Bangko – Bekerja merupakan suatu ibadah, jika ikhlas dalam mengerjakannya tentu begitu besar pahala yang akan diterima. Seorang staf harus menanamkan jiwa loyalitas, dedikasi tinggi dan bertanggungjawab atas pekerjaannya.
Hal tersebut ditegaskan Kepala Dinas Kominfo Pemkab Merangin M Arief, ketika memimpin jalannya rapat perdana dengan para Tenaga Kerja Kontrak (TKK) Dinas Kominfo Merangin formasi 2020 di ruang kerjanya, Kamis (23/1).
‘’Disiplin dalam bekerja itu merupakan kunci keberhasilan seorang staf. Apabila seseorang sudah berdisiplin tinggi, percayalah maka semua yang akan dilakukan berjalan dengan lancar. Tapi sebaliknya, bila tidak berdisiplin, tentu semua akan kacau,’’terang M Arief.
Dikatakan M Arief, Diskominfo Merangin banyak mempunyai staf TKK yang menyandang gelar sarjana komputer. Tenaga teknis Teknologi Informasi (IT) itu diakui pria berkacamata minus ini, memiliki etos kerja yang tinggi dan berprestasi.
Semua itu lanjut M Arief, tentu mempunyai kontribusi yang tinggi kepada Dinas Kominfo Merangin. Pemerintah juga tidak akan tinggal diam, terhadap para staf yang berprestasi itu. ‘’Kita harapkan bagi yang masih tenaga honor, bisa menjadi Aparatur Sipil Negera (ASN) atau PPPK,’’harap Kadis Kominfo.
Memasuki program kerja 2020, M Arief barharap kepada para staf TKK Dinas Kominfo Merangin, bisa lebih meningkatkan etos kerjanya lagi dan bekerja penuh totalitas, sehingga Dinas Kominfo Merangin bisa menjadi barometer terhadap Dinas Kominfo kabupaten/kota lainnya.
‘’Prinsipnya ikhlas dalam bekerja dan berkerjalah dengan seimbang antara urusan dunia dan urusan akhirat. Jangan sibuk bekerja jadi lupa waktu dan meninggalkan setiap jadwal sholat. Ketika waktu istirahat, kita istirahat dan ketika jadwal sholat, kita sholat,’’pinta M Arief. (febria/kominfo)
Bangko – Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarsipus) Merangin Ferdi Anshori, bersama para kepala bidangnya menyambangi Kantor Dinas Komunikasi dan Informastika (Diskominfo) di Gedung Jam Gento Merangin, Rabu (22/1).
Kunjungan kerja rombongan Kadis Arsipus Merangin tersebut, diterima Kadis Kominfo M Arief di ruang kerjanya bersama para kepala bidang dan kasi. ‘’Ada tiga poin penting yang perlu kami koordinasikan ke Diskominfo,’’ujar Ferdi Anshori.
Ketiga hal penting yang dimaksud tersebut, pertama terkait e-Perpustakaan, lalu perlu bantuan tenaga ahli Teknologi Informasi (IT) dari Dinas Kominfo dan terakhir perlu adanya ruang Pojok Baca di Kantor Diskominfo Merangin.
Tiga poin koordinasi itu ditanggapi M Arief bersama pejabat di jajarannya, dengan obrolan santai penuh rasa kekeluargaan. Kadis Kominfo memberi pandangan, memang sudah saatnya Disarsipus menerapkan e-Perpustakaan.
‘’Namun tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk membangun aplikasinya. Jika memang ada pihak ketiga yang menawarkan aplikasi itu, lebih baik jalin kerjasama saja, sebatas tidak merugikan dan tidak melanggar aturan,’’terang pria berkacamata minus ini.
Sedangkan untuk bantuan tenaga ahli IT, Kadis Kominfo mempersilahkan ‘meminjam’ siapa tenaga ahli yang akan ‘dipakai’. Namun sebatas membantu, tidak memindahkan pegawai tersebut ke Disarsipus.
Untuk Pojok Baca, mengingat belum ada ruang yang bisa dipakai, Disarsipus diminta bersabar menunggu ada rehabilitasi Gedung Jam Gento Merangin. ‘’Nanti bisa dipakai ruang di lantai dasar untuk Pojok Baca itu,’’terang M Arief.
Selain itu, Kadis Disarsipus juga melakukan koordinasi dan persamaan persepsi tentang pentingnya pengelolaan arsip pada suatu organisasi atau lembaga, termasuk Diskominfo Merangin.
‘’Mengingat pentingnya pengelolaan arsip, maka perlu dilakukan sinergitas dan memadukan persepsi dalam mengelola arsip yang masih bersifat konvensional ke pengelolaan arsip secara digital yang memang sangat diperlukan,’’terang Ferdi Anshori.
