oleh Tim Kreatif | Kamis, 4 Juni, 2020 | berita
Bangko – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Merangin, telah menormalkan kinerja para pegawainya. Sejak Selasa (02/6), para pegawai telah mangikuti jalannya apel pagi dan sore dengan absen digital.
Kadis Kominfo Merangin M Arief ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut menegaskan, menormalkan kinerja para pegawai lebih dulu dengan kantor-kantor lainnya di jajaran Pemkab Merangin, bukannya ingin curistar.
‘’Kita hanya ingin mengembalikan disiplin pegawai, mengingat selama pandemic Corona disiplin para pegawai sangat mengendur. Jadi jelang New Normal ini, para pegawai jangan lagi terbiasa dengan disiplin yang mengendur itu,’’ujar M Arief.
Diakui pria berkacamata minus ini, menormalkan kinerja pegawai itu mendahului perpanjangan masa pelaksanaan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal (work from home) bagi pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Sesuai surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 19 tahun 2020 tentang Penyesuaian sistem kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, diperpanjang sampai Kamis (04/6).
‘’Masa efektif kerja normal mulai Kamis (04/6) itu, sesuai dengan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi nomor 54 tahun 2020. Jadi tidak apa-apa kita maju sedikit,’’terang juru bicara Satgas Covid-19 Merangin ini.
Sementara itu berdasarkan pantauan Kabid Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Diskominfo Merangin Epri Darunanto, dalam perjalanan dari rumahnya di kawasan Jalan Pendidikan menuju Kantor Diskominfo (Gedung Jam Gento), belum ada kantor lain yang apel pagi.
‘’Dideretan kawasan perkantoran mulai dari Kantor Bupati, sampai Kantor Inspektorat Merangin pada Kamis pagi (4/6), belum ada kantor yang melakukan apel pagi. Sebagian besar di halaman kantor-kantor itu hanya terlihat satu sampai dua sepeda motor saja,’’terang Epri.(teguh/kominfo)
oleh Tim Kreatif | Kamis, 28 Mei, 2020 | berita
Bangko – Para petugas yang berjaga di Posko Covid-19, batas Kabupaten Merangin dengan Kabupaten Sarolangun, mengaku sudah menerima honor jaga. Mereka juga mengaku jadi lebih bersemangat menjaring kendaraan yang masuk ke wilayah Merangin.
Hal tersebut dikatakan beberapa orang petugas jaga kepada Kadis Kominfo Merangin M Arief ketika mengunjungi Posko Covid-19 batas Merangin-Sarolangun bersama rombongan, Rabu malam (27/5).
‘’Setiap mobil yang akan masuk ke wilayah Merangin lewat Posko Covid-19 batas Merangin-Sarolangun ini, kami stop dan periksa suhu tubuh sopir dan para penumpangnya,’’ujar salah seorang petugas yang buru-buru melarang anamanya ditulis.
Dari pemeriksaan suhu tubuh itu lanjutnya, tidak ditemukan para pengemudi ataupun penumpang yang suhu tubuhnya mencapai 38 derajat. Ini artinya orang yang masuk ke wilayah Kabupaten Merangin, masih dalam kondisi aman.
Kadis Kominfo Merangin yang juga juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Merangin M Arief, sangat berterimakasih kepada para petugas jaga di posko tersebut, yang telah menjalankan tugasnya dengan baik.
Diharapkan M Arief tidak ada lagi kebobolan pendatang, masuk ke wilayah Merangin yang tidak mengikuti aturan keprotokolan Covid-19, seperti yang terjaring di Posko Covid-19 Masurai.
