MERANGIN – Pemerintah Kabupaten Merangin terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan Merangin Jambi UNESCO Global Geopark (MJUGGp). Salah satunya melalui pelaksanaan Seminar Internasional Merangin Jambi UNESCO Global Geopark 2026 yang mengusung tema “Geotourism and Geopark Interpretation Strengthening for Sustainable Geopark Management”, Jumat, 14 Agustus 2026, di Family Inn Hotel Bangko. Seminar ini menjadi bagian dari rangkaian misi revalidasi pertama Merangin Jambi UNESCO Global Geopark setelah ditetapkan UNESCO pada 2023. Kegiatan tersebut mempertemukan evaluator UNESCO Global Geoparks, praktisi geopark internasional, pemerintah, serta pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dan memperkuat kapasitas dalam pengembangan geowisata, pendidikan, dan penjangkauan publik.
Mewakili Bupati Merangin, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Merangin Hendri Widodo membuka secara resmi seminar tersebut. Dalam sambutannya, Pemerintah Kabupaten Merangin menegaskan dukungan terhadap pengembangan geopark sebagai salah satu upaya mendorong pariwisata yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber dari jaringan UNESCO Global Geoparks, antara lain Dr. Nattinee Thongdee dari Khorat UNESCO Global Geopark Thailand, Koki Nagata dari Aso UNESCO Global Geopark Jepang, Prof. Dr. Yongmun Jeon dari Jeju Island UNESCO Global Geopark Korea Selatan, serta Nicolas Klee dari Monts d’Ardeche UNESCO Global Geopark Prancis. Turut hadir Ir. Yunus Kusumahbrata dari Komite Nasional Geopark Indonesia dan General Manager Merangin Jambi UNESCO Global Geopark, Dr. Agus, S.Sos., M.Hum. Berbagai materi yang dibahas meliputi pengembangan geowisata berbasis masyarakat, edukasi geopark, interpretasi warisan geologi dan budaya, pengelolaan pengunjung, kemitraan dengan masyarakat dan UMKM, hingga strategi penjangkauan publik melalui media digital.
Melalui seminar tersebut, diharapkan lahir rekomendasi strategis pengembangan MJUGGp periode 2026–2028, peningkatan kapasitas para pemangku kepentingan, serta semakin kuatnya hubungan Merangin Jambi UNESCO Global Geopark dengan jaringan geopark internasional. Pemerintah Kabupaten Merangin menilai kegiatan seminar ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan pemerintah daerah dalam mengembangkan geopark, tidak hanya dari sisi pariwisata, tetapi juga melalui aspek konservasi, edukasi, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan. (Khairunnisa/Diskominfo)
