Bangko – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS atau akrab disapa Akhoi, mengajak seluruh warga Merangin, Aparatur Sipil Negara (ASN), anak-anak, remaja, orang tua hingga lansia, untuk turut serta memeriahkan kegiatan Car Free Day yang rutin digelar setiap Minggu pagi mulai jam 06.00 di jalur depan Kantor Dinas Kominfo dan kawasan perkantoran sekitarnya.
Kegiatan ini dibuka untuk umum sebagai ruang berolahraga dan menjaga kesehatan. Masyarakat bebas melakukan aktivitas seperti jalan santai, lari pagi, bersepeda, hingga mengikuti senam pagi.
Tak hanya sebagai ruang olahraga, momen ini juga diarahkan untuk mendorong perekonomian warga. Akhoi secara khusus mengundang para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menjajakan aneka makanan sarapan khas Merangin di sepanjang jalur tersebut dengan tertib, rapi, dan tetap menjaga kebersihan.
“Silakan masyarakat menikmati sarapan yang disediakan pedagang, namun jangan lupa membayar dan selalu buang sampah pada tempatnya agar lingkungan tetap bersih dan nyaman,” pesan Akhoi.
Ia berharap kegiatan ini dapat mewujudkan semangat Badan Sehat, UMKM Bergerak, di mana kesehatan warga terjaga sekaligus perekonomian masyarakat terus tumbuh dan bergerak maju.
(Kominfo Merangin)
Bangko – Jumat, 29 Mei 2026, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin mengikuti kegiatan senam bersama dan gotong royong yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Merangin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjaga kebersamaan, kesehatan, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan diawali dengan senam pagi yang dilaksanakan di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti senam bersama dengan penuh semangat dan kebersamaan.
Usai kegiatan senam, acara dilanjutkan dengan gotong royong membersihkan lingkungan serta gerakan menanam tanaman herbal di kawasan Taman Kota Bangko. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan.
Staf Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antarpegawai serta menumbuhkan budaya hidup sehat dan peduli lingkungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin. (Zeri/Diskominfo)
Oleh: Ahmad Khoiruddin AS
(Kadis Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin)
Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali kita rayakan dengan penuh rasa syukur, takbir yang menggema, dan hati yang bahagia. Momen suci ini bukan sekadar perayaan tradisi atau ibadah semata, melainkan sebuah panggilan agung yang membawa pesan mendalam bagi kehidupan kita sebagai manusia, terutama bagi kita warga Kabupaten Merangin Bumi Tali Undang Tambang Teliti.
Idul Adha, atau yang dikenal sebagai Hari Raya Haji atau juga Hari Raya Kurban, adalah hari pengorbanan. Di hari inilah kita mengenang kembali keteladanan perjuangan Nabi Ibrahim AS yang siap mengorbankan apa pun yang dicintainya demi menaati perintah Allah SWT, serta ketaatan Nabi Ismail AS yang ikhlas menerima ketetapan Allah SWT. Dari kisah agung inilah, nilai-nilai luhur seperti ketaqwaan, keikhlasan, dan semangat berbagi sesama tumbuh dan menjadi landasan utama ajaran perayaan ini.
Nilai pertama dan paling mendasar yang diajarkan Idul Adha adalah Ketaqwaan. Ketaqwaan berarti menempatkan Allah SWT sebagai tujuan utama dalam setiap langkah, pekerjaan, dan pengambilan keputusan. Bagi kita semua, baik sebagai pejabat pemerintahan, Aparatur Sipil Negara (ASN), pelaku usaha, maupun masyarakat umum, taqwa adalah pondasi karakter. Tanpa taqwa, kekuasaan, ilmu pengetahuan, dan kemajuan teknologi bisa menjadi bumerang yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Apalagi di era digital yang serba terbuka dan cepat ini, ketaqwaan menjadi kompas kita dalam bermedia sosial, menyaring informasi, dan menyebarkan hal-hal yang baik dan benar. Taqwa mengajarkan kita untuk takut melanggar aturan, jujur dalam bertindak, dan bertanggung jawab atas setiap perkataan yang terucap atau tertulis.
