Bupati Merangin Terus Membangun Sinergi Bersama Telkomsel

Bupati Merangin Terus Membangun Sinergi Bersama Telkomsel

Bangko – Bupati Merangin H. Muhammad Syukur, SH., MH., melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin Ahmad Khoiruddin AS, S.IP., MM yang akrab disapa Akhoi, melakukan pertemuan strategis guna mempererat sinergitas bersama pihak Telkomsel wilayah Jambi.

Kegiatan berlangsung di kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin pada Kamis, 7 Mei 2026. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Akhoi beserta pejabat terkait, dan dihadiri oleh Manajer Telkomsel wilayah Jambi, Galih beserta jajaran.

Sinergitas ini dimaksudkan untuk terus memacu pembangunan infrastruktur jaringan di wilayah Kabupaten Merangin, khususnya untuk menutupi area yang masih memiliki titik blank spot di beberapa desa, sehingga jangkauan sinyal ke depannya bisa menjadi lebih luas dan merata.

Menurut Akhoi, saat ini Kabupaten Merangin masih tercatat memiliki sekitar 46 titik blank spot yang tersebar di berbagai desa, antara lain di wilayah Kecamatan Jangkat, Lembah Masurai, Tabir Barat, Pangkalan Jambu, Tiang Pumpung dan beberapa Kecamatan lainnya. Oleh karena itu, perlu adanya upaya peningkatan kualitas dan jangkauan sinyal, termasuk antisipasi ketersediaan jaringan saat terjadi pemadaman listrik. Selain itu, dibahas pula potensi penggabungan beberapa desa untuk usulan pembangunan titik tower baru, serta optimalisasi BTS yang dibangun pemerintah yang dapat diintervensi dan dimanfaatkan oleh Telkomsel.

Hal tersebut disambut sangat positif oleh pihak Telkomsel yang akan menjadikannya sebagai rencana kegiatan dan target ke depan. Pihak Telkomsel menyatakan akan segera melakukan survei ulang dan menentukan titik koordinat di lapangan guna merealisasikan harapan masyarakat yang disampaikan melalui Pemerintah Kabupaten Merangin terkait perbaikan layanan sinyal.

“Semoga sinergi ini terus berlanjut dan mampu meningkatkan kualitas layanan sinyal di wilayah Kabupaten Merangin. Target kita jelas, pada tahun 2028 Merangin harus bebas dari blank spot,” tutup Akhoi.
(Kominfo Merangin)

Bimtek Konten Kreator dan Editor Dorong Optimalisasi Media Sosial OPD sebagai Sarana Komunikasi Publik

Bimtek Konten Kreator dan Editor Dorong Optimalisasi Media Sosial OPD sebagai Sarana Komunikasi Publik

Bangko – Pemerintah Kabupaten Merangin melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Konten Kreator dan Editor menggelar kegiatan bertema “Optimalisasi Konten Media Sosial pada Organisasi Perangkat Daerah sebagai Komunikasi Publik dalam Diseminasi Program Pemerintah”, Kamis (07/05). Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Merangin, Bapak Hennizor. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran media sosial pemerintah sebagai sarana komunikasi publik yang informatif, edukatif, dan mampu membangun citra positif pemerintah daerah di tengah perkembangan era digital saat ini.

“Saya berharap setelah keluar dari aula ini, wajah komunikasi publik Pemerintah Kabupaten Merangin akan tampil lebih segar, lebih elegan, dan lebih bermartabat,” ujar beliau saat membuka kegiatan secara resmi.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi menuntut setiap OPD untuk mampu menyampaikan program dan kegiatan pemerintah secara kreatif, cepat, dan tepat sasaran melalui media sosial resmi masing-masing. Karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang konten kreatif dan editing menjadi langkah penting dalam memperkuat keterbukaan informasi publik.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin sebagai penyelenggara kegiatan bimtek menyampaikan bahwa kegiatan Bimtek ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas komunikasi publik pemerintah daerah.

