Bangko – Pelaksanaan Car Free Day (CFD) yang digelar Pemerintah Kabupaten Merangin setiap hari Minggu pagi terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Kegiatan ini semakin ramai dikunjungi dan mendapatkan sambutan hangat dari berbagai lapisan masyarakat.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa warga Merangin semakin sadar dan mencintai kesehatan tubuh. Sejak pukul 06.00 pagi, ruas jalan yang ditutup untuk kendaraan sudah dipenuhi warga yang melakukan berbagai aktivitas fisik. Terlihat banyak yang berjalan santai, jogging, bersepeda, mengikuti senam bersama, hingga beragam jenis olahraga lainnya yang ikut meramaikan suasana.
“Ini betul-betul ruang publik yang sangat layak untuk dimanfaatkan,” ujar Bupati Merangin, M. Syukur. Ia menambahkan bahwa lokasi CFD ini memiliki cakupan yang cukup luas dan panjang, membentang mulai dari jalur depan Dinas Kominfo atau Taman Bujang Upik hingga ke Jembatan Layang Pasar Baru.
Selain antusiasme warga dalam berolahraga, perkembangan lain yang terlihat adalah semakin banyaknya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang turut berpartisipasi. Kehadiran UMKM ini memberikan kemudahan bagi warga yang baru selesai beraktivitas untuk mendapatkan menu sarapan sehat sekaligus membeli berbagai produk unggulan khas lokal Merangin.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Merangin dari berbagai unsur yang telah hadir dan memeriahkan CFD ini,” kata Syukur. Ia berharap kegiatan ini dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi sarana untuk menjaga kebugaran, memajukan kuliner dan ekonomi warga, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
“Semoga ini menjadi bagian dari langkah menuju Merangin yang sehat, sejahtera, dan mewujudkan visi Merangin BARU 2030,” pungkasnya.
Bangko – Wakil Bupati Merangin H. Abdul Khafid kembali meluangkan waktunya untuk menghadiri Haflah Khotmil Qur’an. Kegiatan berlangsung pada malam hari, Sabtu 13 Juni 2026, bertempat di Pondok Pesantren Bustami Usystaqil Qur’an (BUQ), Desa Pinang Merah, Kecamatan Pamenang Barat, pimpinan KH. Muhammad Haris Muttohar Al Hafidz, M.Pd.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Jambi DR. H. Al Haris, MH. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pentingnya menjaga, menghafalkan, dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Beliau menyampaikan bahwa anak-anak yang menghafal Al-Qur’an kelak akan memberikan kebahagiaan, mahkota kemuliaan, serta cahaya penerang bagi orang tuanya, baik di dunia maupun di alam kubur. Gubernur juga menyampaikan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada para pengasuh dan guru pondok pesantren atas pengabdian dan bimbingan yang telah diberikan untuk mencetak generasi terbaik bagi Provinsi Jambi.
Sementara itu, Wakil Bupati Merangin H. Abdul Khafid — yang juga memiliki lembaga pendidikan serupa, yaitu Pondok Pesantren Al Khafid di Kota Bangko — menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi terhadap perkembangan Ponpes BUQ. Ia menilai kemajuan serta peningkatan pembangunan yang terus berjalan di lembaga ini sebagai bukti nyata bahwa Al-Qur’an senantiasa menjadi penolong dan membawa berkah bagi setiap langkah kemajuan yang dicapai.
Acara semakin khidmat dengan tausiyah yang disampaikan oleh penceramah dari Tangerang, Banten, yaitu KH. Bukhori Al Arrobbi. Beliau menegaskan bahwa orang yang sesungguhnya baik adalah mereka yang beriman dan beramal saleh. “Ingatlah, dengan siapa kita berkumpul di dunia, maka bersama mereka pula kita akan dikumpulkan di akhirat nanti. Maka cintailah para ulama dan orang-orang berilmu, karena pondok pesantren hadir sebagai benteng yang mampu menangkal banjirnya perbuatan maksiat. Jadikanlah Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, maka dengan keberkahannya, anak-anak kita akan tumbuh menjadi pribadi yang saleh dan salehah,” pesannya.
Turut hadir mendampingi dalam kesempatan tersebut antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ahmad Khoiruddin AS, Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Daryanto, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Merangin Agus Salim, Camat Pamenang Barat Bambang, Camat Pamenang Pargito, unsur Forkopimcam, jajaran pengurus Paguyuban Keluarga Jawa Merangin (PKJM) dan lainnya. Kehadiran ini diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi antara pemerintah, pengelola lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Ahmad Khoiruddin AS atau yang akrab disapa Akhoi selaku Kepala Dinas Kominfo juga menyampaikan rasa bangganya. Menurutnya, pendidikan di lingkungan pondok pesantren terbukti menjadi salah satu sistem pendidikan yang paling efektif saat ini. “Di tengah derasnya arus digitalisasi dan gempuran informasi melalui media sosial, mendekatkan anak-anak kepada Al-Qur’an adalah cara terbaik untuk melindungi mereka dari pengaruh negatif dan membentuk karakter yang kuat,” ujarnya.