Kunjungan kerja itu diakhiri dengan meninjau ke ruang-ruang kerja bidang dan silaturahmi dengan para pegawai di jajaran Diskominfo Merangin. Dalam sebulan terakhir, Diskominfo sering menerima kunjungan kerja OPD. (teguh/diskominfo)
BANGKO – Salah satu program dari pemerintah yang dicanangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia (Kemkominfo) RI berupa Internet Sehat dan Aman (INSAN). Dinas Kominfo Kabupaten Merangin saat turun ke desa lokasi P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera) Desa Telun Kecamatan Nalo Tantan juga telah mensosialisasikan INSAN ke siswa SMP Satu Atap Desa Telun.
Menurut Kepala Bidang PLIKP Diskominfo Merangin, Erwandi, S.Ag, mensosialisasikan INSAN kepada pelajar dengan tujuan agar saat penggunaan internet dapat secara sehat dan aman melalui pembelajaran, etika berinternet secara sehat dan aman.
‘’Media yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi INSAN, berupa tatap muka dan diskusi di salah satu ruang SMP Satu Atap Desa Telun dan siswa sangat senang mengikutinya,’’ kata Erwandi, Kabid PLIKP saat mewakili Kadis Kominfo Merangin.
Foto: Kabid PLIKP Erwandi, SAg saat memberikan penyuluhan tentang internet sehat dengan siswa SMP Satu Atap Desa Telun Kecamatan Nalo Tantan. (dok)
Dijelaskan Erwandi, tips Internet Sehat dan Aman untuk anak pelajar antara lain, tempatkan internet di tempat terbuka, jangan menanggapi email dari orang yang tidak dikenal, segera tinggalkan atau keluar dari situs liar yang tidak pantas untuk anak-anak, jangan menanggapi ajakan pertemuan langsung, jangan memberikan data pribadi dan keluarga, alamat rumah, kantor, sekolah, nomor telepon, tanggal lahir atau password dan data diri kepada orang lain ataupun saat mengisi data diri pada situs personal, manfaatkan internet untuk keperluan belajar, gunakan software proteksi ( Firewall, Antivirus, dan lain-lain) dan filter (K9 protection) dan gunakan browser khusus anak-anak.
Bahkan pihak SMP Satu Atap Desa Telun juga menyambut baik adanya sosialisasi yang dilakukan Diskominfo Merangin kepada para siswanya. Karena dengan kemajuan dunia digital saat sekarang ini, banyak dampak positifnya, tapi juga ada dampak negatifnya, terutama di media sosial. Oleh karena itu, dengan adanya sosialisasi INSAN, siswa dapat menggunakan internet untuk keperluan belajar dan keperluan berinteraksi secara sosial. (PLIKP)
BANGKO – Dalam rangka penerapan Perpres No 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia (SDI) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin siap menyukseskan kebijakan tata kelola Data pemerintah untuk menghasilkan Data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan, serta mudah diakses dan dibagipakaikan antara Instansi Pusat dan Instansi Daerah melalui pemenuhan Satu Data, Metadata, Interoperabilitas Data dan menggunakan Kode Referense dan Data Induk.
Bahkan untuk mendukung Satu Data Indonesia (SDI), telah ditandatangani MoU Satu Data Indonesia antara Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Merangin dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin yang dilaksanakan di ruang Aula Hotel Swiis Bell Kota Jambi. Dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin penandatanganan MoU diwakili Kepala Bidang Pengelolaan dan Layanan, Informasi dan Komunikasi Publik, Erwandi, S.Ag dan dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Merangin ditandatangani Kepala BPS Merangin Arpan Soni, SE.
‘’Satu Data Indonesia (SDI) nantinya akan menghasilkan Satu kesamaan Data mulai dari Data tingkat Kabupaten Merangin, Data Provinsi Jambi Menuju Satu Data Indonesia,’’ kata Erwandi dalam kesempatan tersebut.
Untuk kesiapan petugas menuju Satu Data Indonesia lanjut Erwandi, Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi telah mengirim untuk melaksanakan Pelatihan Satu Data Indonesia yang dilaksanakan di Jakarta pada bulan Nopember 2019 dengan mengikutsertakan 2 orang utusan dari Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jambi dan 2 orang utusan dari Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi untuk dilatih mengenai satu data Indonesia.
‘’Sedangkan untuk pelatihan di tingkat Kabupaten/Kota se Provinsi Jambi akan dilaksanakan pelatihan selama enam hari di Provinsi Jambi pada awal bulan Maret 2020 nanti,’’ ungkap Erwandi yang didampingi Muhammad Syafii, SPd selaku Kasi Stattitik Sektoral Dinas Komunifo Merangin.
