Bangko – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bidang urusan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, terus berupaya menyampaikan kepada publik terhadap program kerja dan kegiatan di pemerintah Kabupaten Merangin.
Di tengah hilangnya pendengar radio konvensional, maka radio berbasis internet atau radio on line atau yang lebih dikenal dengan radio streaming Merangin.FM telah hadir di tengah pendengar di penghujung tahun anggaran 2019 di Kabupaten Merangin oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin. Bahkan radio yang dapat diakses melalui android dapat melayani pendengar dalam bentuk music dan berita selama 24 jam.
Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin Ir. Muhammad Arief RH, Mum Digitalisasi telah menguasai kehidupan masyarakat. Digitalisasi merupakan transformasi masyarakat informatif yang secara memaksa dari bentuk analog ke digital. Digitalisasi tidak hanya berpengaruh pada aspek kehidupan masyarakat, melainkan juga berpengaruh pada beberapa media informasi dan telekomunikasi, baik media cetak maupun media elektronik.
‘’Saat ini radio konvensional dihadapkan dengan berbagai macam media yang mengalami perkembangan akibat digitalisasi. Jaringan internet yang mudah diakses oleh masyarakat menjadi jalan alternatif penggunaan media on-line. Masyarakat kini gemar mengakses media on-line untuk memperoleh berbagai informasi dengan cepat,’’ kata Muhammad Arief.
Perkembangan media, selain radio konvensional ke ranah digital mampu menarik perhatian khalayak, sehingga sumber informasi yang diperoleh masyarakat tidak hanya bertumpu pada radio konvensional.
‘’Inilah yang menjadi tantangan bagi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin untuk menyampaikan informasi kegiatan dan program pemerintah kepada publik, mengingat digitalisasi telah merambat pada sendi-sendi kehidupan masyarakat,’’ jelas Muhammad Arief. Dan bahkan lanjutnya, untuk mengakses informasi melalui jaringan internet, baik melalui perangkat berbasis sistem Android dan melalui komputer membawa kebiasaan baru bagi masyarakat untuk gemar mengakses media on-line termasuk mengakses merangin.fm selama 24 jam. (PLIKP).
Bangko – Kepala Dinas (Kadis) Kominfo Kabupaten Merangin M Arief, memimpin jalannya rapat rencana aksi yang akan dilakukan pada 2020, di ruang kerjanya Gedung Jam Gento Merangin, pada Rabu (15/1).
Rapat yang diikuti seluruh kepala bidang, para kepala seksi dan sejumlah staf tersebut, membahas langkah-langkah stategis apa yang akan dibambil, untuk mempercepat capaian kinerja 2020.
‘’Untuk mempercepat capaian kerja pada 2020 itu, tentunya mengacu pada pengalaman tahun sebelumnya. Program apa yang lamban terjadi pada 2019, harus dapat diperbaiki lebih cepat lagi capaiannya pada 2020,’’ujar M Arief.
Pada rapat yang berlangsung lebih dari tiga jam tersebut, masing-masing bidang saling unjuk capaian kinerjanya. Berbagai perdebatan kecil pun muncul, karena masing-masing bidang berupaya menjadi yang terbaik.
Foto: Para peserta rapat.
Selain itu, saling kritik pelaksanaan program kerja antar bidang pun juga tak bisa dihindari terjadi, meskipun sebagian dari peserta rapat bisanya hanya mengritik dan menyalahkan rekan kerjanya.
Rapat yang digelar secara rutin setiap tiga bulan sekali itu, agaknya benar-benar mampu memacu kinerja para pegawai seluruh bidang di tubuh Dinas Kominfo Kabupaten Merangin.
‘’Inilah pentingnya digelar rapat ini secara rutin. Selain sifatnya untuk memacu kinerja dan koordinasi, juga sebagai ajang silaturahmi antar bidang. Kita ingin 2020 ini Dinas Kominfo Merangin menjadi OPD terbaik percepatan capaian kinerja,’’ harap M Arief.(teguh/kominfo)
Bangko – Bejo,Amd.IP, SH, MH resmi menjabat sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Bangko. Kehadiran Bejo yang merupakan putra asli Margoyoso Kecamatan Margo Tabir ini, menggantikan Suroto.
Suroto mendapat tugas baru sebagai Kalapas Lubuk Basung, Sumatera Barat. ‘’Kalapas Kelas IIB Bangko telah banyak membantu Kabupaten Merangin dalam membina penghuni lapas,’’ujar Wabup Merangin H Mashuri.
Pada acara pisah sambut Kapas Bangko di Aula Lapas itu, wabup juga mengatakan dalam sebuah jabatan, ada yang datang dan ada yang pergi, semua sudah diatur oleh Allah SWT.
‘’Saya atas nama Pemkab Merangin banyak berterima kasih kepada Pak Suroto dan jajarannya yang telah ikut berpartisipasi membangun Merangin Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia penghuni lapas,’’ terang Wabup.
Selama kepemimpinan Suroto jelas Wabup, sudah banyak kemajuan yang diraih Lapas. Paling mengesankan adalah Lapas Kelas IIB Bangko ikut berpartisipasi pada kegiatan Merangin Expo memeriahkan HUT Kabupaten Merangin ke-70.
