Oleh: Ahmad Khoiruddin AS, S.IP., MM
Kadis Kominfo Merangin

Dunia hari ini memang bebas, namun bukan berarti tanpa batas. Kehadiran media sosial seharusnya menjadi ruang yang membangun, bukan sarana untuk menghujat, mencari kesalahan, maupun melampiaskan kebencian terhadap sesama.

Kritik memang tidak dilarang dalam kehidupan bermasyarakat, namun penyampaiannya harus didasari oleh bukti yang jelas dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Jangan terburu-buru menyalahkan apa yang diperbuat orang lain sebelum kita mengetahui maksud dan tujuannya secara utuh. Jika ada hal yang belum dipahami, bertanyalah dengan santun untuk memahami konteksnya.

Jangan pula dengan alasan “pendapat masyarakat”, “analisis ahli”, atau pengamat lain, lalu bebas membuat opini yang menuduh tanpa dasar. Setiap tulisan yang dibuat harus tetap berpegang pada kode etik dan norma kesopanan. Terlebih jika yang disampaikan menyangkut nama baik seseorang atau lembaga pemerintahan, konfirmasi terlebih dahulu adalah langkah yang wajib dilakukan.

Pada akhirnya, tidak semua persepsi negatif perlu kita tanggapi. Biarlah waktu yang menjadi saksi, dan biarlah masyarakat luas yang menilai kebenaran. Jangan pernah balas kebencian dengan kebencian.

Di hari Jumat yang penuh keberkahan ini, mari kita jadikan momen untuk introspeksi diri. Sadari bahwa sebaik apa pun upaya yang kita lakukan, di mata orang yang sudah membenci, kita pasti selalu terlihat salah. Ingatlah, Rasulullah Muhammad SAW saja — manusia yang paling sempurna — pun masih dinilai banyak salah oleh mereka yang membenci-Nya. Apalagi kita yang hanyalah manusia biasa.

Tugas kita cukup berbuat baik. Hadirkan senyum, jalin persahabatan, dan teruslah berkarya. Mewujudkan Merangin BARU yang lebih maju dan sejahtera jauh lebih penting daripada terus menanggapi hal-hal yang tidak produktif. Bukan berarti kita anti-terhadap kritik, namun bedakanlah antara kritik yang membangun dengan opini pribadi yang ditujukan hanya untuk merusak, tanpa bukti yang jelas.

Semoga hati kita senantiasa dikuatkan untuk berbuat kebaikan, dan dikecilkan rasa ingin membalas keburukan dengan keburukan. Selamat berakhir pekan, semoga kita semua selalu dalam lindungan-Nya.

(Kominfo Merangin)