BANGKO – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS atau yang akrab disapa Akhoi, terus mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan staf di lingkungannya untuk senantiasa menjaga kedisiplinan dan meningkatkan kualitas kinerja secara berkelanjutan.
Menurut Akhoi pada saat mengambil apel pagi, disiplin waktu adalah hal yang paling utama. “Tidak boleh ada ASN yang berkeluyuran di luar saat jam kerja berlangsung. Kami juga mengimbau agar seluruh pegawai sudah bersarapan di rumah agar bisa bekerja dengan fokus dan bugar, serta wajib tampil rapi, mengenakan pakaian dinas lengkap dengan nama dan atribut-lambang yang lengkap,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa kedisiplinan bukan sekadar ucapan semata, melainkan harus dibuktikan dalam tindakan nyata sebagai kunci keberhasilan organisasi. Sejalan dengan itu, peningkatan kinerja pun harus terus diupayakan melalui evaluasi berkala. Pegawai diajak untuk tidak terjebak dalam rutinitas yang itu-itu saja, melainkan berani menciptakan terobosan baru, menyusun strategi inovatif agar capaian kerja semakin meningkat dan pelayanan kepada masyarakat berjalan lebih cepat, tepat dan ramah.
Sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memegang peran strategis di bidang komunikasi dan informatika, Akhoi menegaskan sasaran Kominfo sangat jelas dan terukur: mendukung terwujudnya Pemerintahan Digital, menjamin keterbukaan informasi publik yang lancar, mengoptimalkan jaringan antar-satuan kerja, mengurangi wilayah titik buta sinyal, serta memastikan informasi dan publikasi lebih mudah dirasakan manfaatnya oleh warga. Selain itu, keamanan data pemerintahan dijaga ketat dan kemitraan dengan berbagai lembaga media tetap berjalan harmonis dan sinergis.
”Segala capaian yang kita harapkan bermula dari satu pondasi kuat: disiplin. Dari sana lahir kinerja terbaik, kegiatan tuntas dikerjakan tepat waktu, dan hasil yang terus membaik,” ujar Akhoi penuh harap. Semangat ini diharapkan membawa seluruh jajaran mewujudkan cita-cita pelayanan yang profesional dan terpercaya bagi Kabupaten Merangin.
(Kominfo Merangin)
BANGKO — Gotong royong atau yang disebut Goro kini menjadi tradisi rutin di lingkungan Dinas Kominfo Merangin. Diselenggarakan setiap Jumat (minimal dua minggu sekali), kegiatan ini bukan sekadar bersih-bersih, melainkan wujud kepedulian bersama terhadap tempat kerja yang nyaman. Kadis Kominfo Ahmad Khoiruddin AS atau Akhoi mengemas hari Jumat dengan kegiatan yang menyeimbangkan pelayanan publik dan pengembangan diri: senam/jogging, pengajian/yasinan, serta gotong royong bersama. ”Bukan sekadar rutinitas — ini cara kita menjaga kesehatan, kerukunan, dan rasa tanggung jawab terhadap tempat kita bekerja setiap hari.” — ujar Akhoi Hari ini Jum’at 4 September 2026, seluruh staf membersihkan sisi kanan halaman kantor yang makin hijau: ditanami bunga-bunga indah, rambutan, alpukat, petai, nanas hingga kelapa. Diharapkan tak hanya memperindah pemandangan, tapi juga memberi hasil panen bermanfaat ke depannya. Akhoi menyampaikan apresiasi tinggi atas kekompakan dan semangat seluruh staf.
Staf Diskominfo sedang bergotong royong
Pesan Penting Akhoi Kadis Kominfo Merangin: - Jaga kebersihan setiap hari, tak hanya saat gotong royong dan jangan buang sampah sembarangan - Hindari pembakaran apa pun di musim kemarau yang rawan kebakaran - Rawat dan siram tanaman agar tumbuh subur dan asri ”Semoga lingkungan Kominfo senantiasa bersih, sejuk dan nyaman. Semoga kebersamaan ini terus memicu semangat bekerja dan melayani masyarakat Merangin lebih baik lagi” pungkas Akhoi. (Kominfo Merangin)
Oleh: Ahmad Khoiruddin AS, S.IP., MM
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin
Narkoba. Ancaman nyata yang kini mengintai di sekeliling kita, seringkali hadir tanpa disadari oleh siapa pun. Bentuknya semakin beragam, kemasannya semakin menyamar, namun tujuannya tetap sama: merusak masa depan, menghancurkan potensi, dan meluluhlantakkan tatanan kehidupan yang berharga.
Di balik bayang-bayang bahaya itu, para cukong dan pengintai narkoba terus berusaha mencari celah. Mereka mengincar siapa saja, terutama generasi muda — harapan bangsa dan pewaris masa depan. Mereka tidak segan-segan menggunakan segala cara agar jaring bahaya itu semakin meluas.
Karena itu, mari kita bersatu hati: jaga generasi kita dengan sekuat tenaga. Jangan biarkan mereka menjadi korban kejahatan yang mematikan ini. Peran keluarga, lingkungan, dan seluruh elemen masyarakat sangatlah besar untuk melindungi anak-anak kita dari jeratan yang membawa kebinasaan.
