-
Honor Petugas Posko Covid-19 Sudah Dibayar, Kadis Kominfo Kunjungi Posko Covid-19 Batas Sarolangun

Honor Petugas Posko Covid-19 Sudah Dibayar, Kadis Kominfo Kunjungi Posko Covid-19 Batas Sarolangun

Bangko – Para petugas yang berjaga di Posko Covid-19, batas Kabupaten Merangin dengan Kabupaten Sarolangun, mengaku sudah menerima honor jaga. Mereka juga mengaku jadi lebih bersemangat menjaring kendaraan yang masuk ke wilayah Merangin.

Hal tersebut dikatakan beberapa orang petugas jaga kepada Kadis Kominfo Merangin M Arief ketika mengunjungi Posko Covid-19 batas Merangin-Sarolangun bersama rombongan, Rabu malam (27/5).

‘’Setiap mobil yang akan masuk ke wilayah Merangin lewat Posko Covid-19 batas Merangin-Sarolangun ini, kami stop dan periksa suhu tubuh sopir dan para penumpangnya,’’ujar salah seorang petugas yang buru-buru melarang anamanya ditulis.

Dari pemeriksaan suhu tubuh itu lanjutnya, tidak ditemukan para pengemudi ataupun penumpang yang suhu tubuhnya mencapai 38 derajat. Ini artinya orang yang masuk ke wilayah Kabupaten Merangin, masih dalam kondisi aman.

Kadis Kominfo Merangin yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Merangin M Arief, sangat berterimakasih kepada para petugas jaga di posko tersebut, yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.

Diharapkan M Arief tidak ada lagi kebobolan pendatang, masuk ke wilayah Merangin yang tidak mengikuti aturan keprotokolan Covid-19, seperti yang terjaring di Posko Covid-19 Masurai.

‘’Kalau saja semua Posko Covid-19 bobol, tentunya matarantai penularan virus Corona dari para pendatang ke Merangin jadi tidak terpantau dan tidak terbendung. Ini akan sangat berbahaya bagi masyarakat Merangin,’’ujar M Arief yang datang ke Posko itu membawa aneka makanan ringan dan minuman untuk petugas jaga.(teguh/kominfo)

Apel Hari Pertama Masuk Kerja, Diskominfo Gelar Silaturahmi Lebaran Idul Fitri 1441 H

Apel Hari Pertama Masuk Kerja, Diskominfo Gelar Silaturahmi Lebaran Idul Fitri 1441 H

Bangko – Memasuki hari pertama masuk kerja, pasca Lebaran Idul Fitri 1441 H, Dinas Kominfo Merangin menggelar apel dan silaturahmi saling bermaaf-maafan di halaman parkir Objek Wisata Jam Gento Merangin, Selasa (26/5)

Apel yang dipimpin Kadis Kominfo Merangin M Arief tersebut, diikuti Sekdin H Abdul Aziz, para kepala bidang, kasi, kasubbag dan seluruh pegawai di jajaran Pemkab Merangin.

‘’Alhamdulillah pada hari pertama masuk kerja pasca lebaran ini, seluruh pejabat dan pegawai Diskominfo Merangin lengkap mengikuti apel perdana. Disiplin ini harus terus ditingkatkan,’’ujar M Arief.

Pada pengarahannya, juru bicara (jubir) Satgas Covid-19 Merangin tersebut, minta kepada seluruh peserta apel untuk mengikuti kenormalan baru yang diterapkan Pemerintah menghadapi Covid-19 dalam bekerja.

‘’Penerapan keprotokolan Covid-19 harus lebih ditingkatkan lagi. Tidak ada pegawai yang tidak memakai masker dan rajin-rajin cuci tangan di tempat yang telah disediakan depan pintu masuk Kantor Diskominfo Gedung Jam Gento Merangin,’’pinta M Arief.

Dalam pelaksanaan kenormalan baru lanjut Kadis, harus pandai-pandai meningkatkan imun tubuh. Rajin minum multi vitamin atau seduan dari ramuan daun Sungkai, Mengkudu atau obat-obat tradisional lainnya peningkat kekebalan tubuh.

Bagi pegawai yang belum dibutuhkan peran langsungnya di kantor, dipersilahkan untuk kerja dari rumah saja. Namun bagi para pejabat di jajaran Diskominfo Merangin wajib setiap harinya masuk kantor.

