Penutupan Merangin Expo 2019 Meriah

Penutupan Merangin Expo 2019 Meriah

Bangko – Memasuki tahun 2020 Kabupaten Merangin, akan mengukir sejarah baru di Provinsi Jambi. Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris pada acara Malam Penutupan Merangin Expo 2019.

Pada acara yang berlangsung meriah di Lapangan Eks KONI Bumi Masurai Bangko, Selasa malam (31/12) tersebut, sayangnya bupati Merangin dua periode ini, tidak menjelaskan secara pasti sejarah baru yang dimaksud.

Ditutupnya Merangin Expo 2019 pada malam pergantian tahun 2019 ke tahun 2020 itu, mengakhiri semua rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Merangin ke-70.

Keberhasilan Merangin Expo 2019 tegas bupati, merupakan semangat dan spirit masyarakat Merangin dalam menghargai para pendiri kabupaten tercinta. Masyarakat bahu membahu berperan serta dalam membangun Merangin.

‘’Terimakasih kepada semua pihak, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Event Organizer dan berbagai kelembagaan yang telah bersama-sama menyukseskan terselenggaranya Merangin Expo 2019,’’ujar Bupati.

Kedepan pinta bupati, event-event yang digelar serentak harus dipisahkan, kerena tidak mungkin semua kegiatan bisa berlangsung hanya selama 10 hari pada peringatan HUT Kabupaten Merangin.

Minimal harap bupati, ada empat event setahun yang diselenggarakan secara terpisah. Namun empat event itu harus masuk dalam agenda tahunan nasional. Hal ini guna memikat para wisatawan untuk berkunjung ke Kabupaten Merangin.

‘’Jika wisatawan telah ramai berkunjung ke Merangin, maka hotel-hotel yang ada kamarnya akan penuh dan rumah makan serta restoran akan ramai, yang pada akhirnya akan mampu meningkatkan ekonomi kemasyarakatan,’’terang Bupati.

Pada Penutupan Merangin Expo 2019 tersebut, ditampilkan aksi dahsyat pemenang berbagai lomba, seperti pemenang lomba band, lagu daerah, tari kolosal, teater, Bujang Upik Merangin dan seni pertunjukan lainnya.

Bupati juga membagikan hadiah kepada pemenang lomba, seperti dram band, pawai budaya, baris berbaris, Arung Jeram, Festival Geopark Merangin, Turnamen Bola Bupati Cup dan berbagai lomba olahraga lainnya dalam rangka memeriahkan HUT Merangin ke-70.

Acara penutupan Merangin Expo 2019 kian dahsyat dengan ditampilkannya sederetan tembang-tembang yang dilantunkan apik oleh artis Ibu Kota, seperti Yus Yunus dan Ayu Diah yang mampu menggoyang ribuan penonton.

Puncak acara malam penutupan Merangin Expo 2019 juga digegerkan dengan aksi kembang api yang bertubi-tubi diluncurkan ke angkasan, jelang detik-detik pergantian tahun baru 2020, sehingga langit Kota Bangko terang benderang. (humas)

Ada Car Free Day di Merangin, Dilaunching Oleh Bupati

Ada Car Free Day di Merangin, Dilaunching Oleh Bupati

Bangko – Masyarakat Merangin menyambut gembira atas dilaunchingnya Car Free Day pada Minggu (29/12), yang dilaksanakan setiap hari Minggu di jalan jalur dua depan perkantoran bupati Merangin.

Kebijakan Bupati Merangin H Al Haris yang ditindaklanjuti Kapolres AKBP M Lutfi dan unsur Forkopimda tersebut, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berolahraga dan berakvitas di jalan itu, tanpa gangguan kendaraan bermotor.

‘’Selama ini bila kami meraton sering terganggu kendaran bermotor yang bersileweran, tapi dengan diberlakukannya Car Free Day ini, kami akan merasa lebih aman,’’ujar Tegar, salah satu pelajar SMK di Merangin.

Hal senada juga diungkapkan Galan. Mahasiswa asal Kota Jambi ini mengaku Car Free Day adalah kebijakan yang tepat, karena masyarakat perkotaan sangat miskin tanah lapang untuk berolahraga, sehingga beralih ke jalan.

‘’Car Free Day kami di Kota Jambi ada disejumlah titik, seperti di kawasan Kota Baru dan Perkantoran Gubernur di Telanaipura. Generasi millenial pasti sangat senang, apalagi kawasan itu dilengkapi dengan free wifi,’’ujar Galan.

Bupati Merangin H Al Haris membenarkan, melalui kebijakan Car Free Day masyarakat Merangin bisa melakukan aktivitas olahraga seperti senam, jalan dan bersepeda di jalan yang berada di jantung Kota Bangko itu dengan lancar.

