BANGKO — Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kabupaten Merangin masih berada pada kategori tidak sehat, bahkan mengarah ke tingkat berbahaya. Kondisi ini mendorong Pemerintah Kabupaten Merangin untuk kembali mempertegas pentingnya perlindungan diri bagi seluruh masyarakat.

Bupati Merangin, H. M. Syukur, melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS atau Akhoi, mengimbau seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjadi teladan di tengah kondisi kabut asap saat ini.

“Kami meminta seluruh ASN menjadi contoh bagi masyarakat dalam menggunakan masker setiap kali beraktivitas di luar ruangan. Hari ini, menjaga kesehatan adalah prioritas utama kita semua,” ujar Akhoi menyampaikan pesan Bupati.

Sebelumnya, pemerintah telah mengambil kebijakan pembelajaran secara daring bagi anak-anak sekolah untuk melindungi kesehatan peserta didik. Pemerintah juga terus berupaya maksimal dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta menyebarluaskan himbauan pencegahan. Namun, upaya ini belum cukup tanpa dukungan bersama.

Akhoi menegaskan bahwa penanganan kabut asap adalah tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah.

“Kita tetap bekerja keras mengatasi Karhutla. Namun selain pemerintah, masyarakat juga harus berperan aktif. Hindari segala bentuk pembakaran yang dapat menambah tekanan asap di udara yang sudah tidak sehat ini,” ajaknya.

Akhoi juga mengajak masyarakat semua berdoa, semoga Allah segera menurunkan hujan yang dapat membersihkan udara dari kabut asap, serta senantiasa memberikan kesehatan dan perlindungan bagi seluruh masyarakat Merangin.

(Kominfo Merangin)