Bangko – Bupati Merangin H Al Haris kembali menoreh prestasi luar biasa di tingkat nasional. Kali ini H Al Haris dianugerahi penghargaan oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia (RI), Agus Suparmanto.
Bupati Merangin dua periode itu, dinilai Kementerian Pedagangan RI telah berhasil mewujudkan Pasar Bangko sebagai ‘Pasar Tertib Ukur’. Hebatnya, pasar ini jadi satu-satunya pasar di Provinsi Jambi yang dinobatkan sebagai pasar tertib ukur.
Penyerahan penghargaan dilakukan pada acara yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/12). Acara bergengsi itu dihadiri Gubernur Jawa Barat H Ridwan Kamil dan pejabat penting lainnya.
‘’Penghargaan ini untuk memberikan apresiasi kepada Pemda yang telah mewujudkan tertib ukur dan perlindungan konsumen. Selain itu guna mendorong persaingan usaha yang sehat dan citra daerah untuk para konsumen,’’ujar Menteri.
Selain itu jelas Agus Suparmanto, penghargaan tersebut diberikan, agar terciptanya perdagangan yang adil berkelanjutan, mendukung pertumbuhan ekonomi yang baik, sehingga meciptakan konsumen cerdas dan pelanggan sehat.
Disamping itu juga dapat mendukung industri halal dan perdagangan syari’ah, sehingga sinergitas program Pemerintah Pusat dan daerah berjalan lancar. Melalui daerah tertib ukur dan pasar tertib ukur, bisa menjadi virus positif bagi kabupaten/kota lainnya.
Sementara itu bupati, mengucap alhamdulillah Kota Bangko bisa mendapatkan penghargaan predikat Pasar Tertib Ukur 2019. Semua itu merupakan wujud dari kejujuran para pedagang di Merangin dalam berniaga.‘’Kalau pedagangnya jujur, pembeli merasa puas dengan kepastian ukur dari timbangan yang gunakan. Kita harapkan nanti tidak hanya Pasar Bangko yagn tertib ukur, tapi juga pasar-pasar lain di Merangin,’’ujar Bupati. (thumas)
BANGKO –Untuk terwujudnya masyarakat inovatif dalam meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah dalam bentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
Langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ir. Muhammad Arief RH, Mum, telah melakukan pembinaan dan pembentukan serta mengkoordinir organisasi Lembaga Komunikasi Perdesaan berupa Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) atau kelompok sejenis lainnya, yang dibentuk oleh masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah. Dan untuk tingkat Kabupaten Merangin juga telah dilakukan sosialisasi yang diikuti seluruh camat dan perwakilan pengurus KIM dan perwakilan kepala desa.
Foto: peserta sosialisasi KIM (doc)
Dijelaskan, Muhammad Arief, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhannya. Sehingga nantinya, akan mendorong tumbuh dan berkembangnya KIM secara mandiri, meningkatkan peranan KIM dalam memperlancar arus informasi antar anggota masyarakat dan antara pemerintah dengan masyarakat, meningkatkan kemampuan anggota KIM dan masyarakat dalam mengakses dan mengelola informasi untuk mengatasi kesenjangan informasi, dan mengembangkan dan meningkatkan aktifitas KIM dalam mendayagunakan informasi guna meningkatkan nilai tambah masyarakat dan menyerap/menyalurkan aspirasi masyarakat.
Dan akhirnya, akan mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi. Memberdayakan masyarakat melalui diskusi antar anggota, sehingga dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan bagi kepentingan pribadi, kelompok, masyarakat dan bangsa. Mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dan arah antar-kelompok/masyarakat maupun dengan pihak lainnya (pemerintah), sehingga tercipta kerjasama, kebersamaan, kesamaan dan persatuan bangsa. (PLIKP)
Pada hari ini Tanggal 11 November 2019, Pemerintah Kabupaten Merangin secara resmi mengumumkan kepada khalayak perihal PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL TAHUN 2019, berdasarkan Pengumuman yang dikeluarkan Panitia Seleksi Instansi Pemerintah Kabupetan Merangin dengan Nomor 810/1611/BKPSDMD/2019 tanggal 8 November 2019 tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Merangin Tahun 2019.
Bangko – Bupati Merangin pada Jumat (11/10) melaunching senam lansia di halaman kantor Bupati Merangin yang diikuti ratusan lansia dari 24 kecamatan. Senam massal ini akan dijadwalkan satu minggu satu kali secara bergiliran dari satu tempat ke tempat lainnya agar dapat disosialisasikan sampai ke kecamatan hingga desa. Maka dari itu, pada 2020 Bapak Bupati akan membangun Kampung Lansia yang berlokasi di eks arena MTQ Sungai Misang Bangko yang saat ini masih ditempati sebagai Pesantren Munawaroh.
