Oleh: Ahmad Khoiruddin AS, S.IP., MM
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin
BANGKO — Media sosial kini menjadi salah satu sarana publikasi dan penyebaran informasi yang paling efektif di tengah arus digitalisasi. Kehadirannya, dalam berbagai bentuk, sejatinya membawa manfaat besar: mempererat silaturahmi, berbagi informasi, menyebarkan edukasi, membuka ruang aspirasi bagi semua kalangan, hingga membuka peluang dan lapangan usaha bagi masyarakat.
Namun, tak dapat dipungkiri, ruang ini terkadang disalahgunakan oleh oknum tertentu. Alih-alih membangun, yang disebarkan justru berita bohong, berita palsu atau hoaks, provokasi, ujaran kebencian, hingga serangan terhadap kebijakan maupun pribadi — semua disampaikan tanpa verifikasi, tanpa keseimbangan, dan tanpa rasa tanggung jawab. Sebagian bahkan hanya demi menaikkan perhatian atau jumlah pengikut, isinya sekadar menyalahkan, menuding, merusak citra pribadi maupun program pemerintah, serta menyuarakan opini pribadi seolah-olah mewakili masyarakat luas.
Meski demikian, masyarakat Kabupaten Merangin diyakini semakin cerdas dan kritis dalam menyaring informasi. Kita tidak lagi mudah terhasut oleh narasi yang memecah belah. Di samping itu, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) telah menjadi payung hukum yang tegas mengatur etika serta tanggung jawab setiap warga negara dalam bermedia sosial.
Mari kita manfaatkan ruang publik ini untuk hal-hal yang positif: berbagi karya, menyebarkan pengetahuan, mengedukasi sesama, membangun kedamaian, serta mempromosikan usaha dan produk daerah. Jangan sampai kita justru terjebak dan merugikan diri sendiri karena ucapan serta unggahan yang tidak terjaga.
Semoga kita senantiasa diberi kebijaksanaan dalam menyaring informasi, menjaga kedamaian, dan memperkuat persatuan di tengah masyarakat Merangin yang kita cintai.
Masyarakat cerdas, informasi murah — jangan mudah percaya tanpa bukti!
MERANGIN – Pemerintah Kabupaten Merangin melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Merangin menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Optimalisasi Konten Media Sosial pada Produk UMKM Guna Meningkatkan Kapasitas Pelaku Usaha di Era Digital, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Rumah Dinas Bupati Merangin tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten III Setda Kabupaten Merangin yang mewakili Bupati Merangin, Hennizor, S.Pd . Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merangin, narasumber, serta para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) peserta Bimtek.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merangin Ahmad Khoiruddin AS, S.IP., MM. menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pengembangan usaha.
Menurutnya, kemampuan membuat foto produk yang menarik, video promosi yang kreatif, desain visual yang profesional, serta pemanfaatan media sosial secara optimal dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan penjualan, memperluas pasar, dan membangun citra produk.
“Bimtek ini diharapkan menjadi momentum bagi para pelaku UMKM untuk meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta mengembangkan kreativitas dalam mempromosikan produk lokal Kabupaten Merangin,” ujarnya.
Dalam sambutan Bupati Merangin sekaligus membuka kegiatan UMKM yang disampaikan oleh Asisten III, ditegaskan bahwa UMKM merupakan salah satu penggerak penting perekonomian daerah. UMKM tidak hanya memberikan kontribusi terhadap perekonomian, tetapi juga berperan dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Di tengah perkembangan era digital, pelaku UMKM dituntut tidak hanya menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana promosi. Konten yang kreatif, menarik, dan informatif dapat meningkatkan daya tarik produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.
Para pelaku UMKM juga diharapkan dapat memanfaatkan media sosial dan berbagai platform digital secara bijak dan profesional sebagai etalase usaha. Selain itu, pelaku usaha didorong untuk terus berinovasi, menjaga kualitas produk, meningkatkan pelayanan kepada pelanggan, serta membangun identitas merek yang kuat.
Melalui kegiatan Bimtek ini, Pemerintah Kabupaten Merangin berharap kapasitas dan kreativitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital semakin meningkat, sehingga produk-produk unggulan daerah dapat dipromosikan secara lebih luas dan memiliki daya saing di era digital. (Zeri/Diskominfo)
BANGKO — Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin AS atau Akhoi, terus berupaya keras memperluas jangkauan sinyal dan mengatasi desa-desa yang masih mengalami titik blank spot di seluruh wilayah Kabupaten Merangin.
Upaya ini disambut baik oleh Manajer Telkomsel Jambi, Galih, beserta jajarannya dalam pertemuan yang berlangsung secara produktif dan penuh kekeluargaan. Dalam pembahasan tersebut, disusun sejumlah alternatif pemetaan dan solusi penanganan titik blank spot — mulai dari usulan pembangunan menara, pemanfaatan menara yang sudah ada, penambahan jangkauan sinyal, pemasangan perangkat penguat pada tiang BTS yang terpasang, hingga pemanfaatan tiang menara masjid yang memungkinkan dengan ketinggian minimal 15–20 meter guna memperluas cakupan layanan.