Usai apel, digelar silaturahmi saling bermaaf-mafan antar peserta apel. Silaturahmi yang dilakukan tidak berjabat tangan, melainkan berhadapan dengan jarak satu meter menyatukan kedua telapak tangan dan menundukan kepala.(teguh/kominfo)

Pantauan Jubir Covid-19 di Posko Batas Merangin-Kerinci, Masih Banyak Pengemudi Tak Bermasker

Pantauan Jubir Covid-19 di Posko Batas Merangin-Kerinci, Masih Banyak Pengemudi Tak Bermasker

Bangko – Sepekan jelang Lebaran Idul Fitri 1441 H, arus lalulintas yang melewati Posko Covid-19 batas Merangin-Kerinci, kian padat. Dari sekian banyak kendaraan yang berlalulalang itu, masih banyak dijumpai pengemudi tidak mengenakan masker.

Bahkan penumpang yang dibawa, sebagian besar juga tidak bermasker. Kondisi ini sangat rawan terjadinya menularan virus Covid-19. Hal tersebut berdasarkan pantauan Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Merangin M Arief, Minggu (17/5).

‘’Petugas di Posko Covid-19 batas Merangin-Kerinci, saat melakukan pemeriksaan, telah menyarankan kepada pengemudi dan penumpang itu, untuk segera memakai masker,’’ujar M Arief yang juga Kadis Kominfo Merangin ini.

Para pengemudi dan penumpang itu jelas M Arief, diberi pengerahan oleh petugas Posko, kalau memakai masker itu tidak hanya saat berkendara, tapi setiap kali melakukan kegiatan keluar rumah agar tetap memakai masker.

Ketika dilakukan pemeriksaan, suhu tubuh orang-orang yang diperiksa di Posko Covid-19 batas Merangin-Kerinci itu, semuanya dalam kondisi normal. Tidak ditemukan pengemudi atau penumpang yang dalam kondisi sakit.

Selain itu Jubir Satgas Covid-19 Merangin yang datang ke Posko tersebut membawa beraneka makanan ringan dan minuman itu, juga menampung berbagai aspirasi para petugas jaga.

‘’Petugas jaga di Posko ini sangat membutukan hand sanitizier yang sudah lama habis. Mereka juga butuh masker kerena persediaan juga habis. Alat pelindung diri dan sarung tangan plastik juga diperlukan,’’terang M Arief.(teguh/kominfo)

Kunjungan Jubir Satgas dan Sekdin Kominfo ke Posko Batas Bungo

Kunjungan Jubir Satgas dan Sekdin Kominfo ke Posko Batas Bungo

Bangko – Posko Covid-19 di daerah perbatasan wilayah Merangin dengan kabupaten tetangga, sangat membutuhkan alat semprot disinfektan sederhana. Alat ini akan digunakan untuk menyemprot setiap kendaraan yang masuk ke wilayah Merangin.

Hal tersebut dikatakan Jubir Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Corona Kabupaten Merangin M Arief ketika memantau dan mengunjungi petugas jaga Posko Covid-19 batas Merangin-Bungo, Kamis (7/5).

‘’Kita harus lebih jeli dan teliti lagi dalam pencegahan Covid-19 ini. Apalagi penularan juga bisa terjadi lewat udara, sehingga kendaraan yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Merangin itu penting disemprot disinfektan terlebih dahulu,’’ujar M Arif.

Kadis Kominfo Merangin yang datang ke Posko batas Merangin-Bungo bersama Sekdin H A Aziz itu, mengharapkan hal ini bisa cepat terealisasi, sehingga bisa memutus mata rantai penularan virus Corona.

Apalagi lanjut Kak Arif (begitu dia akrab disapa), di Posko perbatasan kabupaten lainnya juga telah melakukan hal yang sama. ‘’Jadi tidak cukup dengan memeriksa suhu tubuh dan pendataan pengendaranya saja,’’terang pria berkacamata minus ini.

Pada kesempatan itu, Jubir Satgas juga banyak mendapat masukan dari para petugas jaga Posko Covid-19 batas Merangin-Bungo, yang dibawakan berbagai jenis makanan ringan dan minuman oleh Kadis Kominfo Merangin ini.

