Bangko – Suasana penuh keberkahan dan kegembiraan menyelimuti pelaksanaan Haflah Akhirusanah Pondok Pesantren Sulthon Fattah di bawah pimpinan KH. Muhlasin AR. Kegiatan yang berlangsung meriah ini bertempat di Desa Tambang Emas, Kecamatan Pamenang Selatan, dan dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Merangin H. Abdul Khafid beserta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat, pada Sabtu (13/6/2026).
Rangkaian acara Haflah Akhirusanah kali ini diisi dengan berbagai kegiatan yang sarat nilai keilmuan dan keagamaan, di antaranya Khotmil Qur’an Bilghoib dan Binnandhor, Khotmil Alfiyah Ibnu Malik, serta momen pelepasan siswa-siswi dari jenjang TK, MI, MTs, hingga SMK yang menempuh pendidikan di lingkungan pondok pesantren tersebut.
Acara semakin istimewa dengan kehadiran penceramah terkemuka dari Jawa Timur, Dr. KH. Marzuki Mustammar, M.Ag. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus landasan pembentukan akhlak mulia. Ia juga mengajak para orang tua untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya ke lembaga seperti pondok pesantren, agar generasi muda tidak hanya cerdas dalam ilmu dunia, tetapi juga kokoh dalam iman dan takwa.
Turut hadir memberikan arahan dan dukungan adalah Gubernur Jambi DR. H. Al Haris, MH beserta rombongan. Mendampingi Wakil Bupati Merangin tampak Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Ahmad Khoiruddin AS, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Daryanto, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Merangin Agus Salim, Camat Pamenang Selatan Fahmi, Sekretaris Camat Nalo Tantan Kismadi, serta sejumlah tokoh agama dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Merangin H. Abdul Khafid mengharapkan jamaah dan orang tua untuk senantiasa membimbing serta mengawasi tumbuh kembang anak-anak, terutama di tengah derasnya arus era digitalisasi yang berkembang sangat pesat. “Di masa sekarang, akses informasi sangat terbuka lebar, namun tantangannya juga semakin besar. Oleh karena itu, peran orang tua dan lingkungan pendidikan agama sangat dibutuhkan agar anak-anak mampu menyaring informasi dengan bijak, terhindar dari pengaruh negatif, dan tetap tumbuh menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, serta bermanfaat bagi agama, bangsa, dan daerah,” ujarnya.
Semoga kegiatan ini membawa berkah, melahirkan generasi penerus yang unggul dan berkarakter, serta semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan agama dalam memajukan Kabupaten Merangin ke depan.
Bangko – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Merangin menggelar kegiatan Yasinan dan Tahlil bersama yang diikuti oleh seluruh staf Diskominfo, Jumat(12/06) . Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang DW sebagai bentuk pembinaan rohani dan upaya meningkatkan keimanan serta ketakwaan para pegawai.
Acara berlangsung dengan khidmat dan dipimpin oleh Kepala Bidang Pengelolaan Layanan Informasi dan Komunikasi Publik (PLIKP), Erwandi. Seluruh peserta mengikuti pembacaan Surah Yasin dan doa bersama dengan penuh kekhusyukan.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Akhoi AS, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Yasinan dan Tahlil ini merupakan agenda yang diselenggarakan untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan serta meningkatkan keimanan bagi seluruh staf Muslim di lingkungan Diskominfo.
“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan seluruh pegawai. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai religius yang terus ditanamkan, semoga Diskominfo Kabupaten Merangin dapat menjadi instansi yang semakin baik,” ujar Akhoi AS.
Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan momentum menjelang Tahun Baru Islam sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi diri dan meningkatkan kualitas ibadah serta kinerja dalam menjalankan tugas sebagai aparatur sipil negara.
Melalui kegiatan Yasinan dan Tahlil ini, diharapkan tercipta suasana kerja yang harmonis, religius, dan penuh kebersamaan sehingga dapat mendukung tercapainya kinerja yang lebih optimal di lingkungan Diskominfo Kabupaten Merangin. (Zeri/Diskominfo)
BANGKO – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS yang akrab disapa Akhoi, menghadiri Pertemuan Advokasi dan Koordinasi Tim Pembina Posyandu. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mendorong transformasi posyandu agar menjadi layanan kesehatan primer yang lebih berkualitas dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Berlangsung di Hotel Family Inn Bangko pada Kamis, 11 Juni 2026, acara ini sekaligus menjadi wadah penguatan koordinasi pelaksanaan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) untuk Tahun 2026.
Menurut Akhoi, pertemuan ini memiliki tujuan utama untuk memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan di tingkat dasar, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah efektif mencegah timbulnya berbagai penyakit.