‘’Semoga Pak Suroto lebih sukses lagi di tempat tugas yang baru. Selamat datang pula dan selamat bertugas kepada Pak Bejo sebagai kepala lapas kelas IIB Bangko yang merupakan putra daerah Merangin,’’ jelas Wabup
Pada kesempatan itu Wabup menerangkan kalau Pemkab Merangin telah menghibahkan tanah seluas delapan hektar untuk relokasi Lapas yang baru, mengingat Lapas sekarang sudah sangat sempit.
‘’Kami doakan pak Bejo dapat melobi ke pusat untuk membangun Lapas baru. Sebab Pemkab Merangin belum mampu banyak membantu pembangunan Lapas Bangko,” tambah Mashuri. (teguh/kominfo)
Bangko – Kegiatan rutinitas Dinas Kominfo pada apel pagi 14/01/2020 di halaman Dinas Kominfo Kab. Merangin dipimpin langsung oleh Kadis Kominfo Kab. Merangin.
Adapun apel pagi berfungsi untuk saling bertukar informasi seperti yang telah diamanatkan pada PP RI No 53 Tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin PNS. (hendra/kominfo)
Bangko – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ir. Muhamad Arief. RH, Mum memimpin rapat pembahasan anggaran APBD-P 2020 Diskominfo yang bertempat di Ruang Rapat Kadis Kominfo, Senin (13/1/20) yang berlangsung sejak pukul 10.00 wib.
Rapat ini dihadiri oleh Sekdin dan para Pejabat Dinas Kominfo Kab. Merangin membahas persiapan anggaran perubahan TA. 2020. (hendra/kominfo)
Bangko – Ada yang menarik ketika Bupati Merangin H Al Haris dan Bupati Bungo H Mashuri menghadiri Tablik Akbar Ikatan Muslim Kuamang Kuning (IMKK) di Desa Air Batu Kecamatan Tabir Ilir, Minggu (12/1).
Pada pengajian yang diikuti ribuan jemaah tersebut, ketika akan menyampaikan sambutan ke atas panggung, Bupati Bungo langsung menggandeng Bupati Merangin, untuk bersama-sama naik ke atas panggung. Menariknya lagi ketika menaiki tangga panggung itu, H Mashuri yang lebih dulu diatas menarik tangan H Al Haris agar bisa sampai atas panggung.
‘’Kami ini seperti kakak beradik,’’ ujar H Mashuri sembari tersenyum.
Foto: H Al Haris Digandeng H Mashuri.
H Mashuri sebagai bupati kabupaten tetangga Merangin, memang selalu mendukung berbagai program pembangunan yang diterapkan H Al Haris di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin. Kedua kepala daerah ini memang saling bersinergi.
‘’Kalau Bungo punya Bandara Udara, kami punyak banyak objek wisata. Jadi kami saling membutuhkan satu sama lainnya,’’ ujar H Al Haris.
Dua bupati ini juga sama-sama sangat mengapresiasi digelarnya pengajian rutin Tablik Akbar IMKK. Dimana anggota IMKK yang jumlahnya mencapai tujuh ribu orang, berasal dari dua kabupaten, Bungo dan Merangin.
‘’Ini merupakan pengajian yang ke-203 kalinya. Saya tahu betul anggota IMKK ini sangat solid dan setiap pengajian selalu mengundang penceramah dan ustand kondang dari Jawa dan luar Jawa,’’ ujar H Al Haris.
Pada pengajian kali ini atas bantuan Bupati Merangin H Al Haris, IMKK mendatangkan penceramah kondang Ustadz Das’ad Latif. Ustadz yang ngetop di TV One ini, sempat membius ribuan jemaah lewat ceramah khasnya.
Lalu mengapa anggota IMKK bisa dari dua kabupaten? Bupati Bungo H Mashuri menjelaskan, IMKK merupakan kelompok pengajian Ikatan Muslim Kuamang Kuning. Sedangkan eks Transmigrasi Kuamang Kuning itu sendiri terang H Mashuri, lokasinya berada di dua kabupaten, Bungo dan Merangin. Namun wilayahnya banyak yang masuk Bungo, karena yang masuk Merangin hanya tiga unit.
‘’Jadi memang sudah sangat lama lahirnya IMKK ini, sejak dibukanya Transmigrasi Kuamang Kuning dan mereka dalam satu kesatuan. Setelah ada batas wilayah kabupaten, mereka baru tahu memiliki dua kabupaten,’’ terang H Mashuri.
Selain dihadiri dua bupati, pengajian akbar itu juga dihadiri dua wakil bupati, Wabup Merangin H Mashuri dan Wabup Bungo H Safrudin Dwi Apriyanto, Kedua wabup yang sama-sama asal Jawa itu juga terlihat sangat kompak.
Para pejabat dari dua kabupaten ini, juga terlihat sangat antusias menghadiri pengajian yang diiringi musik hadrah tersebut. Para jemaah mengaku sangat puas mendengarkan ceramah Ustadz Das’ad Latif. (teguh/kominfo)