‘’Alhamdulillah berkat perhatian Bapak Bupati Merangin, posko yang tendanya kebanjiran ketika hujan, sekarang sudah ditimbun koral dan berlantai panggung yang sangat nyaman,’’terang M Arief.(teguh/kominfo)

Jalur Stop Posko Covid-19 Batas Merangin-Sarolangun Becek

Jalur Stop Posko Covid-19 Batas Merangin-Sarolangun Becek

Bangko -Meskipun sudah ditimbun koral, jalur stop depan Posko Covid-19 batas wilayah Kabupaten Merangin dengan Sarolangun, kondisinya becek dan ‘leak’ ketika dilintasi kendaraan.

Kondisi ini sangat menyulitkan petugas jaga dan setiap kendaraan masuk ke Kabupaten Merangin yang akan diperiksa. ‘’Kondisi ini diperparah dengan turunnya hujan yang tak kunjung reda,’’ujar salah seorang petugas jaga.

Hal senada juga dikatakan Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Merangin M Arief, ketika mengunjungi petugas jaga di Posko yang berada di sebelan Mapolsek Pamenang tersebut, Senin (27/4).

‘’Benar memang sangat becek, tapi Alahamdulillah petugas jaganya selalu siap siaga melaksanakan tugasnya dengan baik. Ini sesuai dengan harapan Bapak Bupati, dimana petugas jaga jangan sampai lengah,’’ujar M Arief.

Dikatakan Kadis Kominfo Merangin ini, meskipun kondisi jalur stop itu becek, namun tidak mengurangi semangat kerja para petugas jaga, yang rela hujan-hujanan dan berlumpur melaksanakan tugasnya.

Selain memberi motivasi kerja para petugas jaga, kehadiran M Arif ke Posko Covid-19 batas Merangin-Sarolangun itu, juga membawa minuman susu segar dan makanan untuk berbuka puasa para petugas. (teguh/kominfo)

Diskominfo Merangin Siap Sukseskan SDI

Diskominfo Merangin Siap Sukseskan SDI

BANGKO – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Merangin siap untuk mensukseskan Program Satu Data Indonesia (SDI) yang tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019. Bahkan Dinas Kominfo Merangin telah mengirimkan satu orang staf untuk mengikuti Pelatihan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Statistik Sektoral di Provinsi Jambi dan juga telah diadakan disiminasi hasil Bimtek Statsitik Sektoral di lingkungan Diskominfo Merangin di ruang Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin pada tanggal 21 April 2020 yang dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo Merangin, para Kabid, Kasi dan kasubag.

Bimtek ini di buka oleh Kabid PLIKP, Erwandi, SA.g, dalam sambutannya Erwandi, SA.g mengatakan Diskominfo selaku walidata harus menyediakan data statistik yang terkelola dengan baik guna terwujudnya Satu Data Indonesia (SDI), kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Reni Nofita,s alah seorang staf Bidang PLIKP. Penyampaian Materi terkait Statistik Sektoral, Satu Data Indonesia dan dilanjutkan dengan Bimtek cara mengoperasikan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Data Statistik Terintegrasi (SIMDASI) dengan harapan para peserta dapat mengoperasikan, mengetahui manfaat aplikasi SIMDASI dan pemaparan narasumber diakhiri dengan laporan Kegiatan Statistik Sektoral Tahun 2019.

Kepada Dinas Kominfo Kabupaten Merangin, Ir. Muhammad Arief RH, Mum mengatakan menyambut baik adanya salah seorang staf yang telah mengikuti Bimtek Statistik Sektoral dan telah memaparkan di hadaparan para pejabat dan staf di lingkungan Dinas Kominfo setelah mengikuti Bimtek.

‘’Harapan kita semuanya, memang setalah pejabat dan staf yang telah mengikuti Bimtek ataupun perjalanan dinas dapat menjelaskan dan memaparkan hasilnya di hadapan pejabata dan staf Diskominfo,’’ kata Kadis Kominfo Merangin.

Menurut Muhammad Arief, Satu Data Indonesia ini sangat penting, karena data akan menjadi dasar dan bahan pertimbangan pemerintah dalam mengambil suatu keputusan/kebijakan. Hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Dan Diskominfo Kabupaten Merangin selaku Walidata harus proaktif, kreatif dan inovatif.

‘’Karena belum adanya pedoman baku tentang format data maka Pengelolaan data Diskominfo Kabupaten Merangin sendiri masih sedikit dan tugas kita untuk menciptakan sendiri data Diskominfo yang akan di sajikan kedalam Statistik Sektoral,’’ ungkap Kadis Kominfo Merangin. (IKP/Reni)