Merangin Peringati Isra’ Mi’raj dan HLUN 2022

Merangin Peringati Isra’ Mi’raj dan HLUN 2022

Bangko-Pemkab Merangin menggelar acara peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1443 H, sekaligus peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2022, di halaman depan Kantor Bupati Merangin, Rabu (23/3).

Dikatakan Bupati Merangin H Mashuri pada acara yang menghadirkan penceramah Ustad H Inayahtullah (Wakil Bupati Muratara, Sumsel) tersebut, peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sebagai satu peristiwa yang sangat luar biasa, yakni perjalanan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam.

Perjalanan Rasulullah dari Makkah ke Baitul Maqdis kemudian ke Sidaratul Muntaha, menghadap sang pencipta alam semesta dan pemeliharaannya itu tidak bisa dilupakan oleh kaum Muslimun di dunia.

‘’Peristiwa itu tidak akan terlupakan, karena perintah sholat lima waktu sehari semalam diberikan langsung oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW pada saat Isra’ dan Mi’raj,’’ujar Bupati.

Selain menghimbau para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tidak meninggalkan sholat lima waktu, bupati juga minta menjunjung tinggi harkat dan martabat orang tua atau orang lanjut usia (Lansia).

‘’Ini tercermin dalam kehidupan kita, untuk tetap terus menghormati para sesepuh, para orang tua kita dan tokoh masyarakat lainnya yang telah menjadi suri teladan yang baik bagi kita,’’pinta Bupati.

Bupati juga minta kepada seluruh yang hadir, mempromosikan kesehatan dalam setiap siklus kehidupan, terlebih para orang tua, sehingga para Lansia Merangin tetap sehat dan produktif.

‘’Ciptakan lingkungan ramah Lansia, guna mendorong kesehatan dan partisipasi aktif lansia dan sediakan layanan kesehatan ramah Lansia. Tidak  hanya itu, tingkatkan peran serta Lansia dalam pembuatan kebijakan public ramah lansia,’’harap bupati.

Pada acara yang juga doa bersama menyambut datangnya Bulan Suci Ramadhan 1443 H itu tampak hadir, Gubernur Jambi yang diwakili staf ahli H Husairi, Ketua Komda Lansia Provisni Jambi, Ketua TP PKK Merangin Hj Nurhaida Mashuri, Bupati Merangin 2008 – 2013 H Nalim.

Juga tampak, anggota DPRD Provinsi Jambi Izhar Majid, Ketua DPRD  Merangin H Herman Efendi, Wakil Ketua DPRD Merangin Ahmad Kausari, Ketua Fraksi Demokrat As Ari Elwakas SH.

Hadir juga Ketua Dewan Mesjid Merangin Arfandi, Ketua MUI Merangin H Dr Jhoni Musa, Ketua BAZNAS berserta anggota, Kemenag Merangin H Marwan Hasan, para Staf Ahli Bupati Merangin, para Asisten, para Kabag Setda Merangin dan para pimpinan OPD di lingkup  Pemkab Merangin. (teguh/kominfo)

Kadis Kominfo Merangin Menonjol di Rakernas Askompsi 2022

Kadis Kominfo Merangin Menonjol di Rakernas Askompsi 2022

Bangko-Kadis Kominfo Merangin M Arief, cukup menonjol pada rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia (Askompsi) di Sidoarjo Jawa Timur, Kamis (17/3).


Betapa tidak, ketika mengikuti acara tersebut, pada sesi Challenge M Arief berhasil menjawab sejumlah pertanyaan yang dilontarkan narasumber Ir Edi Santoso direktur eksekutif Askompsi.


Karena sudah berhasil cukup cepat dan sangat cekatan dalam menjawab pertanyaan itu, Kadis Kominfo Merangin kemudian diminta Edi Santoso tampil ke depan dimana narasumber itu berdiri.


Kondisi itu sontak membuat sasana acara di Aston Sidoarjo City Hotel menjadi ramai. Seluruh mata ratusan Kepala Dinas Kominfo seluruh Indonesia yang hadir mengikuti acara tersebut, tertuju ke Kadis Kominfo Merangin.


