Wabup Merangin Apresiasi Polisi Perduli Penghijauan

Wabup Merangin Apresiasi Polisi Perduli Penghijauan

Bangko – Wabup Merangin H Mashuri sangat mengapresiasi program Polisi Perduli Penghijauan yang dilakukan serentak di Indonesia. Di Kabupaten Merangin ‘Polisi Perduli Penghijauan’ launching pada Jumat (10/1) di Polsek Kota Bangko. Pada acara yang berlangsung meriah tersebut, wabup dan seluruh pejabat yang hadir diminta untuk menanam satu pohon.

‘’Kegiatan ini sangat positif sekali dan kita sangat mengapresiasinya,’’ ujar Wabup.

Diakui Wabup, banyak lahan di Kabupaten Merangin telah beralih fungsi menjadi kebun sawit. Sedangkan sawit itu sendiri sangat banyak menyerap air, bukan sebagai penyimpan air. Satu pohon sawit dalam seharinya jelas Wabup, bisa menyerap air antara 19 sampai 20 liter. Air sebanyak itu tentunya tidak sedikit, jika dibangingkan dengan banyaknya lahan sawit di Kabupaten Merangin.

Kondisi itu lanjut Wabup, jika dibiarkan maka bumi Kabupaten Merangin bisa mengering, karena lahan sawitnya sangat luas. Untuk itu sangat penting diimbangi dengan tanaman yang bisa menahan air.

Wabup mengajak seluruh masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan perkarangan rumah sebagai penghijauan dan lahan-lahan yang kosong bisa ditanami pohon bermanfaat.

‘’Pohon Beringin merupakan salah satu pohon yang mampu menahan air, sehingga untuk satu pohon beringin, air yang ditahan bisa untuk kebutuhan empat orang anggota keluarga setiap harinya,’’ ujar Wabup.

Sementara itu Kapolres Merangin AKBP M Lutfi mengatakan, untuk sekarang ini Polres Merangin telah menanam sebanyak 200 pohon. Sedangkan untuk setiap Polsek-nya telah menanam sebanyak 20 pohon dalam sehari.

‘’Kita arahkan untuk penanaman pohon-pohon buah, sehingga bisa bermanfaat untuk kebutuhan buah-buahan bagi keluarga. Selain itu kita juga menanam pohon pelindung,’’ terang Kapoles Merangin. (teguh/kominfo)

Kegiatan Subuh Keliling Pemkab Merangin di Pulau Rengas

Kegiatan Subuh Keliling Pemkab Merangin di Pulau Rengas

Bangko – Pemkab Merangin pada Jumat (10/1), melakukan program gerakan Shubuh keliling (Subling), di Desa Pulau Rengas Kecamatan Bangko Barat. Acara difokuskan di Masjid At Taqwa. Subling itu diikuti Asisten I Setda Merangin H Abdul Gani, Kadis Kominfo M Arif dan sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Merangin.

Dikatakan Asisten I, sekarang ini Pemkab Merangin turus berupaya memakmurkan masjid.
Diakui H Abdul Gani, banyak masjid dibangun megah dan besar secara swadaya dengan susah payah, namun jemaahnya sangat sedikit. Kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan, sehingga perlu dilakukan program gerakan Subling.

‘’Kita ingin masjid itu selalu ramai dengan berbagai kegiatan keagamaan, terutama sholat lima waktu berjemaah. Selain itu pengajian antara Mangrib dan Isya dan gerakan pendidikan shubuh,’’harap H Abdul Gani.

Hal senada juga diungkapkan Kadis Kominfo M Arif. Menurut pria berkacamata ini, anak-anak dari usia dini harus ditanamkan mencintai masjid. Bagaimana caranya? Anak harus sering diajak sholah di masjid.
Ajak anak pinta M Arif, untuk mengikuti pengajian di masjid, terlebih pada Shubuh.

‘’Jadi ajari anak memulai aktivitas setiap paginya dengan Sholat Shubuh di Masjid dilanjutkan pendidikan Shubuh,’’ harap pria yang murah senyum ini. (teguh/kominfo)

Bupati Merangin H Al Haris Lantik 162 Orang Pejabat Eselon III dan IV

Bupati Merangin H Al Haris Lantik 162 Orang Pejabat Eselon III dan IV

Bangko – Di penghujung Rabu (8/1), Bupati Merangin H Al Haris melantik dan pengambil sumpah/janji jabatan pejabat administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Sebanyak 162 orang pejabat yang dilantik itu, sebanyak 112 orang pejabat eselon IV dan 50 orang pejabat eselon III. ‘’Paling berat dalam hidup ini bagi saya adalah mengambil keputusan, seperti pelantikan ini,’’ujar Bupati.