‘’Kalau saja semua Posko Covid-19 bobol, tentunya matarantai penularan virus Corona dari para pendatang ke Merangin jadi tidak terpantau dan tidak terbendung. Ini akan sangat berbahaya bagi masyarakat Merangin,’’ujar M Arief yang datang ke Posko itu membawa aneka makanan ringan dan minuman untuk petugas jaga.(teguh/kominfo)
oleh Tim Kreatif | Selasa, 26 Mei, 2020 | berita
Bangko – Memasuki hari pertama masuk kerja, pasca Lebaran Idul Fitri 1441 H, Dinas Kominfo Merangin menggelar apel dan silaturahmi saling bermaaf-maafan di halaman parkir Objek Wisata Jam Gento Merangin, Selasa (26/5)
Apel yang dipimpin Kadis Kominfo Merangin M Arief tersebut, diikuti Sekdin H Abdul Aziz, para kepala bidang, kasi, kasubbag dan seluruh pegawai di jajaran Pemkab Merangin.
‘’Alhamdulillah pada hari pertama masuk kerja pasca lebaran ini, seluruh pejabat dan pegawai Diskominfo Merangin lengkap mengikuti apel perdana. Disiplin ini harus terus ditingkatkan,’’ujar M Arief.
Pada pengarahannya, juru bicara (jubir) Satgas Covid-19 Merangin tersebut, minta kepada seluruh peserta apel untuk mengikuti kenormalan baru yang diterapkan Pemerintah menghadapi Covid-19 dalam bekerja.
‘’Penerapan keprotokolan Covid-19 harus lebih ditingkatkan lagi. Tidak ada pegawai yang tidak memakai masker dan rajin-rajin cuci tangan di tempat yang telah disediakan depan pintu masuk Kantor Diskominfo Gedung Jam Gento Merangin,’’pinta M Arief.
Dalam pelaksanaan kenormalan baru lanjut Kadis, harus pandai-pandai meningkatkan imun tubuh. Rajin minum multi vitamin atau seduan dari ramuan daun Sungkai, Mengkudu atau obat-obat tradisional lainnya peningkat kekebalan tubuh.
Bagi pegawai yang belum dibutuhkan peran langsungnya di kantor, dipersilahkan untuk kerja dari rumah saja. Namun bagi para pejabat di jajaran Diskominfo Merangin wajib setiap harinya masuk kantor.
Usai apel, digelar silaturahmi saling bermaaf-mafan antar peserta apel. Silaturahmi yang dilakukan tidak berjabat tangan, melainkan berhadapan dengan jarak satu meter menyatukan kedua telapak tangan dan menundukan kepala.(teguh/kominfo)
oleh Tim Kreatif | Senin, 18 Mei, 2020 | berita
Bangko – Sepekan jelang Lebaran Idul Fitri 1441 H, arus lalulintas yang melewati Posko Covid-19 batas Merangin-Kerinci, kian padat. Dari sekian banyak kendaraan yang berlalulalang itu, masih banyak dijumpai pengemudi tidak mengenakan masker.
Bahkan penumpang yang dibawa, sebagian besar juga tidak bermasker. Kondisi ini sangat rawan terjadinya menularan virus Covid-19. Hal tersebut berdasarkan pantauan Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Merangin M Arief, Minggu (17/5).
‘’Petugas di Posko Covid-19 batas Merangin-Kerinci, saat melakukan pemeriksaan, telah menyarankan kepada pengemudi dan penumpang itu, untuk segera memakai masker,’’ujar M Arief yang juga Kadis Kominfo Merangin ini.
Para pengemudi dan penumpang itu jelas M Arief, diberi pengerahan oleh petugas Posko, kalau memakai masker itu tidak hanya saat berkendara, tapi setiap kali melakukan kegiatan keluar rumah agar tetap memakai masker.
Ketika dilakukan pemeriksaan, suhu tubuh orang-orang yang diperiksa di Posko Covid-19 batas Merangin-Kerinci itu, semuanya dalam kondisi normal. Tidak ditemukan pengemudi atau penumpang yang dalam kondisi sakit.