Semoga Pondok Pesantren BUQ terus maju dan sukses dalam mendidik anak-anak generasi Qur’ani, serta mampu menjadi lembaga pendidikan agama yang tetap memegang teguh tradisi keilmuan sekaligus mengikuti perkembangan zaman yang modern.
Bangko – Suasana penuh keberkahan dan kegembiraan menyelimuti pelaksanaan Haflah Akhirusanah Pondok Pesantren Sulthon Fattah di bawah pimpinan KH. Muhlasin AR. Kegiatan yang berlangsung meriah ini bertempat di Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Merangin H. Abdul Khafid beserta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, pada Sabtu (13/6/2026).
Rangkaian acara Haflah Akhirusanah kali ini diisi dengan berbagai kegiatan yang sarat nilai keilmuan dan keagamaan, di antaranya Khotmil Qur’an Bilghoib dan Binnandhor, Khotmil Alfiyah Ibnu Malik, serta momen pelepasan siswa-siswi dari jenjang TK, MI, MTs, hingga SMK yang menempuh pendidikan di lingkungan pondok pesantren tersebut.
Acara semakin istimewa dengan kehadiran penceramah terkemuka dari Jawa Timur, Dr. KH. Marzuki Mustammar, M.Ag. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus landasan pembentukan akhlak mulia. Ia juga mengajak para orang tua untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya ke lembaga seperti pondok pesantren, agar generasi muda tidak hanya cerdas dalam ilmu dunia, tetapi juga kokoh dalam iman dan takwa.
Turut hadir memberikan arahan dan dukungan adalah Gubernur Jambi DR. H. Al Haris, MH beserta rombongan. Mendampingi Wakil Bupati Merangin tampak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ahmad Khoiruddin AS, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Daryanto, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Merangin Agus Salim, Camat Pamenang Selatan Fahmi, Sekretaris Camat Nalo Tantan Kismadi, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Merangin H. Abdul Khafid mengharapkan jamaah dan orang tua untuk senantiasa membimbing serta mengawasi tumbuh kembang anak-anak, terutama di tengah derasnya arus era digitalisasi yang berkembang sangat pesat. “Di masa sekarang, akses informasi sangat terbuka lebar, namun tantangannya juga semakin besar. Oleh karena itu, peran orang tua dan lingkungan pendidikan agama sangat dibutuhkan agar anak-anak mampu menyaring informasi dengan bijak, terhindar dari pengaruh negatif, dan tetap tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan daerah,” ujarnya.
Semoga kegiatan ini membawa berkah, melahirkan generasi penerus yang unggul dan berkarakter, serta semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan agama dalam memajukan Kabupaten Merangin ke depan.
Bangko – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Merangin menggelar kegiatan Yasinan dan Tahlil bersama yang diikuti oleh seluruh staf Diskominfo, Jumat(12/06) . Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang DW sebagai bentuk pembinaan rohani dan upaya meningkatkan keimanan serta ketakwaan para pegawai.
Acara berlangsung dengan khidmat dan dipimpin oleh Kepala Bidang Pengelolaan Layanan Informasi dan Komunikasi Publik (PLIKP), Erwandi. Seluruh peserta mengikuti pembacaan Surah Yasin dan doa bersama dengan penuh kekhusyukan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Akhoi AS, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Yasinan dan Tahlil ini merupakan agenda yang diselenggarakan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan serta meningkatkan keimanan bagi seluruh staf Muslim di lingkungan Diskominfo.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh pegawai. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius yang terus ditanamkan, semoga Diskominfo Kabupaten Merangin dapat menjadi instansi yang semakin baik,” ujar Akhoi AS.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan momentum menjelang Tahun Baru Islam sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi diri dan meningkatkan kualitas ibadah serta kinerja dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
Melalui kegiatan Yasinan dan Tahlil ini, diharapkan tercipta suasana kerja yang harmonis, religius, dan penuh kebersamaan sehingga dapat mendukung tercapainya kinerja yang lebih optimal di lingkungan Diskominfo Kabupaten Merangin. (Zeri/Diskominfo)
BANGKO – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS yang akrab disapa Akhoi, menghadiri Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Tim Pembina Posyandu. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mendorong transformasi posyandu agar menjadi layanan kesehatan primer yang lebih berkualitas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Berlangsung di Hotel Family Inn Bangko pada Kamis, 11 Juni 2026, acara ini sekaligus menjadi wadah penguatan koordinasi pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk Tahun 2026.
