oleh Tim Kreatif | Jumat, 10 Januari, 2020 | berita
Bangko – Pemkab Merangin pada Jumat (10/1), melakukan program gerakan Shubuh keliling (Subling), di Desa Pulau Rengas Kecamatan Bangko Barat. Acara difokuskan di Masjid At Taqwa. Subling itu diikuti Asisten I Setda Merangin H Abdul Gani, Kadis Kominfo M Arif dan sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Merangin.
Dikatakan Asisten I, sekarang ini Pemkab Merangin turus berupaya memakmurkan masjid.
Diakui H Abdul Gani, banyak masjid dibangun megah dan besar secara swadaya dengan susah payah, namun jemaahnya sangat sedikit. Kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan, sehingga perlu dilakukan program gerakan Subling.
‘’Kita ingin masjid itu selalu ramai dengan berbagai kegiatan keagamaan, terutama sholat lima waktu berjemaah. Selain itu pengajian antara Mangrib dan Isya dan gerakan pendidikan shubuh,’’harap H Abdul Gani.
Hal senada juga diungkapkan Kadis Kominfo M Arif. Menurut pria berkacamata ini, anak-anak dari usia dini harus ditanamkan mencintai masjid. Bagaimana caranya? Anak harus sering diajak sholah di masjid.
Ajak anak pinta M Arif, untuk mengikuti pengajian di masjid, terlebih pada Shubuh.
‘’Jadi ajari anak memulai aktivitas setiap paginya dengan Sholat Shubuh di Masjid dilanjutkan pendidikan Shubuh,’’ harap pria yang murah senyum ini. (teguh/kominfo)
oleh Tim Kreatif | Kamis, 9 Januari, 2020 | berita
Bangko – Di penghujung Rabu (8/1), Bupati Merangin H Al Haris melantik dan pengambil sumpah/janji jabatan pejabat administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.
Sebanyak 162 orang pejabat yang dilantik itu, sebanyak 112 orang pejabat eselon IV dan 50 orang pejabat eselon III. ‘’Paling berat dalam hidup ini bagi saya adalah mengambil keputusan, seperti pelantikan ini,’’ujar Bupati.
Diakui bupati, sebelum keputusan itu diambil beliau selalu berdoa dan sujud minta pentunjuk dari Allah. Dalam mengambil keputusan itu lanjut bupati, harus adil dan banyak pertimbangan.
Apalagi orang yang akan dilantik sangat banyak, sedangkan jabatan yang akan diisi sangat sedikit. Kondisi inilah tegas bupati, yang perlu dipahami oleh seluruh pegawai di jajaran Pemkab Merangin dan masyarakat secara keseluruhan.
Begitu juga jelas bupati, dengan penempatan posisi jabatan pejabat yang dilantik, tidak semuanya tepat. ‘’Bagi yang kurang tepat, nanti bisa dikoreksi kembali, karena keputusan yang diambil terkesan buru-buru,’’terang Bupati.
Pada Maret nanti sambung bupati, akan dilakukan pelantikan jabatan-jabatan yang masih kosong, karena pejabatnya sudah memasuki masa pensiun. Namun untuk pelantikan selanjutnya itu, harus izin Menteri.
‘’Melantik pejabat itu, tentu dari orang-orang yang bisa bekerja dan memiliki loyalitas yang tinggi. Siap bekerja keras untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Merangin,’’terang Bupati.
Dipenghujung sambutannya, bupati me-warning para pejabat yang sudah dilantik untuk tidak sekali-kali melakukan tindak pidana korupsi. Bawalah rezeki ke rumah pinta bupati, rezeki yang halal dan yang sudah menjadi haknya.
Selain itu bupati juga berpesan, sebagai pejabat harus memiliki rasa tanggungjawab atas amanat yang diembannya. Sebab nanti pertanggungjawaban itu akan diminta Allah SWT.
Acara pelantikan tersebut diakhiri dengan salam-salaman, antara Plt Sekda Merangin H Hendri Maidalef dan para pejabat eselon II dengan sebanyak 162 orang pejabat yang dilantik. (humas)
oleh Tim Kreatif | Rabu, 8 Januari, 2020 | berita
Bangko – Bupati Merangin H Al Haris menegaskan, Kabupaten Merangin masih dalam status siaga bencana. Hal ini karena kondisi alam yang belum stabil dan dibarengi cuaca ekstrim.
Siaga bencana tersebut, telah ditetapkan bupati sejak 10 Desember 2019 lalu. ‘’Kita lihat kondisi cuaca sekarang ini musim hujan yang luar biasa dan masih ekstrim. Untuk itu perlu penanganan bencana yang cepat dan tepat,’’ujar Bupati.
