Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin yang dipimpin oleh Akhoi AS menggelar rapat pembahasan konten media sosial dan tim peliputan pada Senin, 25 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Bidang Layanan Komunikasi dan Informatika (LKI) dan diikuti oleh Kabid LKI, jabatan fungsional di Bidang LKI, serta sejumlah staf Kominfo yang menjadi pengelola media sosial Facebook, Instagram, TikTok, dan YouTube.
“Penyebaran konten media sosial seharusnya dimulai dari kita, karena kita bekerja di Diskominfo. Yang artinya, kita harus menjadi garda terdepan dalam penyebaran media sosial kita,” ujar Akhoi saat memberikan arahan dalam rapat.
Pembahasan rapat kali ini meliputi evaluasi keberlanjutan porsi kerja dalam pengelolaan media sosial, seperti perlunya penambahan content writer agar pemberitaan media sosial Diskominfo lebih aktif tanpa mengurangi fakta dalam pemberitaan. Selain itu, dibahas pula upaya agar penyebaran konten media sosial lebih efektif dan efisien, serta pembagian porsi kerja dalam menanggapi feedback dari masyarakat maupun stakeholder.
“Diharapkan kepada tim peliput untuk dapat lebih aktif dalam merespons mandat kerja yang telah diberikan oleh Kabid LKI sehingga kegiatan peliputan tetap terlaksana dengan baik,” lanjut Akhoi dalam rapat tersebut.
Selain itu, pembahasan rapat juga mencakup teknis pembagian porsi kerja tim peliput saat berada di lapangan. Dengan kondisi jumlah SDM yang masih terbatas, Akhoi AS berharap pembagian porsi kerja yang lebih terstruktur dapat membuat kinerja tim peliput semakin optimal. (Khairunnisa, Zeri/Diskominfo)
Bangko – Hari Jumat dikenal sebagai hari yang penuh berkah dan keutamaan. Semangat inilah yang dimanfaatkan sepenuhnya oleh seluruh pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin untuk melaksanakan kegiatan kerja bakti atau Goro, pada Jumat (22/5/2026). Kegiatan ini menjadi rutinitas positif yang terus digalakkan demi menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan asri.
Di bawah pimpinan nakoda muda Ahmad Khoiruddin AS atau akrab disapa Akhoi, seluruh pegawai terlihat sangat antusias dan bersemangat bergotong royong. Pungut sampah, sapu menyapu, hingga merawat tanaman dilakukan bersama-sama dengan penuh keikhlasan. Menurut Akhoi, kegiatan Goro ini merupakan wujud nyata semangat seluruh keluarga besar Kominfo untuk senantiasa menjaga lingkungan kantor agar tetap bersih, sehat, dan berseri setiap saat.
“Kebersihan adalah sebagian dari iman, dan lingkungan yang bersih akan menciptakan suasana kerja yang sehat serta nyaman bagi kita semua maupun masyarakat yang berkunjung ke sini. Goro ini menjadi sarana kita menjaga kebersamaan sekaligus merawat tempat kita mengabdi,” ujar Akhoi di sela-sela kegiatan.
Selain fokus membersihkan halaman, memungut sampah, dan menyapu seluruh area lingkungan kantor, para pegawai juga tidak lupa merawat beragam tanaman yang telah ditanam sebelumnya. Berbagai jenis bunga yang menghiasi sudut kantor disiram dan dipangkas agar tumbuh indah. Tak hanya tanaman hias, di halaman kantor juga tumbuh tanaman buah-buahan seperti jambu, pepaya, hingga alpukat yang dirawat bersama demi hasil yang nantinya dapat dinikmati bersama pula.
Untuk semakin menambah keindahan dan kesejukan lingkungan, dalam kegiatan kali ini juga dilakukan penanaman berbagai jenis tanaman tambahan. Di antaranya adalah tanaman nanas, ubi kayu, dan pohon pisang yang ditanam di lahan kosong yang tersedia. Langkah ini sekaligus memanfaatkan lahan pekarangan kantor menjadi lebih bermanfaat dan produktif.
Di akhir kegiatan, Akhoi mengucapkan rasa terima kasih dan apresiasinya yang setinggi-tingginya kepada seluruh staf dan pegawai Kominfo yang telah menunjukkan semangat kerja sama yang luar biasa dalam pelaksanaan Goro hari ini. Ia berharap semangat serta kebersamaan yang terjalin saat bekerja bakti dapat terus dijaga dan diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas kedinasan sehari-hari, demi kemajuan pelayanan publik di Kabupaten Merangin.