“Jadi di kampung lansia ini akan dilengkapi rumah ibadah, puskesmas untuk berobat, balai kerajinan lansia, sarana olahraga lansia dan berbagai perlengkapan lansia lainnya,” ujar Bupati.
Diakui bupati masih banyak lansia di Kabupaten Merangin yang hidup dirumah-rumah tinggi, terutama pedesaan.
“Pada bagian dirumah tinggi, nanti dibagian bawahnya akan kita bedah untuk tempat tinggal lansia pemilik rumah. Di bagian bawah rumah itu nanti akan didinding dibuat kamar yang dilengkapi WC lansia,” jelas Bupati.
Jika rumah tinggi dibedah, tentu lansia tidak perlu lagi harus naik turun tangga dan tidak perlu lagi ke sungai untuk mandi karena sudah ada wc lansia. (Rizqi/kominfo)
Bangko – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin telah mengusulkan sebanyak 270 orang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Hal tersebut ditegaskan Wabup Merangin H Mashuri pada Rabu (31/7), di sela-sela rapat koordinasi (Rakor) perencanaan Aparatur Sipil Negara (ASN) 2020-2024 dan pengadaan ASN 2019 di Hotel Bidakara Jakarta.
‘’Sebanyak 270 orang yang kita usulkan itu, sebanyak 30 persen untuk penerimaan CPNS dan 70 persen untuk PPPK. Usulan kita itu telah diterima Pemerintah Pusat, tinggal menunggu persetujuan saja,’’ ujar Wabup.
Usulan penerimaan CPNS dan PPPK tersebut lanjut wabup, diprioritaskan untuk mengisi posisi tenaga Pendidikan dan Kesehatan yang memang masih dianggap kurang untuk Kabupaten Merangin.
Ditanya mengapa hanya mengusulkan sebanyak 270 orang? Wabup menjawab, jumlah itu disingkronkan dengan jumlah ASN Kabupaten Merangin yang telah pensiun, jumlahnya jika dihitung dari 2014 sebanyak 270 orang.
Sementara itu Meneri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Republik Indonesia Syafrudin dalam sambutannya mengatakan, rakor bertujuan untuk memformulasikan SDM Aparatur.
SDM Aparatur terang Syafrudin, merupakan aset utama dalam organisasi guna mewujudkan ASN berkelas dunia. Untuk mewujudkan Smart ASN, perlu dilakukan rekrutmen bertahap, guna menyaring ASN yang berkeahlian.
‘’Pengembangan ASN menjadi kunci untuk menjawab dinamika tantangan terutama dalam menghadapi perkembangan teknologi,’’ujar Menpan RB pada rakor yang dihadiri Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo, Mendikbud Muhadjir Effendy, dan Kepala BKN Bima Haria Wibisana.
Selain itu juga tampak hadir pada rakor yang berlangsung sehari itu, para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di Instansi Pusat serta para bupati, walikota atau yang mewakili. (teguh/humas)
Bangko – Tim dari Hongaria kemarin (22/7) turun langsung ke Perumda PDAM Desa Air Lago Kecamatan Muara Siau, yang baru selesai dibangun. Tim tersebut mengecek lualitas air yang dihasilkan, sebelum disalurkan ke masyarakat.
Bupati Merangin H Al Haris yang mendampingi tim tersebut, merasa sangat puas karena air yang dihasilkan dari proyek pengelolaan air minum itu sangat memuaskan.
‘’Jadi saya sempat kaget, karena mereka mengetes air itu langsung meminumnya. Hal itu tentu tidak pernah kita lakukan, karena kita sendiri masih belum yakin dengan air yang belum dimasak,’’ ujar Bupati.
Pada kesempatan itu, bupati mengatakan sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan Pemerintah Hongaria, atas dibangunnya proyek pengelolaan air minum untuk masyarakat Kecamatan Muara Siau dan sekitarnya.
Disela-sela kunjungan Tim dari Hongaria tersebut, bupati sempat kembali mengusulkan bantuan satu lokasi lagi pembangunan pengelolaan air minum itu. ‘’Alhamdulillah mereka akan mempelajarinya,’’ terang Bupati.
Bahkan lanjut bupati, Tim Hongaria minta dibuatkan profosal di desa mana dan lokasinya bagaimana yang diminta untuk dibangun proyek pengelolaan air minum tersebut.
Jurus lobi bupati ini memang sangat diakui berbagai pihak, dengan cara seperti itulah H Al Haris mampu membangun Kabupaten Merangin lebih cepat dari berbagai pidang. Tidak hanya dana Pemerintah Pusat, tapi juga dari luar negeri yang dilobi.
Pusat pengelolaan air minum PDAM Desa Air Lago Kecamatan Muara Siau tersebut, rencananya akan diremikan penggunaannya dalam waktu dekat. Proyek itu dilengkapi berbagai bangunan pengendali air dan laboratorium air. (teguh/humas)