Menurut Akhoi, pertemuan ini memiliki tujuan utama untuk memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat dasar, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah efektif mencegah timbulnya berbagai penyakit.
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis agar seluruh pihak yang terlibat memiliki visi dan pemahaman yang searah. Kami ingin transformasi posyandu berjalan secara optimal, sehingga layanan kesehatan yang ada di dekat tempat tinggal warga semakin meningkat kualitasnya dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Akhoi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen. Seluruh pemangku kepentingan lintas sektor, camat, kepala desa/lurah, kader posyandu, hingga seluruh warga masyarakat diajak untuk bersatu padu, berperan aktif, dan saling mendukung setiap program kesehatan yang diluncurkan pemerintah daerah.
“Sudah saatnya kita menerapkan prinsip menjaga kesehatan, bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri, tetapi juga demi orang lain dan lingkungan sekitar. Kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Akhoi juga menjelaskan bahwa posyandu saat ini telah mengalami perluasan fungsi. Keberadaannya tidak lagi terbatas hanya sebagai tempat penimbangan berat badan anak dan pemberian imunisasi saja. Lebih dari itu, posyandu diharapkan berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan yang komprehensif, mencakup pemantauan status gizi, penyuluhan kesehatan, hingga deteksi dini penyakit, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang memiliki tugas utama di bidang penyebaran informasi, Dinas Kominfo Merangin menyatakan kesiapan penuhnya mendukung keberhasilan program ini. “Kami akan terus menyebarluaskan informasi dan mengajak seluruh masyarakat untuk rutin memanfaatkan layanan yang tersedia di posyandu, serta turut aktif melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya pertemuan ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat akan semakin tumbuh. Sehingga pada akhirnya, tujuan utama dapat tercapai: terwujudnya masyarakat Kabupaten Merangin yang memiliki derajat kesehatan yang lebih baik, sehat, dan sejahtera menuju Merangin BARU 2030.
Bangko – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin dan Kabupaten Bungo menjalin sinergi strategis untuk mempercepat pembangunan dan penguatan Pemerintahan Digital di wilayah masing-masing. Pertemuan koordinasi dan diskusi berlangsung hangat di ruang kerja Kepala Dinas Kominfo Merangin, yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Merangin, Ahmad Khoiruddin AS yang akrab disapa Akhoi, bersama Kepala Dinas Kominfo Bungo, Taufik Hidayat yang dipanggil Taufik.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk terus bergerak bersama mendorong implementasi Pemerintahan Digital, yang ditandai dengan peningkatan kinerja dan hasil penilaian yang terus membaik dari tahun ke tahun.
Menurut Akhoi, transformasi menuju Pemerintahan Digital (Pemdi) bukan lagi pilihan, melainkan sudah menjadi kewajiban mendasar bagi seluruh daerah dan instansi pemerintahan di era modern ini. “Pemerintahan digital menjadi kebutuhan utama untuk mewujudkan pelayanan yang cepat, transparan, efisien, dan dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak ada alasan lagi bagi instansi untuk lambat beradaptasi, karena ini adalah arah pembangunan nasional yang harus dijalankan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Bungo, Taufik, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap capaian yang diraih Pemerintah Kabupaten Merangin. Ia menyoroti hasil penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Merangin pada tahun 2025 yang mencapai nilai 3,5.
“Angka ini merupakan pencapaian yang sangat baik dan patut dijadikan contoh. Hal ini membuktikan bahwa komitmen dan kerja keras yang konsisten akan membuahkan hasil nyata. Kami berharap dapat belajar banyak dari pengalaman Merangin, sekaligus berbagi praktik baik yang kami miliki agar keduanya bisa maju berdampingan,” ungkap Taufik.
Kedua kepala dinas berharap ke depannya, Kominfo Merangin dan Kominfo Bungo sebagai Organisasi Perangkat Daerah akan terus menjaga komunikasi dan kerja sama yang erat, saling berbagi sumber daya, pengetahuan, dan solusi atas tantangan yang dihadapi dalam pengembangan teknologi informasi.
“Semoga pertemuan ini menjadi pintu awal bagi kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan, yang nantinya mampu mendorong kedua daerah untuk semakin maju, berdaya saing, dan menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat melalui pelayanan publik yang semakin berkualitas,” pungkas Akhoi.