Sementara itu, ekonom Jambi, Prof. Dr. H. Syamsuddin Tan, SE MA yang juga Ketua ISEI Cabang Jambi dan Guru Besar Pakultas Ekonomi Unja mengatakan sesuai dengan Perpres RI No. 39 Tahun 2019, peran sentral Statistik dalam Pencapaian Pembangunan Ekonomi sangat penting sekali. Karena Basis data meliputi Ketersediaan data, kelengkapan data, Kualitas data, kesamaan data, mudah diakses data, Data Mutakhir, akurat dan terpadu yang pada akhirnya akan mempunyai perencanaan, Implementasi, Monitoring, Evaluasi dan umpan balik yang baik. (PLIKP)
Bangko – Bupati Merangin H Al Haris menjadi nasabah pertama yang membuka rekening tabungan di Bank BNI Syariah Merangin. Pembukaan rekening tersebut, dilakukan bupati pada acara peresmian Bank BNI Syariah Merangin, Jumat (17/1).
Selanjutnya BNI Syariah, akan memberikan pelayanan prima kepada seluruh masyarakat Merangin yang ingin membuka rekaning di bank Islam tersebut. ‘Kehadiran BNI Syariah ini, akan memperlengkap Perbankan di Merangin,’’ujar Bupati.
Dikatakan bupati, perbankan syariah atau bank Islam adalah suatu sistem perbankan yang dikembangkan berdasarkan syariah (hukum) Islam, ini sangat bagus sekali dibuka di Merangin.
Diakui bupati, usaha pembentukan sistem ini didasari oleh larangan dalam agama Islam, untuk memungut maupun meminjam dengan bunga. Di perbankan konvensional bank menjadi debitor dan penabung menjadi kreditor.
Atas dasar simpan-pinjam, bank membayar bunga kepada penabung dengan tingkat bunga yang sudah ditentukan. Sedangkan di perbankan syariah lanjut bupati, si penabung merupakan mitra bank, sekaligus investor bagi bank itu.
Sebagai investor tentunya berhak menerima hasil investasi bank itu. Hasil yang diperoleh penabung naik dan turun secara proporsional, mengikuti perolehan bank syariahnya.
‘’Jadi Muamalah berdasarkan konsep kemitraan dan kebersamaan dalam profit dan risk itulah yang akan lebih mewujudkan ekonomi yang lebih adil dan transparan,’’terang Bupati dibenarkan pegawai BNI Syariah Merangin tersebut.
BNI Syariah Merangin berada di Jalan Jalur Tiga Kota Bangko, tepatnya di kawasan ruko Perbankan dekat Jembatan Merangin, persis disamping Bank BCA deretan Bank Mandiri Dusun Bangko. (febria/kominfo)
Bangko – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin yang memiliki tugas pokok dan fungsi di bidang urusan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, terus berupaya menyampaikan kepada publik terhadap program kerja dan kegiatan di pemerintah Kabupaten Merangin.
Di tengah hilangnya pendengar radio konvensional, maka radio berbasis internet atau radio on line atau yang lebih dikenal dengan radio streaming Merangin.FM telah hadir di tengah pendengar di penghujung tahun anggaran 2019 di Kabupaten Merangin oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin. Bahkan radio yang dapat diakses melalui android dapat melayani pendengar dalam bentuk music dan berita selama 24 jam.
Menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin Ir. Muhammad Arief RH, Mum Digitalisasi telah menguasai kehidupan masyarakat. Digitalisasi merupakan transformasi masyarakat informatif yang secara memaksa dari bentuk analog ke digital. Digitalisasi tidak hanya berpengaruh pada aspek kehidupan masyarakat, melainkan juga berpengaruh pada beberapa media informasi dan telekomunikasi, baik media cetak maupun media elektronik.
‘’Saat ini radio konvensional dihadapkan dengan berbagai macam media yang mengalami perkembangan akibat digitalisasi. Jaringan internet yang mudah diakses oleh masyarakat menjadi jalan alternatif penggunaan media on-line. Masyarakat kini gemar mengakses media on-line untuk memperoleh berbagai informasi dengan cepat,’’ kata Muhammad Arief.
Perkembangan media, selain radio konvensional ke ranah digital mampu menarik perhatian khalayak, sehingga sumber informasi yang diperoleh masyarakat tidak hanya bertumpu pada radio konvensional.
‘’Inilah yang menjadi tantangan bagi Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin untuk menyampaikan informasi kegiatan dan program pemerintah kepada publik, mengingat digitalisasi telah merambat pada sendi-sendi kehidupan masyarakat,’’ jelas Muhammad Arief. Dan bahkan lanjutnya, untuk mengakses informasi melalui jaringan internet, baik melalui perangkat berbasis sistem Android dan melalui komputer membawa kebiasaan baru bagi masyarakat untuk gemar mengakses media on-line termasuk mengakses merangin.fm selama 24 jam. (PLIKP).