biasa. Saat mereka belajar online satu hanphone standby untuk belajar, tapi disebelahnya ada layar geme yang tetap nyala. Disinilah anak-anak perlu tahu internet sehat,’’terang Sekda.

Pada acara sosialisasi internet sehat dan aman itu, dilakukan Momerandum of Understanding (MoU), penandatanganan Nota kesepahaman antara Pemkab Merangin dengan Universitas Dinamika Bangsa.

MoU tentang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) itu, ditandatangani Buapti Merangin melalui Sekda Merangin Fajarman dan Rektor Universitas Dinamika Bangsa Jambi Setiawan Assegaf.(teguh/kominfo)

Diskominfo Merangin Gelar Sosialisasi KIM

Diskominfo Merangin Gelar Sosialisasi KIM

Bangko-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Merangin melakukan sosialisasi kelompok Informasi Masyarakat (KIM), kepada KIM Tunas Mekar Desa Simpang Limbur Merangin Kecamatan Pamenang Barat, Kamis (18/11).

Sosialisasi dibuka Bupati Merangin H Mashuri, melalui Kadis Kominfo Merangin M Arief yang diwakilkan ke Sekdin Kominfo H Abdul Azis, di Balai Desa Simpang Limbur Merangin.

‘’KIM adalah kelompok yang sifatnya mandiri dan kreatif. Aktivitasnya mengelola informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka mengelola dan mendiseminasikan informasi kepada masayarakat,’’ujar H Abdul Azis.

KIM lanjutnya, juga dapat mengedukasi insan informasi, agar memiliki kecerdasan dalam menerima terpaan arus informasi. KIM berkedudukan di tingkat desa maupun kelurahan secara mendiri dan non partisan sebagai wujud partisispasi masyarakat.

Pada tingkat dusun, RW atau komunitas lainnya jelas Sekdin, KIM juga dapat dibentuk kelompok-kelompok diseminasi yang kelembagaannya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiaran KIM desa dan kelurahan.

Sedangkan dalam penyelenggaraannya, KIM bertujuan sebagai mitra pemerintah dalam penyebarluasan, sosialisasi dan desiminasi informasi pembangunan kepada masyarakat.

‘’KIM mewujudkan masyarakat yang dinamis, perduli dan peka terhadap arus informasi. Selanjutnya masyarakat dapat menjadikan KIM sebagai katalisator dan dinamisator dalam memelihara, meningkatkan semangat kegotong royongan dalam bemasyarakat,’’terang Sekdin.

Sosialisasi tersebut menghadirkan dua orang pemateri, Kabid PLKP Diskominfo Merangin Irwandi, S. Ag dan Hamzar, SP dari penyuluh pertanian madya Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin.(teguh/kominfo)