“Bimbingan Teknis optimalisasi konten media dari berbagai OPD di lingkup Kabupaten Merangin bertujuan untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik pemerintah daerah. Sebagaimana kita ketahui, pengelolaan konten media sosial saat ini menjadi bagian penting dalam mendukung penyebarluasan informasi program pemerintah secara efektif, cepat, dan tepat sasaran. Oleh karena itu, OPD diharapkan telah memperkuat perencanaan konten, produksi materi publikasi, serta penyusunan strategi komunikasi digital,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai narasumber Sarina Septiani yang memberikan materi mengenai strategi pembuatan konten media sosial yang menarik, teknik editing konten digital, hingga optimalisasi penyampaian informasi publik melalui platform media sosial. Para peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya konsistensi branding instansi pemerintah dalam membangun kepercayaan masyarakat.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap keaktifan pengelolaan media sosial OPD, pada kesempatan tersebut Asisten III Sekda Kabupaten Merangin turut menyerahkan piagam penghargaan kepada lima OPD dengan media sosial teraktif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin. Penghargaan diberikan kepada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Bappeda Merangin, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD Merangin, serta BKPSDMD Merangin.

Pemberian penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh OPD untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi publik melalui media sosial yang informatif, kreatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Melalui kegiatan Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Merangin berharap seluruh OPD mampu menghadirkan konten komunikasi publik yang lebih profesional dan mampu menjadi jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat secara efektif di era digital. (Khairunnisa/Diskominfo)

Kadis Kominfo Merangin: Peringatan Hari Otonomi Daerah, Wujud Nyata Daerah Memacu Pembangunan

Kadis Kominfo Merangin: Peringatan Hari Otonomi Daerah, Wujud Nyata Daerah Memacu Pembangunan

Bangko – Setiap tanggal 25 April diperingati sebagai Hari Otonomi Daerah. Momentum ini menjadi pengingat pentingnya kewenangan yang diberikan kepada daerah untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri.

Peringatan Otonomi Daerah tahun ini mengangkat tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”. Diharapkan melalui pelaksanaan otonomi daerah, setiap kabupaten dapat terus memacu pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

Pelaksanaan peringatan Otonomi Daerah di Kabupaten Merangin digelar pada Senin, 27 April 2026 di halaman Kantor Bupati Merangin. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk Upacara.

Menurut Ahmad Khoiruddin AS (Akhoi), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, dengan adanya otonomi daerah, kita tidak boleh berpangku tangan.

“Kemajuan daerah tidak datang dengan sendirinya, melainkan ditentukan oleh usaha kita semua. Oleh karena itu, sinergi yang kuat antara Pemerintah Daerah dengan masyarakat sangat menentukan keberhasilan pembangunan. Begitu pula hubungan yang harmonis dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat,” ujar Akhoi.

Meskipun saat ini pelaksanaan otonomi daerah belum maksimal secara menyeluruh, namun optimisme untuk kemajuan harus terus dijaga.

“Kita tetap optimis bahwa daerah akan terus berkembang dan maju ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Selamat Hari Otonomi Daerah Ke-30 Tahun 2026.
(Kominfo Merangin)

Kawasan Car Free Day Merangin: Ruang Nyaman untuk Kesehatan dan Kebersamaan

Kawasan Car Free Day Merangin: Ruang Nyaman untuk Kesehatan dan Kebersamaan

Bangko, Pemerintah Kabupaten Merangin terus berupaya mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga demi menjaga kesehatan tubuh. Salah satu upaya tersebut adalah dengan menyiapkan kawasan khusus yang nyaman dan aman untuk beraktivitas fisik.

Lokasi yang disiapkan berada di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Merangin, tepatnya di depan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) atau di area Taman Bujang Upik. Kawasan ini difungsikan sebagai area Car Free Day yang steril dari lalu lintas kendaraan.

“Ajaklah keluarga, sahabat, dan orang-orang tercinta untuk menikmati waktu berkualitas di kawasan Car Free Day ini. Suasananya sangat nyaman untuk berolahraga maupun sekadar bersantai,” ungkap Ahmad Khoiruddin AS, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merangin, mewakili Pemerintah Kabupaten Merangin.

Selain sebagai tempat olahraga, kawasan ini juga nantinya akan didukung dengan keberadaan kuliner khas Merangin yang bisa dinikmati masyarakat untuk sarapan pagi.

Namun, Pemerintah Kabupaten Merangin juga menghimbau kepada seluruh pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar demi kenyamanan bersama.
(Kominfo Merangin)

Evaluasi Statistik Sektoral 2026 Digelar di Merangin, Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia

Evaluasi Statistik Sektoral 2026 Digelar di Merangin, Perkuat Implementasi Satu Data Indonesia

Bangko – Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun Anggaran 2026 pada Rabu, 22 April 2026 di Aula Diskominfo. Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat-pejabat seperti Bapak Yudhi Fri Amara, S.ST., M.E selaku Kepala BPS Kabupaten Merangin, Bapak Erwinsyah S.E. selaku Fungsional Perencana Ahli Muda di Bidang Perencanaan Pengendalian & Evaluasi Pembangunan Daerah Bappeda, Bapak Dr. Misrinadi, S.Pd., M.M selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Bapak Sarbaini S. Ag., M.M selaku Sekretaris Dinas Dukcapil. Kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 dengan mengundang sejumlah instansi strategis sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola data pemerintah daerah.