Diakui bupati, sebelum keputusan itu diambil beliau selalu berdoa dan sujud minta pentunjuk dari Allah. Dalam mengambil keputusan itu lanjut bupati, harus adil dan banyak pertimbangan.

Apalagi orang yang akan dilantik sangat banyak, sedangkan jabatan yang akan diisi sangat sedikit. Kondisi inilah tegas bupati, yang perlu dipahami oleh seluruh pegawai di jajaran Pemkab Merangin dan masyarakat secara keseluruhan.

Begitu juga jelas bupati, dengan penempatan posisi jabatan pejabat yang dilantik, tidak semuanya tepat. ‘’Bagi yang kurang tepat, nanti bisa dikoreksi kembali, karena keputusan yang diambil terkesan buru-buru,’’terang Bupati.

Pada Maret nanti sambung bupati, akan dilakukan pelantikan jabatan-jabatan yang masih kosong, karena pejabatnya sudah memasuki masa pensiun. Namun untuk pelantikan selanjutnya itu, harus izin Menteri.

‘’Melantik pejabat itu, tentu dari orang-orang yang bisa bekerja dan memiliki loyalitas yang tinggi. Siap bekerja keras untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Merangin,’’terang Bupati.

Dipenghujung sambutannya, bupati me-warning para pejabat yang sudah dilantik untuk tidak sekali-kali melakukan tindak pidana korupsi. Bawalah rezeki ke rumah pinta bupati, rezeki yang halal dan yang sudah menjadi haknya.

Selain itu bupati juga berpesan, sebagai pejabat harus memiliki rasa tanggungjawab atas amanat yang diembannya. Sebab nanti pertanggungjawaban itu akan diminta Allah SWT.

Acara pelantikan tersebut diakhiri dengan salam-salaman, antara Plt Sekda Merangin H Hendri Maidalef dan para pejabat eselon II dengan sebanyak 162 orang pejabat yang dilantik. (humas)

Bupati Gelar Apel Siaga Bansor 2020, H Al Haris: Merangin Masih Status Siaga Bencana

Bupati Gelar Apel Siaga Bansor 2020, H Al Haris: Merangin Masih Status Siaga Bencana

Bangko – Bupati Merangin H Al Haris menegaskan, Kabupaten Merangin masih dalam status siaga bencana. Hal ini karena kondisi alam yang belum stabil dan dibarengi cuaca ekstrim.

Siaga bencana tersebut, telah ditetapkan bupati sejak 10 Desember 2019 lalu. ‘’Kita lihat kondisi cuaca sekarang ini musim hujan yang luar biasa dan masih ekstrim. Untuk itu perlu penanganan bencana yang cepat dan tepat,’’ujar Bupati.

Guna tindakan penanggulangan bencana yang cepat dan tepat tersebut, bupati pada Rabu (8/1), menggelar Apel gelar pasukan dan kesiapan peralatan siaga darurat bencana banjir dan longsor (Bansor) Kabupaten Merangin 2020.

Apel siaga di halaman depan Kantor Bupati Merangin tersebut, diikuti berisan TNI, Brimob, Polisi, BPBD, Setpol PP, Tagana, Senkom, Dishub, Damkar dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat.

Pada apel yang diawali dengan penyematan tanda peserta pasukan penanggulangan bencana oleh bupati itu, H Al Haris menegaskan pentingnya dilakukan koordinasi dalam bekerja, sehingga tidak saling menyalahkan.

Diakui bupati, penanganan kasus tertimbunnya enam orang yang diduga pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PRTI) beberapa waktu lalu, tergolong lamban dan kurang cekatan.

Hal ini sambung bupati, dipengaruhi ketakutan pihak keluarga yang merasa bersalah, untuk melapor. ‘’Namun kita tetap mengedepankan rasa kemanusiaan. Semoga peristiwa semacam itu tidak terulang,’’harap Bupati.

Ditegaskan bupati, perlu langkah-langkah cepat dalam siaga darurat bencana Bansor. Melakukan pemantauan dan tindakan pada daerah rawan bencana Bansor, melalui operasi darat, pemetaan daerah rawan Bansor dan sosialisasi Bansor.

Selain itu, mengaktifkan Posko Crisis Centere, membuka Posko Lapangan, mensiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan mengambil langkah-langkah cepat yang diperlukan.

Tidak hanya itu, instansi terkait juga harus bergerak cepat, sesuai dengan fungsinya meyampaikan asistensi teknis, supervisi, bantuan teknis administrasi, dukungan fasilitas dan pengerahan sumberdaya manusia serta mem-beck-up keselamatan petugas dan masyarakat di lokasi terjadinya bencana.(humas)

Wabup Merangin Hadiri HUT Dhamasraya ke-16

Wabup Merangin Hadiri HUT Dhamasraya ke-16

Bangko – Memasuki usianya ke-16 Kabupaten Dhamasraya berkembang cukup pesat. Bahkan kabupaten pemekaran ini, mampu mensejajarkan dengan kabupaten lainnya di Provinsi Sumatera Barat.