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis agar seluruh pihak yang terlibat memiliki visi dan pemahaman yang searah. Kami ingin transformasi posyandu berjalan secara optimal, sehingga layanan kesehatan yang ada di dekat tempat tinggal warga semakin meningkat kualitasnya dan manfaatnya benar-benar dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Akhoi.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program ini tidak dapat diwujudkan hanya oleh satu pihak saja, melainkan memerlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh elemen. Seluruh pemangku kepentingan lintas sektor, camat, kepala desa/lurah, kader posyandu, hingga seluruh warga masyarakat diajak untuk bersatu padu, berperan aktif, dan saling mendukung setiap program kesehatan yang diluncurkan pemerintah daerah.
“Sudah saatnya kita menerapkan prinsip menjaga kesehatan, bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri, tetapi juga demi orang lain dan lingkungan sekitar. Kesehatan adalah tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Akhoi juga menjelaskan bahwa posyandu saat ini telah mengalami perluasan fungsi. Keberadaannya tidak lagi terbatas hanya sebagai tempat penimbangan berat badan anak dan pemberian imunisasi saja. Lebih dari itu, posyandu diharapkan berkembang menjadi pusat pelayanan kesehatan yang komprehensif, mencakup pemantauan status gizi, penyuluhan kesehatan, hingga deteksi dini penyakit, guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang memiliki tugas utama di bidang penyebaran informasi, Dinas Kominfo Merangin menyatakan kesiapan penuhnya mendukung keberhasilan program ini. “Kami akan terus menyebarluaskan informasi dan mengajak seluruh masyarakat untuk rutin memanfaatkan layanan yang tersedia di posyandu, serta turut aktif melaksanakan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” tambahnya.
Dengan terselenggaranya pertemuan ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat akan semakin tumbuh. Sehingga pada akhirnya, tujuan utama dapat tercapai: terwujudnya masyarakat Kabupaten Merangin yang memiliki derajat kesehatan yang lebih baik, sehat, dan sejahtera menuju Merangin BARU 2030.
Bangko – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin dan Kabupaten Bungo menjalin sinergi strategis untuk mempercepat pembangunan dan penguatan Pemerintahan Digital di wilayah masing-masing. Pertemuan koordinasi dan diskusi berlangsung hangat di ruang kerja Kepala Dinas Kominfo Merangin, yang dihadiri langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Merangin, Ahmad Khoiruddin AS yang akrab disapa Akhoi, bersama Kepala Dinas Kominfo Bungo, Taufik Hidayat yang dipanggil Taufik.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak sepakat untuk terus bergerak bersama mendorong implementasi Pemerintahan Digital, yang ditandai dengan peningkatan kinerja dan hasil penilaian yang terus membaik dari tahun ke tahun.
Menurut Akhoi, transformasi menuju Pemerintahan Digital (Pemdi) bukan lagi pilihan, melainkan sudah menjadi kewajiban mendasar bagi seluruh daerah dan instansi pemerintahan di era modern ini. “Pemerintahan digital menjadi kebutuhan utama untuk mewujudkan pelayanan yang cepat, transparan, efisien, dan dapat diakses dengan mudah oleh seluruh lapisan masyarakat. Tidak ada alasan lagi bagi instansi untuk lambat beradaptasi, karena ini adalah arah pembangunan nasional yang harus dijalankan bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Bungo, Taufik, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap capaian yang diraih Pemerintah Kabupaten Merangin. Ia menyoroti hasil penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Merangin pada tahun 2025 yang mencapai nilai 3,5.
“Angka ini merupakan pencapaian yang sangat baik dan patut dijadikan contoh. Hal ini membuktikan bahwa komitmen dan kerja keras yang konsisten akan membuahkan hasil nyata. Kami berharap dapat belajar banyak dari pengalaman Merangin, sekaligus berbagi praktik baik yang kami miliki agar keduanya bisa maju berdampingan,” ungkap Taufik.
Kedua kepala dinas berharap ke depannya, Kominfo Merangin dan Kominfo Bungo sebagai Organisasi Perangkat Daerah akan terus menjaga komunikasi dan kerja sama yang erat, saling berbagi sumber daya, pengetahuan, dan solusi atas tantangan yang dihadapi dalam pengembangan teknologi informasi.
“Semoga pertemuan ini menjadi pintu awal bagi kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan, yang nantinya mampu mendorong kedua daerah untuk semakin maju, berdaya saing, dan menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat melalui pelayanan publik yang semakin berkualitas,” pungkas Akhoi.
Bangko – Dalam rangka mendukung kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar berjalan lebih cepat, efektif, dan selaras dengan perkembangan era digitalisasi saat ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin terus berupaya menghadirkan layanan koneksi internet yang andal.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merangin, Akhoi, mengajak seluruh pengguna jaringan di lingkungan OPD untuk dapat memanfaatkan serta mendukung pengelolaan bandwidth yang telah disediakan dengan sebaik-baiknya.
