Apel Pagi, Selasa 14 Januari 2020

Apel Pagi, Selasa 14 Januari 2020

Bangko – Kegiatan rutinitas Dinas Kominfo pada apel pagi 14/01/2020 di halaman Dinas Kominfo Kab. Merangin dipimpin langsung oleh Kadis Kominfo Kab. Merangin.

Adapun apel pagi berfungsi untuk saling bertukar informasi seperti yang telah diamanatkan pada PP RI No 53 Tahun 2010 tentang Peraturan Disiplin PNS. (hendra/kominfo)

Rapat Anggaran APBD-P 2020 Diskominfo Merangin

Rapat Anggaran APBD-P 2020 Diskominfo Merangin

Bangko – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ir. Muhamad Arief. RH, Mum memimpin rapat pembahasan anggaran APBD-P 2020 Diskominfo yang bertempat di Ruang Rapat Kadis Kominfo, Senin (13/1/20) yang berlangsung sejak pukul 10.00 wib.

Rapat ini dihadiri oleh Sekdin dan para Pejabat Dinas Kominfo Kab. Merangin membahas persiapan anggaran perubahan TA. 2020. (hendra/kominfo)

Bupati dan Wakil Bupati Merangin Hadiri Tablik Akbar IMKK

Bupati dan Wakil Bupati Merangin Hadiri Tablik Akbar IMKK

Bangko – Ada yang menarik ketika Bupati Merangin H Al Haris dan Bupati Bungo H Mashuri menghadiri Tablik Akbar Ikatan Muslim Kuamang Kuning (IMKK) di Desa Air Batu Kecamatan Tabir Ilir, Minggu (12/1).

Pada pengajian yang diikuti ribuan jemaah tersebut, ketika akan menyampaikan sambutan ke atas panggung, Bupati Bungo langsung menggandeng Bupati Merangin, untuk bersama-sama naik ke atas panggung. Menariknya lagi ketika menaiki tangga panggung itu, H Mashuri yang lebih dulu diatas menarik tangan H Al Haris agar bisa sampai atas panggung.

‘’Kami ini seperti kakak beradik,’’ ujar H Mashuri sembari tersenyum.

Foto: H Al Haris Digandeng H Mashuri.

H Mashuri sebagai bupati kabupaten tetangga Merangin, memang selalu mendukung berbagai program pembangunan yang diterapkan H Al Haris di Bumi Tali Undang Tambang Teliti Kabupaten Merangin. Kedua kepala daerah ini memang saling bersinergi.

‘’Kalau Bungo punya Bandara Udara, kami punyak banyak objek wisata. Jadi kami saling membutuhkan satu sama lainnya,’’ ujar H Al Haris.

Dua bupati ini juga sama-sama sangat mengapresiasi digelarnya pengajian rutin Tablik Akbar IMKK. Dimana anggota IMKK yang jumlahnya mencapai tujuh ribu orang, berasal dari dua kabupaten, Bungo dan Merangin.

‘’Ini merupakan pengajian yang ke-203 kalinya. Saya tahu betul anggota IMKK ini sangat solid dan setiap pengajian selalu mengundang penceramah dan ustand kondang dari Jawa dan luar Jawa,’’ ujar H Al Haris.

Pada pengajian kali ini atas bantuan Bupati Merangin H Al Haris, IMKK mendatangkan penceramah kondang Ustadz Das’ad Latif. Ustadz yang ngetop di TV One ini, sempat membius ribuan jemaah lewat ceramah khasnya.

Lalu mengapa anggota IMKK bisa dari dua kabupaten? Bupati Bungo H Mashuri menjelaskan, IMKK merupakan kelompok pengajian Ikatan Muslim Kuamang Kuning. Sedangkan eks Transmigrasi Kuamang Kuning itu sendiri terang H Mashuri, lokasinya berada di dua kabupaten, Bungo dan Merangin. Namun wilayahnya banyak yang masuk Bungo, karena yang masuk Merangin hanya tiga unit.

‘’Jadi memang sudah sangat lama lahirnya IMKK ini, sejak dibukanya Transmigrasi Kuamang Kuning dan mereka dalam satu kesatuan. Setelah ada batas wilayah kabupaten, mereka baru tahu memiliki dua kabupaten,’’ terang H Mashuri.

Selain dihadiri dua bupati, pengajian akbar itu juga dihadiri dua wakil bupati, Wabup Merangin H Mashuri dan Wabup Bungo H Safrudin Dwi Apriyanto, Kedua wabup yang sama-sama asal Jawa itu juga terlihat sangat kompak.

Para pejabat dari dua kabupaten ini, juga terlihat sangat antusias menghadiri pengajian yang diiringi musik hadrah tersebut. Para jemaah mengaku sangat puas mendengarkan ceramah Ustadz Das’ad Latif. (teguh/kominfo)

Wabup Merangin Apresiasi Polisi Perduli Penghijauan

Wabup Merangin Apresiasi Polisi Perduli Penghijauan

Bangko – Wabup Merangin H Mashuri sangat mengapresiasi program Polisi Perduli Penghijauan yang dilakukan serentak di Indonesia. Di Kabupaten Merangin ‘Polisi Perduli Penghijauan’ launching pada Jumat (10/1) di Polsek Kota Bangko. Pada acara yang berlangsung meriah tersebut, wabup dan seluruh pejabat yang hadir diminta untuk menanam satu pohon.

‘’Kegiatan ini sangat positif sekali dan kita sangat mengapresiasinya,’’ ujar Wabup.