Kepala Diskominfo Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS, dalam sambutannya menegaskan bahwa statistik kini berperan sebagai dasar utama dalam pengambilan kebijakan. Ia menyebutkan, fokus EPSS tahun 2026 tidak lagi hanya pada ketersediaan data, melainkan pada kualitas, akurasi, dan manfaat data dalam mendukung pembangunan daerah. Evaluasi ini juga menjadi sarana untuk mengukur capaian penyelenggaraan statistik sektoral melalui proses verifikasi dan validasi yang sistematis.

Sejalan dengan materi overview EPSS 2026, kegiatan ini menekankan pentingnya peningkatan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) sebagai indikator kematangan pengelolaan data di instansi pemerintah. Selain itu, EPSS juga menjadi instrumen evaluasi dalam memastikan penerapan prinsip Satu Data Indonesia, yang mengharuskan data dikelola secara akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam pemaparan materi, dijelaskan bahwa salah satu domain utama EPSS adalah penerapan prinsip Satu Data Indonesia, yang mencakup standar data, metadata, interoperabilitas, serta kode referensi dan data induk. Prinsip ini menjadi fondasi penting agar setiap OPD mampu menghasilkan data yang seragam dan dapat digunakan lintas sektor. Dengan demikian, perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara lebih terarah dan berbasis data yang valid.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan susunan acara yang sistematis, mulai dari pembukaan, doa, sambutan pimpinan, hingga penyampaian materi teknis terkait EPSS, termasuk tata cara pengisian bukti dukung Lembar Kerja Evaluasi (LKE). Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama antarinstansi dalam meningkatkan kualitas statistik sektoral di Kabupaten Merangin.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Merangin berharap seluruh OPD dapat lebih aktif dalam melakukan verifikasi dan validasi data serta konsisten memanfaatkan aplikasi statistik sektoral. Dengan penguatan implementasi EPSS dan Satu Data Indonesia, Merangin menargetkan peningkatan kualitas tata kelola data yang pada akhirnya berdampak pada kebijakan publik yang lebih tepat sasaran dan efektif. (reni & khairunnisa/kominfo)

Semarak Hari Kartini, Pegawai Diskominfo Merangin Kenakan Kebaya Saat Bekerja

Semarak Hari Kartini, Pegawai Diskominfo Merangin Kenakan Kebaya Saat Bekerja

Bangko – Suasana berbeda terlihat di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Merangin saat peringatan Hari Kartini, Selasa (21/4/2026). Para pegawai, khususnya perempuan, tampak kompak mengenakan kebaya saat menjalankan aktivitas kerja.

Balutan kebaya dengan beragam warna dan motif membuat suasana kantor terasa lebih semarak dari biasanya. Meski tampil dengan busana tradisional, para pegawai tetap menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat seperti hari kerja pada umumnya.

Peringatan Hari Kartini ini menjadi momentum bagi para pegawai untuk mengenang perjuangan R.A. Kartini dalam memperjuangkan hak perempuan. Semangat tersebut dinilai masih relevan hingga saat ini, terutama dalam mendorong perempuan untuk terus berkarya dan berkontribusi di berbagai bidang.

Ahmad Khoiruddin AS, S.IP., MM selaku Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merangin mengatakan, penggunaan kebaya bukan sekedar seremonial, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai budaya sekaligus pengingat akan pentingnya peran perempuan dalam pembangunan.

“Semangat Kartini harus terus kita hidupkan, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. Perempuan memiliki peran penting dalam kemajuan daerah, termasuk dalam bidang komunikasi dan informasi,” ujarnya.

Tak hanya itu, momen ini juga dimanfaatkan untuk mempererat kebersamaan antar pegawai. Nuansa kebaya dikenakan turut menghadirkan suasana hangat dan penuh kebanggaan terhadap budaya lokal.

Melalu peringatan ini, Diskominfo Kabupaten Merangin berharap semangat Kartini dapat terus menginspirasi seluruh pegawai untuk bekerja lebih baik, inovatif, dan memberikan pelayanan informasi yang optimal kepada masyarakat. (khairunnisa/kominfo)