Diskominfo Merangin Gelar Sosialisasi KIM

Diskominfo Merangin Gelar Sosialisasi KIM

Bangko-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Merangin melakukan sosialisasi kelompok Informasi Masyarakat (KIM), kepada KIM Tunas Mekar Desa Simpang Limbur Merangin Kecamatan Pamenang Barat, Kamis (18/11).

Sosialisasi dibuka Bupati Merangin H Mashuri, melalui Kadis Kominfo Merangin M Arief yang diwakilkan ke Sekdin Kominfo H Abdul Azis, di Balai Desa Simpang Limbur Merangin.

‘’KIM adalah kelompok yang sifatnya mandiri dan kreatif. Aktivitasnya mengelola informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka mengelola dan mendiseminasikan informasi kepada masayarakat,’’ujar H Abdul Azis.

KIM lanjutnya, juga dapat mengedukasi insan informasi, agar memiliki kecerdasan dalam menerima terpaan arus informasi. KIM berkedudukan di tingkat desa maupun kelurahan secara mendiri dan non partisan sebagai wujud partisispasi masyarakat.

Pada tingkat dusun, RW atau komunitas lainnya jelas Sekdin, KIM juga dapat dibentuk kelompok-kelompok diseminasi yang kelembagaannya merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiaran KIM desa dan kelurahan.

Sedangkan dalam penyelenggaraannya, KIM bertujuan sebagai mitra pemerintah dalam penyebarluasan, sosialisasi dan desiminasi informasi pembangunan kepada masyarakat.

‘’KIM mewujudkan masyarakat yang dinamis, perduli dan peka terhadap arus informasi. Selanjutnya masyarakat dapat menjadikan KIM sebagai katalisator dan dinamisator dalam memelihara, meningkatkan semangat kegotong royongan dalam bemasyarakat,’’terang Sekdin.

Sosialisasi tersebut menghadirkan dua orang pemateri, Kabid PLKP Diskominfo Merangin Irwandi, S. Ag dan Hamzar, SP dari penyuluh pertanian madya Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin.(teguh/kominfo)

Diskominfo Walidata Kabupaten Merangin

Diskominfo Walidata Kabupaten Merangin

· Digelar Sosialisasi Forum Satu Data Indonesia

Bangko-Satu data Indonesia merupakan urusan wajib, tapi bukan pelayanan dasar. Namun demikian Satu Data Indonesia merupakan pelengkap dari pelayanan dasar itu sendiri, sehingga ini sangat penting.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kadis Kominfo Merangin M Arief, pada acara Sosialisasi Forum Satu Data Indonesia untuk Kabupaten Merangin yang digelar di Aula Bappeda Merangin, Kamis (11/11).

‘’Satu Data Merangin mempunyai tujuan untuk mengupulkan data dalam satu pintu yang akurat, tidak ada data yang berbeda-beda, tapi konsisten dengan data yang sama. Pemutahiran data terpadu dan mudah diakses,’’ujar M Arief.

M Arief berharap para peserta sosialisasi yang mewakili Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dapat memberikan data yang akurat. Dimana OPD merupakan produsen Satu Data Merangin.

Bupati Merangin H Mashuri, melalui Asisten I Setda Merangin H Abdul Gani saat membuka acara sosialisasi tersebut menegaskan, Satu Data Merangin ini sangat penting sekali keberadaannya.

‘’Data ini sangat mahal harganya dan berharga. Data ini merupakan induk dari sebuah perencanaan. Perencanaan yang baik itu berdasarkan data yang akurat. Jika datanya akurat pelaksanaan perencanaannya sudah 60 persen bagus,’’terang H Abdul Gani.

Data Satu Indonesia mempunyai peran untuk mengatur penyelenggaraan tatakelola data yang dihasilkan instansi pusat dan daerah, guna mendukung dasar pemantapan dan pertimbangan opsi dalam pengambil kebijakan dan keputusan.