Diakui Wabup, banyak lahan di Kabupaten Merangin telah beralih fungsi menjadi kebun sawit. Sedangkan sawit itu sendiri sangat banyak menyerap air, bukan sebagai penyimpan air. Satu pohon sawit dalam seharinya jelas Wabup, bisa menyerap air antara 19 sampai 20 liter. Air sebanyak itu tentunya tidak sedikit, jika dibangingkan dengan banyaknya lahan sawit di Kabupaten Merangin.

Kondisi itu lanjut Wabup, jika dibiarkan maka bumi Kabupaten Merangin bisa mengering, karena lahan sawitnya sangat luas. Untuk itu sangat penting diimbangi dengan tanaman yang bisa menahan air.

Wabup mengajak seluruh masyarakat agar dapat memanfaatkan lahan perkarangan rumah sebagai penghijauan dan lahan-lahan yang kosong bisa ditanami pohon bermanfaat.

‘’Pohon Beringin merupakan salah satu pohon yang mampu menahan air, sehingga untuk satu pohon beringin, air yang ditahan bisa untuk kebutuhan empat orang anggota keluarga setiap harinya,’’ ujar Wabup.

Sementara itu Kapolres Merangin AKBP M Lutfi mengatakan, untuk sekarang ini Polres Merangin telah menanam sebanyak 200 pohon. Sedangkan untuk setiap Polsek-nya telah menanam sebanyak 20 pohon dalam sehari.

‘’Kita arahkan untuk penanaman pohon-pohon buah, sehingga bisa bermanfaat untuk kebutuhan buah-buahan bagi keluarga. Selain itu kita juga menanam pohon pelindung,’’ terang Kapoles Merangin. (teguh/kominfo)

Kegiatan Subuh Keliling Pemkab Merangin di Pulau Rengas

Kegiatan Subuh Keliling Pemkab Merangin di Pulau Rengas

Bangko – Pemkab Merangin pada Jumat (10/1), melakukan program gerakan Shubuh keliling (Subling), di Desa Pulau Rengas Kecamatan Bangko Barat. Acara difokuskan di Masjid At Taqwa. Subling itu diikuti Asisten I Setda Merangin H Abdul Gani, Kadis Kominfo M Arif dan sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Merangin.

Dikatakan Asisten I, sekarang ini Pemkab Merangin turus berupaya memakmurkan masjid.
Diakui H Abdul Gani, banyak masjid dibangun megah dan besar secara swadaya dengan susah payah, namun jemaahnya sangat sedikit. Kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan, sehingga perlu dilakukan program gerakan Subling.

‘’Kita ingin masjid itu selalu ramai dengan berbagai kegiatan keagamaan, terutama sholat lima waktu berjemaah. Selain itu pengajian antara Mangrib dan Isya dan gerakan pendidikan shubuh,’’harap H Abdul Gani.

Hal senada juga diungkapkan Kadis Kominfo M Arif. Menurut pria berkacamata ini, anak-anak dari usia dini harus ditanamkan mencintai masjid. Bagaimana caranya? Anak harus sering diajak sholah di masjid.
Ajak anak pinta M Arif, untuk mengikuti pengajian di masjid, terlebih pada Shubuh.

‘’Jadi ajari anak memulai aktivitas setiap paginya dengan Sholat Shubuh di Masjid dilanjutkan pendidikan Shubuh,’’ harap pria yang murah senyum ini. (teguh/kominfo)

Bupati Merangin H Al Haris Lantik 162 Orang Pejabat Eselon III dan IV

Bupati Merangin H Al Haris Lantik 162 Orang Pejabat Eselon III dan IV

Bangko – Di penghujung Rabu (8/1), Bupati Merangin H Al Haris melantik dan pengambil sumpah/janji jabatan pejabat administrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin.

Sebanyak 162 orang pejabat yang dilantik itu, sebanyak 112 orang pejabat eselon IV dan 50 orang pejabat eselon III. ‘’Paling berat dalam hidup ini bagi saya adalah mengambil keputusan, seperti pelantikan ini,’’ujar Bupati.

Diakui bupati, sebelum keputusan itu diambil beliau selalu berdoa dan sujud minta pentunjuk dari Allah. Dalam mengambil keputusan itu lanjut bupati, harus adil dan banyak pertimbangan.

Apalagi orang yang akan dilantik sangat banyak, sedangkan jabatan yang akan diisi sangat sedikit. Kondisi inilah tegas bupati, yang perlu dipahami oleh seluruh pegawai di jajaran Pemkab Merangin dan masyarakat secara keseluruhan.

Begitu juga jelas bupati, dengan penempatan posisi jabatan pejabat yang dilantik, tidak semuanya tepat. ‘’Bagi yang kurang tepat, nanti bisa dikoreksi kembali, karena keputusan yang diambil terkesan buru-buru,’’terang Bupati.

Pada Maret nanti sambung bupati, akan dilakukan pelantikan jabatan-jabatan yang masih kosong, karena pejabatnya sudah memasuki masa pensiun. Namun untuk pelantikan selanjutnya itu, harus izin Menteri.

‘’Melantik pejabat itu, tentu dari orang-orang yang bisa bekerja dan memiliki loyalitas yang tinggi. Siap bekerja keras untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Merangin,’’terang Bupati.

Dipenghujung sambutannya, bupati me-warning para pejabat yang sudah dilantik untuk tidak sekali-kali melakukan tindak pidana korupsi. Bawalah rezeki ke rumah pinta bupati, rezeki yang halal dan yang sudah menjadi haknya.

Selain itu bupati juga berpesan, sebagai pejabat harus memiliki rasa tanggungjawab atas amanat yang diembannya. Sebab nanti pertanggungjawaban itu akan diminta Allah SWT.

Acara pelantikan tersebut diakhiri dengan salam-salaman, antara Plt Sekda Merangin H Hendri Maidalef dan para pejabat eselon II dengan sebanyak 162 orang pejabat yang dilantik. (humas)