Hal tersebut ditegaskan Wabup Merangin H Mashuri usai menghadiri Paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dhamasraya ke-16 yang berlangsung meriah di Gedung DPRD Dhamasraya, Selasa (7/1).

‘’Meskipun kabupaten ini baru terbentuk pada 2004 lalu, tapi perkembangannya luar biasa. Saya sangat bangga dengan kemajuan Kabupaten Dhamasraya yang menjadi tetangga dekat Kabupaten Merangin,’’ujar Wabup.

Diakui wabup, banyak perubahan dan pembenahan yang terjadi dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini. Terutama pada pembangunan infrastruktur dasar, ekonomi, kesehatan dan pendidikan.

Pada peringatan HUT Dhamasraya ke-16 itu, wabup menyampaikan ucapan selamat dan menyalami Bupati Dhamasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama Wabup Dhamasraya H Amrizal DT Rajo Medan.

‘’Semoga Kabupaten Dhamasraya semakin maju dan pembangunannya tumbuh pesat, rakyatnya makmur sejahtera. Pemkab Merangin juga selalu bersinergi dalam membangun dengan Dhamasraya,’’terang Wabup.

Paripurna peringatan HUT Kabupaten Dhamasraya tersebut, dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat H Nasrul Abit, Forkopimda setempat, para bupati/walikota se-Sumatera Barat dan undangan penting lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Dhamasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, merasa puas dengan kemajuan Kabupaten Dhamasraya, baik di bidang infrastruktur, ekonomi dan pelayanan kesehatan.

‘’Semua kemajuan ini berkat kerja keras kita semua didukung seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Dhamasraya. Terimakasih kepada seluruh pejabat dan staf yang telah bekerja keras untuk Dhamasraya,’’ujar Bupati Dhamasraya. (humas)

Merangin Peringati Hut Jambi Ke 63, Gunakan Pakaian Khas Daerah Dalam Aktifitas Perkantoran

Merangin Peringati Hut Jambi Ke 63, Gunakan Pakaian Khas Daerah Dalam Aktifitas Perkantoran

BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin Senin (6/1), memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi ke-63. Acara difokuskan pada upacara yang berlangsung di halaman depan Kantor Bupati Merangin. Tampil sebagai Pembina upacara Wakil Bupati Merangin H.Mashuri. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Merangin membacakan pidato Gubernur Jambi H Fachrori Umar.

Dimana upacar yang di ikuti ratusan ASN Kabupaten Merangin dan Forum Komunikasi Daerah(forkompinda),Kabupaten Merangin ini berlangsung dengan hikmat.Dan bahkan untuk menumbukan rasa cinta kepada daerah Provinsi Jambi,ratusan ASN dan Pejabat Kabupaten Merangin menggunakan pakain Khas Daerah atau Baju telok belango.

Dalam sambutan Wakil Bupati Merangin H.Mashuri menjelaskan dengan Hut ke 63 Provinsi Jambi,kita tingkatkan daya saing daerah dengan memacu kualitas produk unggulan daerah menuju jambi tuntas 2021.

“Peningkatan ekonomi daerah melalui tumbuh daya saing pruduk unggulan daerah menjadi prioritas daerah untuk menuju jambi tuntas 2021, dan berdasarkan perhitungan perwaklan Bank Indonesia Jambi pertubuhan ekonomi triwulan IV-2019,di perkirakan pada kisaran 4,60 % hingga 5,10 %,”ucap H.Mashuri.

Lanjut Wabup,Terkait penyediaan akses kebutuhan dasar masyarakat, salah satu target pemerintah Provinsi Jambi adalah peningkatan proporsi masyarakat yang memiliki akses berkelanjutan terhadap air minum , peningkatan ini merupakan bentuk sinegritas program Pansimas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.

“Tantangan kedepan dalam membangun Jambi tidaklah ringan, oleh sebab itu saya mengharapkan dukungan dari semua pihak, termasuk para Bupati dan Wali Kota se- Provinsi jambi untuk meningkatkan kerjasama yang terjalin selama ini, mudah mudahan kebersamaan ini dapat kita tingkatkan lagi karena sesungguhnya program yang dilaksanakan oleh para Bupati/Walikota adalah program gubernur juga begitu sebaliknya program Gubernur adalah miliknya Bupati/Walikota Juga,turue Mashuri dalam Sambutan Gubernur Jambi . (*)