Telkomsel berkomitmen untuk terus memberikan layanan jaringan sinyal secara maksimal di Kabupaten Merangin, mengingat sekitar 67 persen masyarakat di daerah ini menggunakan jaringan tersebut, dan kualitasnya akan terus ditingkatkan demi kepuasan bersama.
Akhoi didampingi Kepala Bidang TIK, Herdison, serta Kepala Bidang LKI, Rina, menyampaikan apresiasi mendalam atas sambutan hangat dan komitmen layanan dari pihak Telkomsel. Ia berharap kerja sama antara Telkomsel dan Pemerintah Kabupaten Merangin dapat terus diperkuat dan ditingkatkan.
”Semoga ke depannya desa-desa blank spot di Kabupaten Merangin dapat terus berkurang. Koneksi sinyal bukan lagi kemewahan, melainkan kebutuhan pokok masyarakat di era digital — dan menjadi penopang utama terselenggaranya pemerintahan yang transparan, cepat, dan terhubung secara menyeluruh.” Tutup Akhoi.
(Kominfo Merangin)
Bangko – Musim kemarau panjang dengan intensitas hujan yang sangat minim masih melanda di berbagai wilayah Kabupaten Merangin. Kasus kebakaran lahan dan asap terus muncul, menjadikan kita semua harus lebih waspada dan tegas menghindari segala bentuk aktivitas pembakaran yang tidak perlu.
Mencegah dan mengatasi bahaya kebakaran bukanlah tugas Pemerintah semata, melainkan tanggung jawab seluruh masyarakat.
Melalui pernyataannya, Kepala Dinas Kominfo Merangin, Ahmad Khoiruddin AS atau Akhoi secara resmi menghimbau:
”Jangan lakukan pembakaran lahan, hutan maupun sampah sembarangan. Jika kita bersikap acuh tak acuh dengan berbagai alasan, udara lingkungan kita akan semakin rusak, kesehatan terancam, dan aktivitas masyarakat pun akan terganggu seperti yang terjadi saat ini.”
Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya menyalahkan Pemerintah. Kondisi lingkungan dan kualitas udara adalah urusan bersama—diperlukan kesadaran tinggi dan saling mengingatkan demi kebaikan bersama.
Sebagai penutup, Akhoi mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa bersama agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang berkah dan rahmat, memadamkan kekeringan dan memulihkan suasana kembali sejuk serta bersih.
Mari berperan aktif! Lindungi Merangin dari asap dan api yang merugikan.
(Kominfo Merangin)
BANGKO – Menjadikan hari Jumat sebagai momen penuh keberkahan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin rutin menggelar kegiatan Yasinan yang diikuti dengan antusias oleh seluruh pegawai. Kepala Dinas Kominfo, Ahmad Khoiruddin AS atau Akhoi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian rutinitas positif setiap Jumat, yang juga meliputi olahraga dan gotong royong. “Kesehatan jasmani, ketenangan rohani, serta kebersihan lingkungan tidak dapat dipisahkan. Ketiganya menjadi fondasi agar kita dapat bekerja dengan baik dan penuh semangat,” ujarnya. Pada Jumat ini, 11 September 2026, selain untuk memperkuat nilai rohani, Yasinan menjadi wadah untuk memohon doa agar Kabupaten Merangin segera diturunkan hujan yang membawa rahmat dan keberkahan. Hal ini disampaikan Akhoi mengingat kondisi kabut asap akibat pembakaran lahan yang mulai mengganggu kesehatan masyarakat. “Kondisi asap sudah mengganggu kesehatan, bahkan aktivitas belajar mengajar di sekolah yang beralih secara daring dan berbagai kegiatan masyarakat pun terhambat. Semoga hujan segera turun menyegarkan bumi kita,” harapnya. Selain memohon turunnya hujan dan dijauhkan dari segala musibah, doa-doa juga dipanjatkan agar seluruh keluarga besar Dinas Kominfo senantiasa diberikan kebaikan, kemudahan dalam bekerja, serta terkabulnya hajat baik pribadi maupun bersama yang dipanjatkan kepada Allah SWT. Kegiatan Yasinan dan doa bersama ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang PLIKP, Ustaz Erwandi, berjalan khidmat dan penuh kebersamaan. Semangat dan keikutsertaan seluruh pegawai terlihat sangat baik. Semoga Dinas Kominfo senantiasa maju dan berkontribusi nyata demi terwujudnya Merangin BARU yang semakin maju, sejahtera, dan sehat. (Kominfo Merangin)
BANGKO — Sebagai langkah perlindungan terhadap warga satuan pendidikan di tengah kabut asap, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin menetapkan...
MERANGIN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Merangin menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di...