Nilai kedua yang sangat erat dengan makna Idul Adha adalah Keikhlasan. Kurban sejatinya bukanlah tentang mahal atau murahnya hewan yang kita sembelih, bukan pula tentang banyaknya daging yang kita bagikan. Kurban adalah tentang ketulusan hati dalam beribadah. Allah SWT berfirman bahwa bukan daging dan darah hewan kurban itu yang sampai kepada-Nya, melainkan ketaqwaan dan keikhlasan kita.
Nilai ketiga yang menjadi jiwa dari perayaan ini adalah Berbagi Sesama. Kurban adalah bukti nyata kepedulian. Melalui penyembelihan hewan kurban, kita diajak untuk membagikan sebagian rezeki yang Allah berikan kepada mereka yang kurang mampu, anak yatim, kaum dhuafa, dan tetangga sekitar. Berbagi mengajarkan kita untuk tidak hidup sendiri, tidak serakah, dan tidak merasa bahagia sendirian. Kebahagiaan sejati justru lahir ketika kita bisa melihat saudara kita yang lain juga tersenyum dan merasa cukup.
Mari kita jadikan momen Idul Adha ini sebagai titik balik untuk memperbaiki diri. Tanamkan dalam sanubari bahwa ketaqwaan, keikhlasan, dan semangat berbagi adalah kunci kesuksesan hidup kita di dunia dan akhirat. Semoga setiap tetes darah hewan kurban yang kita sembelih menjadi tanda bukti ketaatan kita kepada Allah SWT, dan setiap daging yang kita bagikan menjadi jembatan keberkahan dan persaudaraan yang kian erat.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/ 2026 M. Mari kita bergerak bersama, taat, ikhlas, dan saling berbagi, demi Merangin BARU 2030.
Bangko – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS atau akrab disapa Akhoi, menggelar pertemuan santai namun strategis bersama Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Merangin, Asmadi, di ruang kerja Kadis Kominfo, Selasa (26/5/2026). Suasana akrab penuh kebersamaan tercipta saat keduanya saling bertukar pikiran, memperkuat komitmen, dan merancang langkah-langkah konkret kerja sama demi kemajuan informasi dan komunikasi publik di Kabupaten Merangin.
Pertemuan ini menjadi bukti nyata keinginan kuat kedua belah pihak untuk terus menyatukan langkah. Akhoi menegaskan, Kominfo dan PWI sejatinya adalah dua mitra strategis yang tak terpisahkan. Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan kebijakan, program, dan capaian pembangunan secara tepat sasaran. Di sisi lain, pers memerlukan dukungan, akses informasi, dan lingkungan kerja yang kondusif agar dapat menjalankan fungsi pengawasan dan pemberitaan secara profesional, akurat, dan berimbang.
Dalam dialog tersebut, Akhoi dan Asmadi secara khusus membahas sejumlah program kerja sama yang akan digulirkan bersama kedepan, guna menjawab tantangan dunia informasi yang makin cepat dan dinamis. Beberapa poin utama yang disepakati meliputi:
✅ Peningkatan Kapasitas dan Kompetensi Wartawan Kominfo dan PWI berencana menggelar pelatihan bersama, termasuk Uji Kompetensi Wartawan (UKW), bimbingan teknis jurnalistik, hingga pemahaman mendalam tentang UU ITE dan etika bermedia. Tujuannya agar jurnalis Merangin semakin profesional, terampil, dan memahami aturan main di era digital, sehingga pemberitaan selalu berdasar fakta dan tidak menimbulkan masalah hukum.