Sosialisasi Forum Satu Data Indonesia yang digelar Diskominfo Merangin tersebut, menghadirkan narasumber Iman Kariadi, S.ST dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Nila Wati, SE dari Diskominfo Provinsi Jambi, Erwandi, S.Ag dari Diskominfo Merangin dan Kepala BPS Merangin Arpan Soni.(teguh/kominfo)

Diskominfo Merangin Terus Kurangi Jumlah Desa Blank Spot

Diskominfo Merangin Terus Kurangi Jumlah Desa Blank Spot

Bangko-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Merangin, setiap tahunnya terus berupaya bisa mengurangi jumlah desa-desa blank spot, sehingga kedepan semua desa bisa menikmati jaringan internet dan telekomunikasi seluler.

Dari sebanyak 65 desa blank sport di Kabupaten Merangin pada 2020, sekarang ini pada 2021 tinggal hanya sebanyak 53 desa lagi yang belum teraliri jaringan internet dan telekomunikasi seluler.

Hal tersebut dikatakan Bupati Merangin H Mashuri, melalui Asisten I Setda Merangin H Abd Gani pada pengarahan upacara kedisiplinan yang diikuti ribuan aparatur sipil negara di halaman depan kantor bupati Merangin, Senin (27/9).

‘’Jadi sudah ada penambahan sebanyak 12 menara telekomunikasi atau tower baru di Kabupaten Merangin dalam kurun waktu selama delapan bulan ini yang diusahakan Diskominfo Merangin,’’ujar Asisten I Setda Merangin.

Pembangunan menara telekomunikasi atau tower baru itu lanjut H Abd Gani, baik yang diusulkan Diskominfo Merangin melalui operator seluler, maupun melalui Bhakti Kemenkominfo.

Selain itu menurut Kadis Kominfo Merangin M Arief, Diskominfo Merangin menjadi salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sebagai penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merangin.

Menariknya, setiap tahun justru OPD yang berkantor di Gedung Jam Gento Merangin tersebut, tidak pernah mendapatkan dana bagi hasil yang justru dikucurkan ke OPD lainnya.

‘’Jadi meskipun baru delapan bulan berjalan, untuk pencapaian penerimaan PAD Kabupaten Merangin dari sektor Telekomunikasi tahun ini, pencapaian penerimaannya sudah over target,’’terang M Arief.(teguh/kominfo)

H Al Haris: Anak Harus Cerdas dan Tak Terlantar

H Al Haris: Anak Harus Cerdas dan Tak Terlantar

· Merangin Masuk Nominasi Kabupaten Layak Anak

Bangko-Anak-anak Merangin harus cerdas. Tidak ada lagi ditemukan anak-anak yang terlantar, anak-anak yang menikah dibawah umur, anak-anak yang mentalnya cacat karena pengaruh sikologi rumah tangga dan sebagainya.

Hal tersebut dikatakan Bupati Merangin H Al Haris usai mengikuti zoom meeting Verifikasi Lapangan HYBRID (VLH) evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA), oleh Tim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Senin (21/6).

‘’Oleh karena itu Pemkab Merangin telah menyiapkan kerangka system yang dibangun dengan baik, bagaimana anak-anak kita lebih siap kedepan, lebih cerdas, lebih bisa menguasai hidup mereka kelak,’’ujar Bupati.

Apalagi lanjut bupati, pada zaman teknologi sekarang ini, anak-anak Merangin harus lebih cerdas, lebih paham dan menguasai teknologi berikut perkembangannya yang setiap hari terus berubah.

‘’Alhamdulillah Merangin tahun 2021 ini masuk nominasi kabuaten layak anak. Kita tidak menyoalkan tentang juaranya, tapi paling tidak Pemerintah Daerah sudah melakukan perbaikan system,’’terang Bupati.

Kalau OPD terkait sudah menyiapkan langkah-langkah bagaimana kabupaten yang layak anak, dengan fasilitas yang ada dan orang-orang yang konsisten dengan tugas-tugasnya, bupati yakin Merangin akan menjadi yang terbaik.

Bupati tidak ingin masuknya Merangin sebagai nominasi tersebut, tidak hanya sebuah penilaian semata, tapi penerapan di lapangan lebih utama. Jangan perbaikan yang dilakukan ketika ada lomba saja, tapi kedepan akan terus bekelanjutan.(teguh/kominfo)

Hari Pertama Masuk kerja, Diskominfo Lakukan Apel

Hari Pertama Masuk kerja, Diskominfo Lakukan Apel

· Pegawai Diabsen Satu Persatu, Kadis Beri Penyegaran

Bangko – Pada hari pertama masuk kerja pasca Lebaran Idul Fitri 1442 H, Pegawai Dinas Komunikasi dan Informatikan (Diskominfo) Merangin, menggelar apel pagi di lantai satu Gedung Jam Gento Merangin, Senin (17/5).