“Terima kasih untuk kerja keras dan semangat kebersamaannya. Semoga kebiasaan baik ini terus terjaga, tidak hanya saat Goro saja, tetapi juga dalam menjaga kinerja dan pelayanan kita kepada masyarakat,” tutup Akhoi.(Kominfo Merangin)
Bangko – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS yang akrab disapa Akhoi, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang digelar di Aula Kantor Gubernur Jambi yang dilaksanakan Komisi Informasi (KI) Provinsi Jambi dan Dinas Kominfo Provinsi Jambi, pada Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi dan memperkuat penerapan aturan hukum terkait keterbukaan informasi publik di seluruh wilayah Provinsi Jambi.
Rakor ini berfokus pada penguatan implementasi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, serta sosialisasi mendalam mengenai Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi di Lingkungan Pemerintah Daerah. Kedua peraturan tersebut menjadi landasan utama bagi setiap lembaga negara dan pemerintah daerah dalam memberikan akses informasi yang jelas, akurat, dan cepat bagi masyarakat luas.
Dalam kesempatan ini, Akhoi menegaskan bahwa di era keterbukaan seperti saat ini, transparansi bukan lagi pilihan, melainkan kewajiban seluruh lembaga publik. Keterbukaan informasi menjadi kunci utama agar masyarakat dapat mengawasi jalannya pemerintahan, berpartisipasi dalam pembangunan, serta membangun kepercayaan publik yang kuat terhadap kinerja pemerintah daerah.
“Keterbukaan informasi adalah jembatan penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Jika informasi yang dibutuhkan dapat disampaikan dengan baik dan benar, maka kepercayaan masyarakat terhadap kebijakan dan program yang kami jalankan akan semakin meningkat. Hal ini juga menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir dan bertanggung jawab atas setiap kebijakan yang diambil,” ungkap Akhoi.
Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk mewujudkan hal tersebut, pembentukan struktur PPID wajib dilakukan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga ke tingkat desa dan kelurahan. PPID berfungsi sebagai wadah dan ujung tombak pelayanan informasi, yang bekerja mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah diatur secara ketat, sehingga pelayanan yang diberikan teratur, terukur, dan tidak melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
Kegiatan Rakor tersebut selain diikuti oleh Kadis Kominfo Kabupaten Merangin, juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kominfo dari seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, perwakilan dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, serta para pejabat dan staf pengelola informasi yang bertanggung jawab langsung di bidang pelayanan publik.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh daerah memiliki pemahaman yang seragam mengenai tata kelola informasi publik, sehingga pelayanan informasi di Kabupaten Merangin maupun di seluruh Provinsi Jambi dapat berjalan lebih profesional, transparan, dan memenuhi hak-hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang sah dan terpercaya.
(Kominfo Merangin)
Bangko – Kelompok Wanita Tani (KWT) memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Nilai positif yang ditunjukkan oleh kelompok ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Akhoi AS atau Ahmad Khoiruddin AS, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin, saat melakukan kunjungan pada Rabu (20/5).
Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka publikasi berbagai kegiatan unggulan yang digagas oleh KWT. Menurut Akhoi, peran aktif dan prestasi yang diraih KWT Melati dari Desa Pematang Kancil, Kecamatan Pamenang, patut diangkat menjadi contoh baik bagi masyarakat luas, sekaligus menjadi bukti nyata dukungan nyata terhadap program-program Pemerintah Kabupaten Merangin. Bahkan, kelompok ini dinilai sangat layak mendapatkan pengakuan dan perhatian khusus pada tahun ini.
Dalam penjelasannya, Akhoi mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat para anggota KWT Melati. Di tengah gempuran era digitalisasi saat ini, di mana tidak sedikit ibu-ibu menghabiskan waktu hanya berada di dalam rumah, hal sebaliknya justru terlihat jelas di desa ini. Para anggota kelompok ini memanfaatkan waktu dan tenaga mereka secara produktif dengan mengelola lahan pertanian yang cukup luas dan beragam.
“KWT Melati ini luar biasa. Di era sekarang, biasanya ibu-ibu menjadi kaum rebahan sambil memainkan HP atau android, tapi tidak dengan ibu-ibu di sini. Mereka bekerja keras dan bersemangat mengelola lahan yang sangat luas. Di sana kami melihat tanaman cabai, kangkung, terung, ada juga kolam ikan, pohon durian, dan berbagai jenis tanaman serta komoditas pertanian lainnya,” ujar Akhoi.
