Bangko – Subuh Senin (11/5) menjadi momen sakral yang terukir indah dalam ingatan seluruh jamaah calon haji Kabupaten Merangin tahun 1447 Hijriah. Di bawah guyuran hujan yang membasahi Kota Bangko, semangat dan keikhlasan para calon tamu Allah tidak luntur sedikit pun. Dengan hati yang gembira dan penuh harap, mereka berkumpul di Masjid Agung Baitul Makmur, bersiap melangkah menunaikan panggilan suci Allah SWT menuju Tanah Suci.

Usai melaksanakan sholat Subuh secara berjamaah, dilangsungkan acara pelepasan keberangkatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Merangin, H. Muhammad Syukur, SH., MH. Pada kesempatan bersejarah itu, Bupati secara resmi melepas jamaah calon haji kloter sembilan belas yang berjumlah 279 orang—terdiri dari 118 laki-laki dan 161 perempuan—untuk berangkat menuju Asrama Haji Kota Jambi. Tempat tersebut menjadi titik pemberangkatan awal sebelum mereka melanjutkan perjalanan panjang menuju Mekkah dan Madinah. Suasana saat pelepasan terasa sangat haru namun sarat dengan doa dan kehangatan, dihadiri oleh sanak keluarga, kerabat dekat, serta masyarakat yang rela bangun pagi untuk mengantar keberangkatan para tamu Allah ini.

Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan yang penuh makna ini adalah Wakil Bupati Merangin, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta berbagai unsur pimpinan dan pejabat terkait lainnya. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan pesan mendalam serta harapan besar bagi seluruh jamaah yang akan berangkat. Beliau berpesan agar para calon haji senantiasa menjaga kesehatan tubuh dan kesucian hati, serta memaksimalkan pelaksanaan seluruh rangkaian ibadah selama berada di Tanah Suci.

“Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, karena perjalanan dan persiapan menuju panggilan Allah ini sudah Bapak-Ibu dan Saudara tunggu serta perjuangkan dalam waktu yang cukup lama,” tegas Bupati Muhammad Syukur. Beliau juga berusaha menenangkan hati para jamaah agar tidak merasa khawatir atau memikirkan urusan keluarga, harta benda, maupun segala kepentingan yang ada di Kabupaten Merangin selama mereka pergi beribadah. “Serahkan semuanya kepada kami, biar kami yang menjaga dan mengurus semuanya di sini. Bapak-Ibu dan Saudara cukup fokus beribadah, mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan menyempurnakan rukun Islam yang kelima ini,” tambahnya dengan penuh ketulusan.

Tak lupa, Bupati juga memanjatkan doa terbaik bagi seluruh jamaah calon haji asal Merangin. Beliau berdoa agar seluruh jamaah senantiasa diberikan kesehatan yang prima, keselamatan, serta kemudahan dalam setiap langkah—mulai dari saat berangkat, selama menjalani ibadah haji, hingga nanti kembali pulang ke kampung halaman dengan selamat dan penuh kebahagiaan. Doa utama yang dipanjatkan adalah agar seluruh jamaah mendapatkan predikat haji yang mabrur: ibadah yang diterima Allah SWT, segala dosanya diampuni, dan pulang kembali menjadi pribadi yang jauh lebih baik dan berbudi luhur dari sebelumnya. Insya Allah.

Selain itu, Bupati juga berharap agar para jamaah tidak lupa menyisipkan doa terbaiknya di Tanah Suci bagi Pemerintah Kabupaten Merangin dan seluruh masyarakat Merangin. Semoga kita semua senantiasa diberikan kebaikan, kemajuan, kesejahteraan, serta senantiasa dihindarkan dari segala musibah dan bencana.

Menutup acara yang penuh haru itu, dengan mengucapkan kalimat suci Bismillahirrahmanirrahim, Bupati Merangin secara resmi melepas keberangkatan jamaah calon haji Kabupaten Merangin kloter sembilan belas yang terdiri dari 8 bus. Selamat jalan tamu Allah, selamat menunaikan ibadah haji, dan selamat kembali membawa predikat haji yang mabrur.

(Kominfo Merangin)