Selain itu Jubir Satgas Covid-19 Merangin yang datang ke Posko tersebut membawa beraneka makanan ringan dan minuman itu, juga menampung berbagai aspirasi para petugas jaga.
‘’Petugas jaga di Posko ini sangat membutukan hand sanitizier yang sudah lama habis. Mereka juga butuh masker kerena persediaan juga habis. Alat pelindung diri dan sarung tangan plastik juga diperlukan,’’terang M Arief.(teguh/kominfo)
oleh Tim Kreatif | Senin, 11 Mei, 2020 | berita
Bangko – Posko Covid-19 di daerah perbatasan wilayah Merangin dengan kabupaten tetangga, sangat membutuhkan alat semprot disinfektan sederhana. Alat ini akan digunakan untuk menyemprot setiap kendaraan yang masuk ke wilayah Merangin.
Hal tersebut dikatakan Jubir Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Corona Kabupaten Merangin M Arief ketika memantau dan mengunjungi petugas jaga Posko Covid-19 batas Merangin-Bungo, Kamis (7/5).
‘’Kita harus lebih jeli dan teliti lagi dalam pencegahan Covid-19 ini. Apalagi penularan juga bisa terjadi lewat udara, sehingga kendaraan yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Merangin itu penting disemprot disinfektan terlebih dahulu,’’ujar M Arif.
Kadis Kominfo Merangin yang datang ke Posko batas Merangin-Bungo bersama Sekdin H A Aziz itu, mengharapkan hal ini bisa cepat terealisasi, sehingga bisa memutus mata rantai penularan virus Corona.
Apalagi lanjut Kak Arif (begitu dia akrab disapa), di Posko perbatasan kabupaten lainnya juga telah melakukan hal yang sama. ‘’Jadi tidak cukup dengan memeriksa suhu tubuh dan pendataan pengendaranya saja,’’terang pria berkacamata minus ini.
Pada kesempatan itu, Jubir Satgas juga banyak mendapat masukan dari para petugas jaga Posko Covid-19 batas Merangin-Bungo, yang dibawakan berbagai jenis makanan ringan dan minuman oleh Kadis Kominfo Merangin ini.
‘’Alhamdulillah berkat perhatian Bapak Bupati Merangin, posko yang tendanya kebanjiran ketika hujan, sekarang sudah ditimbun koral dan berlantai panggung yang sangat nyaman,’’terang M Arief.(teguh/kominfo)
oleh Tim Kreatif | Senin, 27 April, 2020 | berita
Bangko -Meskipun sudah ditimbun koral, jalur stop depan Posko Covid-19 batas wilayah Kabupaten Merangin dengan Sarolangun, kondisinya becek dan ‘leak’ ketika dilintasi kendaraan.
Kondisi ini sangat menyulitkan petugas jaga dan setiap kendaraan masuk ke Kabupaten Merangin yang akan diperiksa. ‘’Kondisi ini diperparah dengan turunnya hujan yang tak kunjung reda,’’ujar salah seorang petugas jaga.
Hal senada juga dikatakan Juru bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Kabupaten Merangin M Arief, ketika mengunjungi petugas jaga di Posko yang berada di sebelan Mapolsek Pamenang tersebut, Senin (27/4).
‘’Benar memang sangat becek, tapi Alahamdulillah petugas jaganya selalu siap siaga melaksanakan tugasnya dengan baik. Ini sesuai dengan harapan Bapak Bupati, dimana petugas jaga jangan sampai lengah,’’ujar M Arief.
Dikatakan Kadis Kominfo Merangin ini, meskipun kondisi jalur stop itu becek, namun tidak mengurangi semangat kerja para petugas jaga, yang rela hujan-hujanan dan berlumpur melaksanakan tugasnya.
Selain memberi motivasi kerja para petugas jaga, kehadiran M Arif ke Posko Covid-19 batas Merangin-Sarolangun itu, juga membawa minuman susu segar dan makanan untuk berbuka puasa para petugas. (teguh/kominfo)