Marwiyah, yang akrab disapa Oma atau Mbak Yut selaku koordinator KWT Melati, mengaku sangat bangga dan berterima kasih atas kunjungan serta apresiasi yang diberikan Pemerintah. Ia menceritakan bahwa keaktifan para anggota tumbuh secara alami dari kebersamaan yang terjalin baik.
“Ibu-ibu di sini sangat aktif. Sambil bertukar cerita dan berbagi pengalaman, kami semua bersemangat mengelola KWT Melati ini agar semakin maju dan bermanfaat. Kami berharap pemerintah terus memperhatikan kami dan terus memberikan dukungan, baik berupa bimbingan maupun sarana penunjang agar hasil pertanian kami semakin berkualitas,” ungkap Marwiyah.
Kegiatan kunjungan dan publikasi ini berjalan sangat meriah dan dihadiri oleh berbagai unsur. Turut hadir bersama Kadis Kominfo beserta Kepala Bidang Layanan Komunikasi dan Informasi (LKI) serta tim, yang telah menyiapkan peralatan lengkap mulai dari kamera berstandar tinggi hingga drone untuk mendokumentasikan dan mengekspos potensi KWT Melati secara luas ke masyarakat.
Selain jajaran Dinas Kominfo, hadir pula Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Merangin, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Merangin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Merangin, Camat Pamenang, Ketua TP PKK Kecamatan Pamenang, Kepala Desa Pematang Kancil, Penyuluh Pertanian, serta lainnya.
Di akhir kunjungannya, Akhoi menyampaikan terima kasih atas nama Pemerintah Kabupaten Merangin kepada seluruh pengurus dan anggota KWT Melati. Ia berharap semangat yang ada saat ini terus dijaga dan ditingkatkan, demi terciptanya lingkungan yang asri, peningkatan penghasilan keluarga, serta kontribusi nyata dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Merangin, saya berterima kasih sebesar-besarnya kepada KWT Melati ini. Semoga ibu-ibu tetap semangat, terus menjaga lingkungan sekitar, dan berkarya lebih giat lagi dalam rangka meningkatkan penghasilan keluarga dan kemajuan kelompok, serta mendukung penuh program ketahanan pangan Kabupaten Merangin,” tutup Akhoi.
Bangko – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada seluruh lapisan masyarakat. Langkah nyata dari upaya tersebut ditunjukkan melalui pertemuan yang diselenggarakan bersama manajemen PLN Rayon Bangko, Rabu (13/5).
Pertemuan ini dilakukan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS yang akrab dipanggil Akhoi, beserta sejumlah pejabat terkait bersama Kepala PLN Rayon Bangko, Aziz. Kegiatan ini menjadi wadah untuk menyamakan pandangan serta merumuskan langkah-langkah bersama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Terdapat sejumlah poin penting yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Salah satu fokus utama adalah permasalahan adanya kabel milik penyedia layanan internet atau ISP yang dipasang secara tidak resmi dan menumpang pada tiang listrik milik PLN. Kondisi ini tidak hanya menimbulkan tampilan lingkungan yang semrawut dan tidak rapi, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keamanan serta keselamatan bagi petugas maupun masyarakat umum. Kedua belah pihak sepakat akan melakukan penertiban secara terarah, sehingga seluruh pemasangan jaringan dapat dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta tetap memperhatikan aspek keamanan dan keteraturan.
Selain itu, dibahas pula kendala yang sering dirasakan masyarakat, yaitu terputusnya sinyal komunikasi saat PLN melakukan pemadaman aliran listrik untuk keperluan pemeliharaan atau perbaikan jaringan. Kedua lembaga sepakat akan menyusun pola koordinasi yang lebih baik, sehingga setiap kegiatan yang berdampak pada layanan dapat disampaikan lebih awal dan diupayakan solusi terbaik agar dampak yang ditimbulkan tidak terlalu mengganggu kebutuhan komunikasi masyarakat.
Akhoi menyampaikan harapannya bahwa pertemuan ini menjadi bukti nyata berlanjutnya hubungan kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. “Sinergi yang dibangun antara kedua lembaga ini kami harapkan tidak hanya menyelesaikan permasalahan yang ada, tetapi juga melahirkan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan kualitas layanan yang kami berikan kepada masyarakat Merangin. Setiap langkah yang diambil selalu kami arahkan untuk kepentingan bersama serta kemajuan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Aziz menyambut baik inisiatif yang diambil oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin. Ia menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung setiap upaya yang dilakukan demi terciptanya lingkungan yang tertib, aman, serta layanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh warga.