Guna tindakan penanggulangan bencana yang cepat dan tepat tersebut, bupati pada Rabu (8/1), menggelar Apel gelar pasukan dan kesiapan peralatan siaga darurat bencana banjir dan longsor (Bansor) Kabupaten Merangin 2020.
Apel siaga di halaman depan Kantor Bupati Merangin tersebut, diikuti berisan TNI, Brimob, Polisi, BPBD, Setpol PP, Tagana, Senkom, Dishub, Damkar dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat.
Pada apel yang diawali dengan penyematan tanda peserta pasukan penanggulangan bencana oleh bupati itu, H Al Haris menegaskan pentingnya dilakukan koordinasi dalam bekerja, sehingga tidak saling menyalahkan.
Diakui bupati, penanganan kasus tertimbunnya enam orang yang diduga pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PRTI) beberapa waktu lalu, tergolong lamban dan kurang cekatan.
Hal ini sambung bupati, dipengaruhi ketakutan pihak keluarga yang merasa bersalah, untuk melapor. ‘’Namun kita tetap mengedepankan rasa kemanusiaan. Semoga peristiwa semacam itu tidak terulang,’’harap Bupati.
Ditegaskan bupati, perlu langkah-langkah cepat dalam siaga darurat bencana Bansor. Melakukan pemantauan dan tindakan pada daerah rawan bencana Bansor, melalui operasi darat, pemetaan daerah rawan Bansor dan sosialisasi Bansor.
Selain itu, mengaktifkan Posko Crisis Centere, membuka Posko Lapangan, mensiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) dan mengambil langkah-langkah cepat yang diperlukan.
Tidak hanya itu, instansi terkait juga harus bergerak cepat, sesuai dengan fungsinya meyampaikan asistensi teknis, supervisi, bantuan teknis administrasi, dukungan fasilitas dan pengerahan sumberdaya manusia serta mem-beck-up keselamatan petugas dan masyarakat di lokasi terjadinya bencana.(humas)
oleh Tim Kreatif | Selasa, 7 Januari, 2020 | berita
Bangko – Memasuki usianya ke-16 Kabupaten Dhamasraya berkembang cukup pesat. Bahkan kabupaten pemekaran ini, mampu mensejajarkan dengan kabupaten lainnya di Provinsi Sumatera Barat.
Hal tersebut ditegaskan Wabup Merangin H Mashuri usai menghadiri Paripurna peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Dhamasraya ke-16 yang berlangsung meriah di Gedung DPRD Dhamasraya, Selasa (7/1).
‘’Meskipun kabupaten ini baru terbentuk pada 2004 lalu, tapi perkembangannya luar biasa. Saya sangat bangga dengan kemajuan Kabupaten Dhamasraya yang menjadi tetangga dekat Kabupaten Merangin,’’ujar Wabup.
Diakui wabup, banyak perubahan dan pembenahan yang terjadi dalam kurun waktu lima tahun terakhir ini. Terutama pada pembangunan infrastruktur dasar, ekonomi, kesehatan dan pendidikan.
Pada peringatan HUT Dhamasraya ke-16 itu, wabup menyampaikan ucapan selamat dan menyalami Bupati Dhamasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan bersama Wabup Dhamasraya H Amrizal DT Rajo Medan.
‘’Semoga Kabupaten Dhamasraya semakin maju dan pembangunannya tumbuh pesat, rakyatnya makmur sejahtera. Pemkab Merangin juga selalu bersinergi dalam membangun dengan Dhamasraya,’’terang Wabup.
Paripurna peringatan HUT Kabupaten Dhamasraya tersebut, dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat H Nasrul Abit, Forkopimda setempat, para bupati/walikota se-Sumatera Barat dan undangan penting lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Dhamasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, merasa puas dengan kemajuan Kabupaten Dhamasraya, baik di bidang infrastruktur, ekonomi dan pelayanan kesehatan.
‘’Semua kemajuan ini berkat kerja keras kita semua didukung seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Dhamasraya. Terimakasih kepada seluruh pejabat dan staf yang telah bekerja keras untuk Dhamasraya,’’ujar Bupati Dhamasraya. (humas)
oleh Tim Kreatif | Senin, 6 Januari, 2020 | berita
BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin Senin (6/1), memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jambi ke-63. Acara difokuskan pada upacara yang berlangsung di halaman depan Kantor Bupati Merangin. Tampil sebagai Pembina upacara Wakil Bupati Merangin H.Mashuri. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Merangin membacakan pidato Gubernur Jambi H Fachrori Umar.
Dimana upacar yang di ikuti ratusan ASN Kabupaten Merangin dan Forum Komunikasi Daerah(forkompinda),Kabupaten Merangin ini berlangsung dengan hikmat.Dan bahkan untuk menumbukan rasa cinta kepada daerah Provinsi Jambi,ratusan ASN dan Pejabat Kabupaten Merangin menggunakan pakain Khas Daerah atau Baju telok belango.
