Merangin Expo 2019 Diperpanjang, Bupati: Tidak Ada Perayaan Tahun Baru

Merangin Expo 2019 Diperpanjang, Bupati: Tidak Ada Perayaan Tahun Baru

Bangko – Merangin Expo 2019 yang semestinya akan ditutup pada Sabtu malam (28/12), diperpanjang menjadi Selasa malam (31/12). Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris, pada Jumat (27/12).

Pada penutupan Merangin Expo 2019 tersebut, akan digelar berbagai hiburan menarik untuk masyarakat Merangin. ‘’Jadi tidak ada perayaan tahun baru 2020, yang ada hanya hiburan penutupan Merangin Expo 2019,’’terang Bupati.

Dikatakan bupati pada acara Tablik Akbar memeriahkan HUT Merangin ke-70 menghadirkan Ustadzah Nabila Zainuri itu, hiburan tersebut bisa saja menghadirkan artis Ibu Kota atau artis lokal Merangin.

Diingatkan bupati seluruh masyarakat Merangin pada malam tahun baru 2020, tidak boleh meramaikannya dengan berkeliaran di jalan-jalan dengan mengunakan kendaraan.

Apalagi kebut-kebutan dan ugal-ugalan berkendara di jalan raya, sehingga selain akan membahayakan para pengendara lain, juga membahayakan dirinya sendiri.

‘’Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, malam tahun baru 2020 kita fokuskan pada satu tempat acara Penutupan Merangin Expo 2020 di eks Lapangan KONI Bumi Masurai Bangko,’’terang Bupati.

Jadi tegas bupati lagi, di Kabupaten Merangin tidak ada perayaan pergantian tahun 2019 ke tahun 2020, yang ada acara hiburan penutupan Merangin Expo 2019 dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Merangin ke-70. (humas)

H Al Haris: Mari Promosikan Geopark Arung Jeram Merangin, Diwarnai Lomba Hidangan Makan Merawang

H Al Haris: Mari Promosikan Geopark Arung Jeram Merangin, Diwarnai Lomba Hidangan Makan Merawang

Bangko – Mari promosikan keindahan Alam Bumi Geopark dan Arung Jeram Merangin yang cukup menantang adrenaline ke semua penjuru dunia, sehingga pada 2021 nanti Geopark Merangin sudah bisa menjadi Geopark Dunia.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris, ketika melakukan Parade Arung Jeram di lokasi Zona Inti Geopark Merangin Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap, Sabut (21/12).

Selain bupati, tampak ikut dalam perahu Parade Arung Jeram dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Merangin ke-70 tersebut, Kajari Merangin Martha Parulina Berliana, SH. MH.

Tampak juga dalam perahu karet itu, Ketua DPRD Merangin H Herman Effendi, Plt Sekda Merangin H Hendri Maidalef, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis S.A.P, M.Han dan sejumlah pejabat lainnya.

‘’Kita juga mengajak semua organsasi pecinta alam dan biro-biro perjalanan wisata untuk ‘menjual’ Arung Jeram Geopark Merangin ini sebagai produk pariwisata nasional. Keindahan Geopark Merangin ini sangat luar biasa,’’terang Bupati.

Parade Arung Jeram HUT Merangin ke-70 tersebut, star di Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap dan finish di kawasan Zona Geopark Merangin Teluk Wang Sakti.

Sebelum memasuki garis finish, sebanyak 12 perahu karet yang ditumpangin bupati dan pejabat penting Merangin tersebut, melewati berbagai rintangan jeram di sepajang Sungai Merangin.

Ada sekitar dua jam perjalanan yang ditempuh peserta mengunakan perahu karet tersebut sebelum memasuki finish. Rombongan juga sempat singgah di titik-titik Geopark seperti di fosil kayu, fosil kerang, fosil pakis Geopark Merangin.

Menariknya setelah masuki garis finish, di Kawasan Teluk Wang Sakit digelar Festival Makan Merawang (makan di alam terbuka keindahan kawasan Geopark Merangi), bertema kurangi sampah pelastik.

Pada Festival Makam Merawang itu, disajikan berbagai menu khas Merangin, mulai dari sambal bance, tumis pakis, sambal macang, tempoyak dalam bambu dan berbagai menu Dusun Merangin lainnya.

Menariknya lagi, semua menu itu dihidangkan dengan menggunakan daun, karena bupati tidak membolehkan menggunakan bahan pelastik sesuai dengan tema yang diberikan.Makan bersama di alam terbuka itu berlangsung meriah, bernuansa kekeluargaan dihubur alunan musik dari sejumlah lagu yang dibawakan apik oleh Bupati Merangin H Al Haris. (humas)

Pasar Bangko Satu-satunya Pasar Tertib Ukur di Jambi, H Al Haris Raih Penghargaan dari Menteri Perdagangan RI

Pasar Bangko Satu-satunya Pasar Tertib Ukur di Jambi, H Al Haris Raih Penghargaan dari Menteri Perdagangan RI

Bangko – Bupati Merangin H Al Haris kembali menoreh prestasi luar biasa di tingkat nasional. Kali ini H Al Haris dianugerahi penghargaan oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia (RI), Agus Suparmanto.

Bupati Merangin dua periode itu, dinilai Kementerian Pedagangan RI telah berhasil mewujudkan Pasar Bangko sebagai ‘Pasar Tertib Ukur’. Hebatnya, pasar ini jadi satu-satunya pasar di Provinsi Jambi yang dinobatkan sebagai pasar tertib ukur.

Penyerahan penghargaan dilakukan pada acara yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/12). Acara bergengsi itu dihadiri Gubernur Jawa Barat H Ridwan Kamil dan pejabat penting lainnya.