✅ Gerakan Bersama Cegah dan Berantas Berita Bohong Keduanya sepakat menjadi garda terdepan dalam menyaring informasi. PWI akan membantu menyebarkan informasi resmi dan benar dari pemerintah, sementara Kominfo akan memfasilitasi verifikasi data. Bersama-sama akan digalakkan kampanye “Saring Sebelum Berbagi”, agar masyarakat terhindar dari hoaks, ujaran kebencian, dan informasi menyesatkan yang bisa merusak kerukunan .
✅ Pemberitaan Positif dan Promosi Potensi Daerah Kerja sama difokuskan untuk lebih banyak mengangkat sisi positif, capaian pembangunan, potensi pariwisata, produk unggulan UMKM, dan budaya Merangin. Diharapkan pemberitaan tidak hanya berisi masalah, tapi juga menonjolkan prestasi dan kemajuan daerah, sejalan dengan visi besar Merangin BARU 2030 .
Ketua PWI Merangin, Asmadi, sangat mengapresiasi inisiatif dan sambutan hangat dari Kadis Kominfo. Ia menilai sinergi ini sangat penting dan tepat waktu. Menurutnya, kebersamaan dengan pemerintah adalah kunci agar pers di Merangin bisa tumbuh sehat, mandiri, dan bermanfaat maksimal bagi masyarakat.
Di akhir pertemuan, Akhoi kembali menegaskan bahwa kolaborasi ini akan terus diperkuat dan dijalankan secara berkelanjutan. Ia berharap hubungan baik ini menjadi teladan, sehingga pers dan pemerintah benar-benar bersatu hati membangun daerah yang maju, damai, dan sejahtera.
Bangko – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat. Langkah nyata dari upaya tersebut ditunjukkan melalui pertemuan yang diselenggarakan bersama manajemen PLN Rayon Bangko, Rabu (13/5).
Pertemuan ini dilakukan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS yang akrab dipanggil Akhoi, beserta sejumlah pejabat terkait bersama Kepala PLN Rayon Bangko, Aziz. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyamakan pandangan serta merumuskan langkah-langkah bersama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Terdapat sejumlah poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Salah satu fokus utama adalah permasalahan adanya kabel milik penyedia layanan internet atau ISP yang dipasang secara tidak resmi dan menumpang pada tiang listrik milik PLN. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan tampilan lingkungan yang semrawut dan tidak rapi, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta keselamatan bagi petugas maupun masyarakat umum. Kedua belah pihak sepakat akan melakukan penertiban secara terarah, sehingga seluruh pemasangan jaringan dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tetap memperhatikan aspek keamanan dan keteraturan.
Selain itu, dibahas pula kendala yang sering dirasakan masyarakat, yaitu terputusnya sinyal komunikasi saat PLN melakukan pemadaman aliran listrik untuk keperluan pemeliharaan atau perbaikan jaringan. Kedua lembaga sepakat akan menyusun pola koordinasi yang lebih baik, sehingga setiap kegiatan yang berdampak pada layanan dapat disampaikan lebih awal dan diupayakan solusi terbaik agar dampak yang ditimbulkan tidak terlalu mengganggu kebutuhan komunikasi masyarakat.
Akhoi menyampaikan harapannya bahwa pertemuan ini menjadi bukti nyata berlanjutnya hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. “Sinergi yang dibangun antara kedua lembaga ini kami harapkan tidak hanya menyelesaikan permasalahan yang ada, tetapi juga melahirkan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan yang kami berikan kepada masyarakat Merangin. Setiap langkah yang diambil selalu kami arahkan untuk kepentingan bersama serta kemajuan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Aziz menyambut baik inisiatif yang diambil oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung setiap upaya yang dilakukan demi terciptanya lingkungan yang tertib, aman, serta layanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh warga.
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama di masa mendatang, serta menindaklanjuti setiap poin pembahasan ke dalam langkah-langkah tindak nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Merangin.
(Kominfo Merangin)
BANGKO — Sebagai langkah perlindungan terhadap warga satuan pendidikan di tengah kabut asap, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin menetapkan...
MERANGIN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Merangin menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di...