“Melalui layanan ini, Dinas Kominfo menyediakan jaringan internet berupa alokasi bandwidth yang dipancarkan langsung dari pusat layanan Kominfo dan didistribusikan ke seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin. Tujuannya jelas, agar setiap instansi dapat mengakses informasi, mengolah data, serta memberikan layanan publik secara lebih cepat dan tanpa hambatan,” ujar Akhoi.
Menurutnya, koneksi internet yang stabil merupakan tulang punggung utama dalam transformasi pelayanan pemerintahan. Oleh karena itu, penggunaan alokasi bandwidth harus diarahkan sepenuhnya untuk mendukung tugas pokok dan fungsi masing-masing instansi. Ia mengimbau agar penggunaan jaringan dioptimalkan untuk kepentingan dinas, seperti pengarsipan digital, pengiriman dokumen resmi, hingga pengembangan sistem informasi pelayanan.
“Kami berharap seluruh pegawai dapat memahami bahwa bandwidth ini disediakan untuk mempercepat kinerja. Penggunaan yang bijak dan terfokus akan membuat koneksi tetap lancar bagi semua pihak, sehingga pelayanan kepada masyarakat pun dapat semakin ditingkatkan kualitasnya,” tambahnya.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Merangin dalam mewujudkan birokrasi yang modern, transparan, dan responsif. Dengan dukungan jaringan internet yang terkelola dengan baik, diharapkan tercipta sinergi antar instansi yang kuat guna mendorong kemajuan pembangunan daerah menuju Merangin BARU 2030.
Bangko — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS atau yang akrab disapa Akhoi, terus menekankan pentingnya kedisiplinan dan semangat berinovasi sebagai landasan utama dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja. Baginya, kedua nilai tersebut menjadi kunci utama agar setiap pekerjaan dapat berjalan lancar, memberikan hasil maksimal, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.
Menurut Akhoi, menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), merupakan sebuah pilihan sadar yang diambil dengan penuh tanggung jawab. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh rekan kerja untuk menjalankan amanah tersebut sebaik‑baiknya dan menjadikan setiap tugas yang diemban sebagai ladang ibadah yang bernilai pahala. “Jadikanlah profesi ini bukan sekadar mencari gaji, melainkan sebagai wujud pengabdian dan ibadah kepada Allah SWT,” tegasnya.
Ia pun menegaskan bahwa setiap keberhasilan yang diraih adalah milik bersama, bukan milik perorangan. Untuk mewujudkan keberhasilan tersebut, diperlukan kerja sama tim yang solid dan saling mendukung satu sama lain. “Keberhasilan kita adalah milik kita semua. Oleh sebab itu, kita harus bahu‑membahu bekerja dengan sepenuh hati. Bagi yang memang tidak memiliki kemauan dan komitmen yang kuat, silahkan mencari jalan lain secara terhormat daripada merusak kinerja tim,” tandasnya dengan tegas.
Akhoi juga mengingatkan agar tidak ada satu pun pegawai yang beralasan untuk berhenti berusaha atau bermalas‑malasan. Ia menegaskan bahwa setiap ASN telah menerima haknya berupa gaji dan tunjangan dari negara, sehingga kewajiban memberikan pengabdian terbaik mutlak harus dipenuhi. Ia pun menyentuh sistem penilaian kinerja berbasis digital yang telah diterapkan, yaitu e‑kinerja. Melalui sistem ini, seluruh aktivitas dan capaian kerja setiap pegawai akan tercatat dan terpantau secara jelas dan akurat.
“Zaman sudah berubah. Bukan zamannya lagi menjadi ASN hanya datang ke kantor, lalu duduk santai, mengobrol tidak jelas, kemudian pulang begitu saja, atau sekadar memenuhi administrasi kehadiran di pagi dan sore hari tanpa ada hasil kerja nyata. Semua gerak‑gerik dan capaian kerja Anda kini tercatat rapi dalam sistem e‑kinerja, sehingga tidak ada lagi ruang untuk bersikap seenaknya,” ungkapnya.
Di akhir penyampaiannya, Akhoi kembali mengajak segenap jajaran pegawai Dinas Kominfo Merangin untuk bangkit, memupuk semangat baru, dan bekerja dengan sungguh‑sungguh. “Mari kita bekerja dengan hati, penuh tanggung jawab, disiplin tinggi, serta terus berinovasi. Jadikan setiap kesempatan kerja ini sebagai sarana membangun nama baik instansi dan memberikan manfaat sebesar‑besarnya bagi kemajuan Kabupaten Merangin,” pungkasnya.