‘’Penghargaan ini untuk memberikan apresiasi kepada Pemda yang telah mewujudkan tertib ukur dan perlindungan konsumen. Selain itu guna mendorong persaingan usaha yang sehat dan citra daerah untuk para konsumen,’’ujar Menteri.

Selain itu jelas Agus Suparmanto, penghargaan tersebut diberikan, agar terciptanya perdagangan yang adil berkelanjutan, mendukung pertumbuhan ekonomi yang baik, sehingga meciptakan konsumen cerdas dan pelanggan sehat.

Disamping itu juga dapat mendukung industri halal dan perdagangan syari’ah, sehingga sinergitas program Pemerintah Pusat dan daerah berjalan lancar. Melalui daerah tertib ukur dan pasar tertib ukur, bisa menjadi virus positif bagi kabupaten/kota lainnya.

Sementara itu bupati, mengucap alhamdulillah Kota Bangko bisa mendapatkan penghargaan predikat Pasar Tertib Ukur 2019. Semua itu merupakan wujud dari kejujuran para pedagang di Merangin dalam berniaga.‘’Kalau pedagangnya jujur, pembeli merasa puas dengan kepastian ukur dari timbangan yang gunakan. Kita harapkan nanti tidak hanya Pasar Bangko yagn tertib ukur, tapi juga pasar-pasar lain di Merangin,’’ujar Bupati. (thumas)

Diskominfo Merangin Berdayakan KIM

Diskominfo Merangin Berdayakan KIM

BANGKO –Untuk terwujudnya masyarakat inovatif dalam meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah dalam bentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

Langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ir. Muhammad Arief RH, Mum, telah melakukan pembinaan dan pembentukan serta mengkoordinir organisasi Lembaga Komunikasi Perdesaan berupa Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) atau kelompok sejenis lainnya, yang dibentuk oleh masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah. Dan untuk tingkat Kabupaten Merangin juga telah dilakukan sosialisasi yang diikuti seluruh camat dan perwakilan pengurus KIM dan perwakilan kepala desa.

Foto: peserta sosialisasi KIM (doc)

Dijelaskan, Muhammad Arief, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhannya. Sehingga nantinya, akan mendorong tumbuh dan berkembangnya KIM secara mandiri, meningkatkan peranan KIM dalam memperlancar arus informasi antar anggota masyarakat dan antara pemerintah dengan masyarakat, meningkatkan kemampuan anggota KIM dan masyarakat dalam mengakses dan mengelola informasi untuk mengatasi kesenjangan informasi, dan mengembangkan dan meningkatkan aktifitas KIM dalam mendayagunakan informasi guna meningkatkan nilai tambah masyarakat dan menyerap/menyalurkan aspirasi masyarakat.

Dan akhirnya, akan mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi. Memberdayakan masyarakat melalui diskusi antar anggota, sehingga dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan bagi kepentingan pribadi, kelompok, masyarakat dan bangsa. Mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dan arah antar-kelompok/masyarakat maupun dengan pihak lainnya (pemerintah), sehingga tercipta kerjasama, kebersamaan, kesamaan dan persatuan bangsa. (PLIKP)

Pengumuman Penerimanan CPNS Pemerintah Kabupaten Merangin 2019

Pengumuman Penerimanan CPNS Pemerintah Kabupaten Merangin 2019

Pada hari ini Tanggal 11 November 2019, Pemerintah Kabupaten Merangin secara resmi mengumumkan kepada khalayak perihal PENGUMUMAN PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL TAHUN 2019, berdasarkan Pengumuman yang dikeluarkan Panitia Seleksi Instansi Pemerintah Kabupetan Merangin dengan Nomor 810/1611/BKPSDMD/2019 tanggal 8 November 2019 tentang Pelaksanaan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Merangin Tahun 2019.

Klik disini >>>> PENGUMUMAN PENERIMAAN CPNS PEMERINTAH KABUPATEN MERANGIN TAHUN 2019

Selanjutnya, Pendaftaran melalui portal www.sscasn.bkn.go.id

Launching Senam Lansia (Lanjut Usia)

Launching Senam Lansia (Lanjut Usia)

Bangko – Bupati Merangin pada Jumat (11/10) melaunching senam lansia di halaman kantor Bupati Merangin yang diikuti ratusan lansia dari 24 kecamatan. Senam massal ini akan dijadwalkan satu minggu satu kali secara bergiliran dari satu tempat ke tempat lainnya agar dapat disosialisasikan sampai ke kecamatan hingga desa. Maka dari itu, pada 2020 Bapak Bupati akan membangun Kampung Lansia yang berlokasi di eks arena MTQ Sungai Misang Bangko yang saat ini masih ditempati sebagai Pesantren Munawaroh.

“Jadi di kampung lansia ini akan dilengkapi rumah ibadah, puskesmas untuk berobat, balai kerajinan lansia, sarana olahraga lansia dan berbagai perlengkapan lansia lainnya,” ujar Bupati.

Diakui bupati masih banyak lansia di Kabupaten Merangin yang hidup dirumah-rumah tinggi, terutama pedesaan.

“Pada bagian dirumah tinggi, nanti dibagian bawahnya akan kita bedah untuk tempat tinggal lansia pemilik rumah. Di bagian bawah rumah itu nanti akan didinding dibuat kamar yang dilengkapi WC lansia,” jelas Bupati.

Jika rumah tinggi dibedah, tentu lansia tidak perlu lagi harus naik turun tangga dan tidak perlu lagi ke sungai untuk mandi karena sudah ada wc lansia. (Rizqi/kominfo)