Kepada seluruh aparat penegak hukum, diharapkan senantiasa bertindak tegas. Segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba harus diberantas sampai ke akar-akarnya. Jangan beri ruang, jangan beri ampun, demi menyelamatkan generasi dan menjaga keutuhan negeri ini.
Jangan biarkan narkoba merusak tanah air kita. Tugas-tugas besar yang menanti di pundak generasi muda masih sangat banyak. Harapan untuk memajukan bangsa, membangun daerah, dan mewujudkan cita-cita luhur masih terbentang luas. Jangan sampai semuanya sirna karena ulah tangan-tangan yang tidak bertanggung jawab.
Semoga kita semua senantiasa dijauhkan dari bahaya narkoba. Mari kita musnahkan narkoba dari bumi pertiwi ini. Semoga generasi kita tetap sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang gemilang.
(Kominfo Merangin)
BANGKO — Kemajuan teknologi dan pesatnya arus digitalisasi telah membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Ruang digital kini menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian, tempat berbagi informasi, gagasan, hingga kreativitas tanpa batas. Di momen bersejarah peringatan HUT RI ke-81 Tahun 2026 ini, semangat kemerdekaan pun terasa relevan untuk terus kita jaga dan wujudkan pula di dunia maya.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS atau yang akrab disapa Akhoi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjadikan ruang digital yang sehat dan menjadikan media sosial sebagai sarana yang edukatif, bermanfaat, serta penuh nilai kebaikan.
“Kemajuan teknologi dan digitalisasi ibarat pedang bermata dua. Di satu sisi memberi kemudahan luar biasa, namun di sisi lain juga bisa mendatangkan dampak buruk jika tidak digunakan dengan bijak,” ujar Akhoi.
Menurutnya, kemerdekaan yang telah diraih bangsa ini harus diisi dengan hal-hal yang positif, termasuk di ruang maya. Bebas berekspresi bukan berarti bebas menyebarkan kebencian, informasi salah, atau konten yang merugikan orang lain. Justru kemerdekaan berpikir dan berekspresi harus kita gunakan untuk menyebarkan kebaikan, ilmu pengetahuan, dan hal-hal yang membangun.
“Kita harus menjadikan media sosial dan ruang digital sebagai ruang yang sehat, tempat kita saling mengingatkan, saling berbagi ilmu, dan mengedukasi sesama. Jadikan setiap unggahan kita bermanfaat, setiap tulisan kita membawa kebaikan, dan setiap informasi yang kita sebar akurat serta dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Di tengah semarak peringatan HUT RI ke-81, Akhoi berharap semangat kemerdekaan terus membara di hati setiap warga Merangin. Semoga kemerdekaan yang kita nikmati tidak hanya berupa kebebasan secara fisik dan wilayah, melainkan juga kebebasan untuk berkarya, berbuat baik, dan menghadirkan ruang digital yang bersih, sehat, serta mendidik bagi seluruh masyarakat.
Semoga kita semua senantiasa menjadi bagian dari solusi, menjaga ruang digital kita tetap sehat, cerdas, dan membawa manfaat bagi nusa dan bangsa.
BANGKO – Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin secara resmi mengajak dan menghimbau segenap lapisan masyarakat untuk memasang Bendera Merah Putih mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2026. Bendera dapat dikibarkan di depan rumah tinggal, gedung perkantoran, tempat usaha, sekolah, puskesmas hingga fasilitas umum dan tempat aktivitas lainnya.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS atau yang akrab disapa Akhoi, menyampaikan bahwa gerakan ini digelar dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 Tahun 2026, sekaligus menjadi wujud nyata rasa cinta dan hormat kepada bangsa serta negara atas kemerdekaan yang telah diraih.
”Memasang Bendera Merah Putih bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan wujud penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah berjuang mengorbankan segalanya demi Indonesia merdeka. Mari kita tanamkan rasa cinta tanah air di sanubari masing-masing, serta wariskan semangat kebangsaan ini kepada generasi muda agar tetap tumbuh kecintaan yang mendalam terhadap bangsa dan negara ini,” ujar Akhoi.
Agar suasana perayaan semakin hidup dan meriah sepanjang bulan kemerdekaan, masyarakat juga diimbau untuk turut memasang umbul-umbul serta hiasan bernuansa merah putih. Hal ini diharapkan agar nikmatnya kemerdekaan dapat dirasakan dan dirayakan bersama sepanjang bulan Agustus ini.
Akhoi juga menegaskan bahwa meski menghadapi berbagai kondisi maupun tantangan di masa kini, rasa nasionalisme dan persatuan harus tetap kokoh dimiliki oleh setiap warga negara. Semangat persatuan itulah yang akan menjadi kekuatan utama dalam menghadapi segala hal demi kemajuan bersama.
”Ayo kita ramaikan peringatan HUT RI ke-81 dengan mengibarkan Bendera Merah Putih, memasang umbul-umbul, serta menyelenggarakan berbagai kegiatan positif dan meriah lainnya. Merdeka! Mari terus beriringan tangan membangun Bangsa yang sangat kita cintai ini,” ajak Akhoi menutup pesannya.
(Dinas Kominfo)
BANGKO — Sebagai langkah perlindungan terhadap warga satuan pendidikan di tengah kabut asap, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin menetapkan...
MERANGIN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Merangin menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di...