Dalam sambutan Wakil Bupati Merangin H.Mashuri menjelaskan dengan Hut ke 63 Provinsi Jambi,kita tingkatkan daya saing daerah dengan memacu kualitas produk unggulan daerah menuju jambi tuntas 2021.
“Peningkatan ekonomi daerah melalui tumbuh daya saing pruduk unggulan daerah menjadi prioritas daerah untuk menuju jambi tuntas 2021, dan berdasarkan perhitungan perwaklan Bank Indonesia Jambi pertubuhan ekonomi triwulan IV-2019,di perkirakan pada kisaran 4,60 % hingga 5,10 %,”ucap H.Mashuri.
Lanjut Wabup,Terkait penyediaan akses kebutuhan dasar masyarakat, salah satu target pemerintah Provinsi Jambi adalah peningkatan proporsi masyarakat yang memiliki akses berkelanjutan terhadap air minum , peningkatan ini merupakan bentuk sinegritas program Pansimas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota.
“Tantangan kedepan dalam membangun Jambi tidaklah ringan, oleh sebab itu saya mengharapkan dukungan dari semua pihak, termasuk para Bupati dan Wali Kota se- Provinsi jambi untuk meningkatkan kerjasama yang terjalin selama ini, mudah mudahan kebersamaan ini dapat kita tingkatkan lagi karena sesungguhnya program yang dilaksanakan oleh para Bupati/Walikota adalah program gubernur juga begitu sebaliknya program Gubernur adalah miliknya Bupati/Walikota Juga,turue Mashuri dalam Sambutan Gubernur Jambi . (*)
oleh Tim Kreatif | Jumat, 3 Januari, 2020 | berita
Bangko – Bupati Merangin H Al Haris pada Jumat (3/1), menjadi inspektur upacara para peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-74 Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia (RI) di halaman depan Kantor Kemenag Merangin.
Pada acara yang berlangsung khidmat dihadiri Kemenag Merangin H Marwan Hasan dan sejumlah pejabat tersebut, bupati dalam pengarahannya membacakan amanat Menteri Agama RI Fachrul Razi.
Dikatakan bupati, peringatan HAB Kemenag merefleksikan rasa syukur kepada Allah SWT dan simbol penghargaan terhadap jasa-jasa para perintis serta pendiri Kementerian Agama RI.
‘’Kita semua bisa berdiri di tempat ini, tidak terlepas dari perjuangan dan pengorbanan generasi terdahulu,’’ujar Bupati pada upacara yang diikuti ratusan pelajar MTs dan MAN tersebut.
Agama dan negara lanjut bupati, saling membutuhkan dan saling mengokohkan untuk kebahagiaan hidup manusia. Sejarah dunia sampai abad ke-20 hanya mengenal dua teori menyangkut hubungan agama dan negara.
Dua teori tersebut, teori integrasi yaitu penyatuan antara agama dengan negara dan teori sekularisasi yaitu, pemisahan agama dengan negara. Para founding fathers negara kemudian mengenalkan teori alternatif yaitu teori akomodasi, menyangkut hubungan agama dan negara.
‘’Saya tegaskan bahwa penguatan identitas keagamaan dan penguatan identitas kebangsaan tidak boleh dipisahkan. Apalagi dipertentangkan, tetapi harus dalam ‘satu kotak’ untuk melahirkan moderasi beragama dan bernegara,’’tegas Bupati.
Penguatan identitas keagamaan bila dipisahkan dari spirit bernegara dapat melahirkan radikalisme beragama. Sebaliknya, penguatan identitas bernegara bila dipisahkan dari spirit beragama dapat memberi peluang berkembangnya sekularisme dan liberalisme.
Keshalehan beragama dan loyalitas bernegara harus saling mendukung satu sama lainnya. Jadikan umat beragama yang shaleh sekaligus menjadi warga negara yang baik.
‘’Saya ingin mengutip pesan Pahlawan Nasional almarhum Jedral Besar TNI Dr Abdul Haris Nasution, yang sangat relevan dengan misi yang dijalankan Kementerian Agama RI,’’jelas Bupati.
Misi itu sambungnya, sebagai negara baru tidaklah sekedar ingin mengejar ketertinggalan terhadap negara-negara maju, melainkan sebagai orang beriman ingin membangun kehidupan bermartabat spiritual dan material dengan ridho Allah.
Peringatan HAB ke-74 Kementerian Agama di Kabupaten Merangin diakhiri dengan penyaluran zakat kepada keluarga tidak mampu oleh Bupati Merangin H Al Haris, Kemenag Merangin H Marwan Hasan dan Plt Sekda H Hendri Maidalef. (humas)