UMKM Kabupaten Merangin Didorong Manfaatkan Era Digitalisasi untuk Jangkau Pasar Lebih Luas

UMKM Kabupaten Merangin Didorong Manfaatkan Era Digitalisasi untuk Jangkau Pasar Lebih Luas

BANGKO, Jambi – Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Merangin yang kaya akan produk unggulan diharapkan terus memanfaatkan teknologi digitalisasi dalam mempromosikan hasil karya mereka. Hal itu disampaikan oleh Ahmad Khoiruddin AS (Akhoi), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Merangin.

Menurut Akhoi, Kabupaten Merangin memiliki potensi UMKM yang luar biasa, mencakup berbagai sektor mulai dari kerajinan tangan berbahan dasar kekayaan alam, batik, hingga kuliner khas daerah. Beberapa produk unggulan yang menjadi kebanggaan Kabupaten Merangin antara lain kopi robusta dari Kecamatan Jangkat dan Kecamatan Lembah Masurai, berbagai anyaman dari berbagai kecamatan, batik kungkai Kecamatan Bangko, serta batik dari Kecamatan Pamenang, Tabir Selatan, dan Margo Tabir.

Tak hanya itu, berbagai jenis keripik hasil olahan juga tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Merangin – antara lain keripik pisang, keripik ubi, keripik kentang, keripik kelapa, berbagai varian peyek, dan kerupuk. Ada pula olahan makanan khas seperti gelamai perentak dari Kecamatan Pangkalan Jambu dan olahan belut yang menjadi spesialisasi dari Rantau Panjang, Kecamatan Tabir. Bahkan aneka kue basah dengan ragam jenisnya setiap sore terlihat dijajakan di gerai UMKM Pasar Rakyat Kota Bangko dan beberapa titik di berbagai kecamatan, yang tak kalah khas dan lezatnya. “Masih banyak produk UMKM lainnya yang memiliki kualitas baik dan layak untuk dikenal lebih luas,” ujar Akhoi.

Era digitalisasi saat ini menjadi kesempatan emas bagi UMKM untuk meningkatkan kualitas penjualan dan memperluas jangkauan pasar. Dengan memanfaatkan platform digital seperti marketplace, media sosial, dan situs web khusus produk lokal, produk dari Merangin diharapkan tidak hanya dikenal di tingkat lokal atau nasional, tetapi juga mampu bersaing di kancah internasional.

Pemerintah Kabupaten Merangin di bawah kepemimpinan Bupati M. Syukur dan Wakil Bupati Abdul Khafid terus memberikan dukungan penuh bagi pengembangan UMKM. Bantuan yang diberikan meliputi penyediaan dana bantuan usaha, pelatihan pembuatan konten kreatif untuk promosi produk secara digital, serta pengembangan kerja sama dengan toko-toko modern yang ada di wilayah Kabupaten Merangin guna memperluas jalur distribusi.

“Semoga produk UMKM Kabupaten Merangin semakin menasional dan mendunia. Terus maju UMKM Kabupaten Merangin!” pungkas Akhoi dengan semangat. (Kominfo Merangin)

BAHAYA JUDI ONLINE: WASPADAI TREN YANG MERUGIKAN DI ERA DIGITALISASI

BAHAYA JUDI ONLINE: WASPADAI TREN YANG MERUGIKAN DI ERA DIGITALISASI

Akhoi: Jauhi Jerat yang Dapat Menghancurkan Masa Depan

Bangko – Era digitalisasi telah membawa kemudahan dan kemajuan bagi kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Merangin. Namun di sisi lain, perkembangan teknologi juga menyimpan ancaman tersembunyi, salah satunya adalah maraknya fenomena judi online yang menjangkiti berbagai lapisan masyarakat.

Ahmad Khoiruddin AS (Akhoi), Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Merangin, mengajak masyarakat untuk tidak mengikuti tren judi online yang dapat merugikan diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Menurutnya, judi online bukanlah solusi untuk mengatasi masalah ekonomi atau mencari kesenangan semata, melainkan sebuah jerat yang berpotensi menghancurkan masa depan.

Sebagai mantan Camat Teladan Kabupaten Merangin tahun 2017-2018, Akhoi menegaskan bahwa dampak bahaya judi online sangat luas. Secara finansial, banyak orang terjerumus dalam utang berantai karena terus mencari keuntungan yang tidak pasti, bahkan hingga kehilangan harta benda dan sumber penghidupan. Secara sosial, aktivitas ini dapat merusak hubungan keluarga, menyebabkan konflik antar anggota rumah tangga, serta membuat pelaku terisolasi dari lingkungan sosial.

Selain itu, secara hukum, judi online termasuk perbuatan terlarang di Indonesia yang dapat dikenai sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dari sisi kesehatan mental, pelaku sering mengalami stres, kecemasan, dan depresi akibat tekanan dari kerugian yang diderita.

Sebagai orang yang membidangi komunikasi dan informasi yang erat kaitannya dengan digitalisasi, Akhoi mengajak masyarakat melalui pesannya: “Mari jauhi segala bentuk judi online dan jangan terpengaruh oleh rayuan atau janji keuntungan besar yang seringkali merupakan tipuan. Jangan biarkan teknologi yang seharusnya bermanfaat justru digunakan untuk hal yang merusak.”

Ia menambahkan, penting untuk memperkuat keluarga dan nilai-nilai budaya lokal yang mengajarkan kerja keras, kejujuran, dan rasa tanggung jawab. Bangun komunikasi yang baik dengan anggota keluarga agar dapat saling mengingatkan dan melindungi satu sama lain dari ancaman judi online.

“Intinya, mari gunakan era digitalisasi ini untuk hal-hal yang positif dan konstruktif, seperti mengembangkan keterampilan, mencari informasi pendidikan, berwirausaha secara sah, atau mempererat hubungan dengan orang tersayang melalui platform yang bermanfaat. Dengan demikian, kita dapat meraih manfaat penuh dari kemajuan teknologi tanpa harus terkena dampak buruknya,” pungkas Akhoi. (Kominfo Merangin)