‘’Saya sangat yakin Car Free Day ini tentunya sangat baik sekali, setelah masyarakat seminggu bekerja, di hari Minggu digunakan untuk berolahraga di jalan ini,’’ujar Bupati.

Launching Car Free Day tersebut, diawali dengan senam bersama ratusan masyarakat Merangin dan para pejabat serta unsur Forkopimda. Launching Car Free Day ditandai dengan pelepasan balon ke udara. (humas)

Merangin Expo 2019 Diperpanjang, Bupati: Tidak Ada Perayaan Tahun Baru

Merangin Expo 2019 Diperpanjang, Bupati: Tidak Ada Perayaan Tahun Baru

Bangko – Merangin Expo 2019 yang semestinya akan ditutup pada Sabtu malam (28/12), diperpanjang menjadi Selasa malam (31/12). Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris, pada Jumat (27/12).

Pada penutupan Merangin Expo 2019 tersebut, akan digelar berbagai hiburan menarik untuk masyarakat Merangin. ‘’Jadi tidak ada perayaan tahun baru 2020, yang ada hanya hiburan penutupan Merangin Expo 2019,’’terang Bupati.

Dikatakan bupati pada acara Tablik Akbar memeriahkan HUT Merangin ke-70 menghadirkan Ustadzah Nabila Zainuri itu, hiburan tersebut bisa saja menghadirkan artis Ibu Kota atau artis lokal Merangin.

Diingatkan bupati seluruh masyarakat Merangin pada malam tahun baru 2020, tidak boleh meramaikannya dengan berkeliaran di jalan-jalan dengan mengunakan kendaraan.

Apalagi kebut-kebutan dan ugal-ugalan berkendara di jalan raya, sehingga selain akan membahayakan para pengendara lain, juga membahayakan dirinya sendiri.

‘’Untuk menghindari terjadinya kecelakaan, malam tahun baru 2020 kita fokuskan pada satu tempat acara Penutupan Merangin Expo 2020 di eks Lapangan KONI Bumi Masurai Bangko,’’terang Bupati.

Jadi tegas bupati lagi, di Kabupaten Merangin tidak ada perayaan pergantian tahun 2019 ke tahun 2020, yang ada acara hiburan penutupan Merangin Expo 2019 dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Merangin ke-70. (humas)

H Al Haris: Mari Promosikan Geopark Arung Jeram Merangin, Diwarnai Lomba Hidangan Makan Merawang

H Al Haris: Mari Promosikan Geopark Arung Jeram Merangin, Diwarnai Lomba Hidangan Makan Merawang

Bangko – Mari promosikan keindahan Alam Bumi Geopark dan Arung Jeram Merangin yang cukup menantang adrenaline ke semua penjuru dunia, sehingga pada 2021 nanti Geopark Merangin sudah bisa menjadi Geopark Dunia.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Merangin H Al Haris, ketika melakukan Parade Arung Jeram di lokasi Zona Inti Geopark Merangin Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap, Sabut (21/12).

Selain bupati, tampak ikut dalam perahu Parade Arung Jeram dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Merangin ke-70 tersebut, Kajari Merangin Martha Parulina Berliana, SH. MH.

Tampak juga dalam perahu karet itu, Ketua DPRD Merangin H Herman Effendi, Plt Sekda Merangin H Hendri Maidalef, Dandim 0420/Sarko Letkol Inf Tomi Radya Diansyah Lubis S.A.P, M.Han dan sejumlah pejabat lainnya.

‘’Kita juga mengajak semua organsasi pecinta alam dan biro-biro perjalanan wisata untuk ‘menjual’ Arung Jeram Geopark Merangin ini sebagai produk pariwisata nasional. Keindahan Geopark Merangin ini sangat luar biasa,’’terang Bupati.

Parade Arung Jeram HUT Merangin ke-70 tersebut, star di Desa Air Batu Kecamatan Renah Pembarap dan finish di kawasan Zona Geopark Merangin Teluk Wang Sakti.

Sebelum memasuki garis finish, sebanyak 12 perahu karet yang ditumpangin bupati dan pejabat penting Merangin tersebut, melewati berbagai rintangan jeram di sepajang Sungai Merangin.

Ada sekitar dua jam perjalanan yang ditempuh peserta mengunakan perahu karet tersebut sebelum memasuki finish. Rombongan juga sempat singgah di titik-titik Geopark seperti di fosil kayu, fosil kerang, fosil pakis Geopark Merangin.

Menariknya setelah masuki garis finish, di Kawasan Teluk Wang Sakit digelar Festival Makan Merawang (makan di alam terbuka keindahan kawasan Geopark Merangi), bertema kurangi sampah pelastik.

Pada Festival Makam Merawang itu, disajikan berbagai menu khas Merangin, mulai dari sambal bance, tumis pakis, sambal macang, tempoyak dalam bambu dan berbagai menu Dusun Merangin lainnya.