‘’Awalnya akan ada upacara kedisiplinan di halaman Kantor Bupati Merangin, namun untuk menghindari kerumunan dalam skala besar terjadi pembatalan. Akhirnya kita gelar apel skala kecil pegawai Diskominfo,’’ujar Kadis Kominfo Merangin M Arief.

Apel tersebut lanjut kadis, seharusnya dilakukan di pelataran Gedung Jam Gento Merangin, tapi karena kondisi cuaca gerimis makanya dialihkan ke lantai satu. Sebelum digelar apel, Kadis mengabsen para pegawainya satu persatu.

Hampir seluruh pegawai Diskominfo Merangin mengenakan seragam Korpri pada apel perdana hari partama masuk kerja pasca Lebaran Idul Fitri 1442 H, karena jadwal apel tersebut bertepatan tanggal 17.

Dinama sesuai Surat Edaran (SE) Korpri nomor 041/DP.Korpri/MRG/IV/2021 tentang Penggunaan pakaian Korpri di jajaran Pemkab Merangin, jika tanggal 17 jatuh pada hari Senin, ASN wajib mengenakan seragam Korpri lengkap dengan pecinya.

Pada pengarahan apel, Kadis memberi penyegaran berupa motivasi, saran dan masukan kepada para pegawai untuk terus bersemagat dalam bekerja, meskipun dalam masa pandemic Covid-19.

‘’Apel ini akan menjadi langkah awal kita menggelar apel pagi dan sore hari setiap hari kerjanya. Namun bila kedepan ini Kabupaten Merangin terjadi zona merah, apel pagi dan sore hari kembali ditiadakan,’’terang M Arief.(teguh/kominfo)

Pegawai Diskominfo Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

Pegawai Diskominfo Divaksin Covid-19 Dosis Kedua

· M Arief: Alhamdulillah 54 Orang Pegawai Tuntas

Bangko – Setelah dua pekan divaksin Covid-19 dosis pertama, sebanyak 54 orang pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Merangin, divaksin Covid-19 dosis kedua, di Gedung Jam Gento Merangin, Kamis (06/5).

Pelaksanaan penyuntikan vaksin kedua yang dilakukan petugas medis dari Puskesmas Bangko itu, dimulai sejak pukul 08.00 Wib. Sebelum divaksin para pegawai harus lulus skrining.

Pemberian vaksin dosis kedua itu diawali Kadis Kominfo Merangin M Arief. Sambil menyingsingkan lengan bajunya, M Arief menunjukkan bekas divaksin. ‘’Alhamdulillah baik yang pertama dan kedua ini tidak terasa apa-apa,’’ujarnya.

Kadis juga bersyukur dan berterimakasih kepada Dinkes bersama tim medis Puskesmas Bangko, karena seluruh pegawainya sudah tuntas divaksin Covid-19. M Arief minta para pegawai yang sudah divaksin sosis kedua, jangan lasak dan banyak bergerak.

Sementara itu dr Ardha dari Puskesmas Bangko mengatakan, suntikan kedua ini memulai pematangan sel B di dalam tubuh yang melibatkan pemilihan sel belum matang dengan reseptor terbaik untuk mengikat patogen tertentu.

‘’Proses ini terjadi di sumsum tulang belakang, di mana sel darah putih diproduksi. Setelah itu, sel-sel tersebut menuju limpa untuk menyempurnakan perkembangannya,’’ujar dr Ardha didampingi medis lainnya Hendra dan Mertha.

Dengan begitu dr Ardha, pasca suntikan kedua jumlah sel B akan semakin melimpah di dalam tubuh, antibodi yang dihasilkan pun lebih berkualitas dalam mendapatkan sasarannya.

‘’Selanjutnya, jika benar-benar terjadi paparan virus maka sel B yang ada dapat dengan cepat membelah diri dan memperbanyak diri untuk mengepung virus yang masuk,’’jelas dokter asal Tanggerang ini kepada Kominfo News.(teguh/kominfo)