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama di masa mendatang, serta menindaklanjuti setiap poin pembahasan ke dalam langkah-langkah tindak nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kabupaten Merangin.
(Kominfo Merangin)
Bangko – Subuh Senin (11/5) menjadi momen sakral yang terukir indah dalam ingatan seluruh jamaah calon haji Kabupaten Merangin tahun 1447 Hijriah. Di bawah guyuran hujan yang membasahi Kota Bangko, semangat dan keikhlasan para calon tamu Allah tidak luntur sedikit pun. Dengan hati yang gembira dan penuh harap, mereka berkumpul di Masjid Agung Baitul Makmur, bersiap melangkah menunaikan panggilan suci Allah SWT menuju Tanah Suci.
Usai melaksanakan sholat Subuh secara berjamaah, dilangsungkan acara pelepasan keberangkatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Merangin, H. Muhammad Syukur, SH., MH. Pada kesempatan bersejarah itu, Bupati secara resmi melepas jamaah calon haji kloter sembilan belas yang berjumlah 279 orang—terdiri dari 118 laki-laki dan 161 perempuan—untuk berangkat menuju Asrama Haji Kota Jambi. Tempat tersebut menjadi titik pemberangkatan awal sebelum mereka melanjutkan perjalanan panjang menuju Mekkah dan Madinah. Suasana saat pelepasan terasa sangat haru namun sarat dengan doa dan kehangatan, dihadiri oleh sanak keluarga, kerabat dekat, serta masyarakat yang rela bangun pagi untuk mengantar keberangkatan para tamu Allah ini.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan yang penuh makna ini adalah Wakil Bupati Merangin, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai unsur pimpinan dan pejabat terkait lainnya. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pesan mendalam serta harapan besar bagi seluruh jamaah yang akan berangkat. Beliau berpesan agar para calon haji senantiasa menjaga kesehatan tubuh dan kesucian hati, serta memaksimalkan pelaksanaan seluruh rangkaian ibadah selama berada di Tanah Suci.
“Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, karena perjalanan dan persiapan menuju panggilan Allah ini sudah Bapak-Ibu dan Saudara tunggu serta perjuangkan dalam waktu yang cukup lama,” tegas Bupati Muhammad Syukur. Beliau juga berusaha menenangkan hati para jamaah agar tidak merasa khawatir atau memikirkan urusan keluarga, harta benda, maupun segala kepentingan yang ada di Kabupaten Merangin selama mereka pergi beribadah. “Serahkan semuanya kepada kami, biar kami yang menjaga dan mengurus semuanya di sini. Bapak-Ibu dan Saudara cukup fokus beribadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan menyempurnakan rukun Islam yang kelima ini,” tambahnya dengan penuh ketulusan.
Tak lupa, Bupati juga memanjatkan doa terbaik bagi seluruh jamaah calon haji asal Merangin. Beliau berdoa agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan yang prima, keselamatan, serta kemudahan dalam setiap langkah—mulai dari saat berangkat, selama menjalani ibadah haji, hingga nanti kembali pulang ke kampung halaman dengan selamat dan penuh kebahagiaan. Doa utama yang dipanjatkan adalah agar seluruh jamaah mendapatkan predikat haji yang mabrur: ibadah yang diterima Allah SWT, segala dosanya diampuni, dan pulang kembali menjadi pribadi yang jauh lebih baik dan berbudi luhur dari sebelumnya. Insya Allah.
Selain itu, Bupati juga berharap agar para jamaah tidak lupa menyisipkan doa terbaiknya di Tanah Suci bagi Pemerintah Kabupaten Merangin dan seluruh masyarakat Merangin. Semoga kita semua senantiasa diberikan kebaikan, kemajuan, kesejahteraan, serta senantiasa dihindarkan dari segala musibah dan bencana.
Menutup acara yang penuh haru itu, dengan mengucapkan kalimat suci Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Merangin secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji Kabupaten Merangin kloter sembilan belas yang terdiri dari 8 bus. Selamat jalan tamu Allah, selamat menunaikan ibadah haji, dan selamat kembali membawa predikat haji yang mabrur.