Menariknya lagi, semua menu itu dihidangkan dengan menggunakan daun, karena bupati tidak membolehkan menggunakan bahan pelastik sesuai dengan tema yang diberikan.Makan bersama di alam terbuka itu berlangsung meriah, bernuansa kekeluargaan dihubur alunan musik dari sejumlah lagu yang dibawakan apik oleh Bupati Merangin H Al Haris. (humas)

Pasar Bangko Satu-satunya Pasar Tertib Ukur di Jambi, H Al Haris Raih Penghargaan dari Menteri Perdagangan RI

Pasar Bangko Satu-satunya Pasar Tertib Ukur di Jambi, H Al Haris Raih Penghargaan dari Menteri Perdagangan RI

Bangko – Bupati Merangin H Al Haris kembali menoreh prestasi luar biasa di tingkat nasional. Kali ini H Al Haris dianugerahi penghargaan oleh Menteri Perdagangan Republik Indonesia (RI), Agus Suparmanto.

Bupati Merangin dua periode itu, dinilai Kementerian Pedagangan RI telah berhasil mewujudkan Pasar Bangko sebagai ‘Pasar Tertib Ukur’. Hebatnya, pasar ini jadi satu-satunya pasar di Provinsi Jambi yang dinobatkan sebagai pasar tertib ukur.

Penyerahan penghargaan dilakukan pada acara yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, Jumat (20/12). Acara bergengsi itu dihadiri Gubernur Jawa Barat H Ridwan Kamil dan pejabat penting lainnya.

‘’Penghargaan ini untuk memberikan apresiasi kepada Pemda yang telah mewujudkan tertib ukur dan perlindungan konsumen. Selain itu guna mendorong persaingan usaha yang sehat dan citra daerah untuk para konsumen,’’ujar Menteri.

Selain itu jelas Agus Suparmanto, penghargaan tersebut diberikan, agar terciptanya perdagangan yang adil berkelanjutan, mendukung pertumbuhan ekonomi yang baik, sehingga meciptakan konsumen cerdas dan pelanggan sehat.

Disamping itu juga dapat mendukung industri halal dan perdagangan syari’ah, sehingga sinergitas program Pemerintah Pusat dan daerah berjalan lancar. Melalui daerah tertib ukur dan pasar tertib ukur, bisa menjadi virus positif bagi kabupaten/kota lainnya.

Sementara itu bupati, mengucap alhamdulillah Kota Bangko bisa mendapatkan penghargaan predikat Pasar Tertib Ukur 2019. Semua itu merupakan wujud dari kejujuran para pedagang di Merangin dalam berniaga.‘’Kalau pedagangnya jujur, pembeli merasa puas dengan kepastian ukur dari timbangan yang gunakan. Kita harapkan nanti tidak hanya Pasar Bangko yagn tertib ukur, tapi juga pasar-pasar lain di Merangin,’’ujar Bupati. (thumas)

Diskominfo Merangin Berdayakan KIM

Diskominfo Merangin Berdayakan KIM

BANGKO –Untuk terwujudnya masyarakat inovatif dalam meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera. Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah dalam bentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).

Langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin menurut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ir. Muhammad Arief RH, Mum, telah melakukan pembinaan dan pembentukan serta mengkoordinir organisasi Lembaga Komunikasi Perdesaan berupa Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) atau kelompok sejenis lainnya, yang dibentuk oleh masyarakat, dari masyarakat dan untuk masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan kegiatan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah. Dan untuk tingkat Kabupaten Merangin juga telah dilakukan sosialisasi yang diikuti seluruh camat dan perwakilan pengurus KIM dan perwakilan kepala desa.

Foto: peserta sosialisasi KIM (doc)

Dijelaskan, Muhammad Arief, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) adalah lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan kebutuhannya. Sehingga nantinya, akan mendorong tumbuh dan berkembangnya KIM secara mandiri, meningkatkan peranan KIM dalam memperlancar arus informasi antar anggota masyarakat dan antara pemerintah dengan masyarakat, meningkatkan kemampuan anggota KIM dan masyarakat dalam mengakses dan mengelola informasi untuk mengatasi kesenjangan informasi, dan mengembangkan dan meningkatkan aktifitas KIM dalam mendayagunakan informasi guna meningkatkan nilai tambah masyarakat dan menyerap/menyalurkan aspirasi masyarakat.

Dan akhirnya, akan mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi. Memberdayakan masyarakat melalui diskusi antar anggota, sehingga dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan bagi kepentingan pribadi, kelompok, masyarakat dan bangsa. Mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dan arah antar-kelompok/masyarakat maupun dengan pihak lainnya (pemerintah), sehingga tercipta kerjasama, kebersamaan, kesamaan dan persatuan bangsa. (PLIKP)