‘’Bukan menonjol. Tapi kebetulan saja saya cepat dan duluan angkat tangan bisa menjawab pertanyaan yang diberikan narasumber. Mungkin karena narasumber terlalu senang, sehingga saya diminta tampil ke depan,’’terang M Arief.


Pada acara bertajuk ‘Percepatan penguatan Dinas Kominfo sebagai walidata, guna mendukung terwujudnya satu data Indonesia’ itu, paling tidak M Arief sudah mampu membesarkan nama Kabupaten Merangin di forum nasional tersebut.


Atas keberhasilan menjawab sejumlah pertanyaan itu, M Arief yang saat itu tampil mengenakan busana batik warna biru khas Kominfo, mendapat reward dari pihak penyelenggara acara.


Dikatakan M Arief, sangat penting menghadiri acara-acara level nasional. Apalagi yang sifatnya seminar,  sehingga bisa semakin mambuka pikiran dan wawasan. Paling tidak bisa seering dengan orang-orang pintar.


Tak heran bila saat menghadiri acara itu, Kadis Kominfo Merangin mengikutkan pejabat yang membidangi. (teguh/kominfo) 

Produksi Pupuk Organik Berkualitas, Merangin Tiru Balikpapan

Produksi Pupuk Organik Berkualitas, Merangin Tiru Balikpapan

Bangko-Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur merupakan daerah penghasil pupuk organik berkualitas. Pupuk yang diberi merek ‘SEMOK’ ini, mampu memperbaiki struktur tanah, mempercepat pertumbuhan tanaman vegetatif maupun generative.

Untuk mengetahui lebih jauh pengolahan pupuk organik berkualitas itu, Bupati Merangin Mashuri bersama Ketua DPRD Merangin H Herman Efendi melakukan kunjungan kerja ke  Kota Balikpapan, Kamis (10/3).

‘’Kita ingin tahu secara pasti bagaimana cara pengelolaan pupuk  ini, sehingga bisa kita produksi di Kabupaten Merangin,’’ujar Bupati, didampingi Kadis Tanaman Pangan dan Holtikultura Selamet serta Kadis Peternakan dan Perkebunan Merangin Kaprawi.

Produk yang diberi nama SEMOK ini jelas bupati, merupakan campuran dari berbagai jenis tanaman herbal yang tumbuh di dataran Kalimantan. Beberapa tanaman itu ada di Kabupaten Merangin.

“Untuk pembuatan pupuk ini, dibutuhkan zat pengatur tumbuh, asam amino, rumput laut dan mikroba yang bermanfaat untuk segala jenis tanaman. Berbagai inovasi juga dilakukan untuk meningkatkan kualitas SEMOK,’’jelas Bupati.

Sementara itu menurut Wahyu penemu pupuk organik bermerek SEMOK tersebut, pupuk temuannya itu, kini bukan hanya bisa mempercepat pertumbuhan tanaman, bukan pula sekedar bisa meningkatkan produktivitas, tetapi juga menghemat ongkos produksi.

Dengan paketan SEMOK yang terdiri dari SEMOK POC (Pupuk Organik Cair) dan POP SUPER SEMOK (Pupuk Organik Padat), AP (Decomposer /Pembenah tanah), AGRO PERSADA (Pupuk Hayati) dan PESTNEEM (Pencegah penyakit dan Pengendali Hama), petani diklaim bisa mengurangi penggunaan pupuk kimia mencapai 50 persen.

“Peningkatan produksi 25-40 persen dengan penggunaan SUPER SEMOK 10 Kg/hektar yang dicampur pupuk, kemudian penyemprotan SEMOK POC dan PESTNEEM setelah pemupukan,’’terang mantan prajurit KOSTRAD ini.(teguh/kominfo)

Pemkab Merangin Bentuk Satgas Untuk Mengatasi Kelangkaan Migor

Pemkab Merangin Bentuk Satgas Untuk Mengatasi Kelangkaan Migor

Bangko-Pemkab Merangin akan membentuk Satgas Sembako yang akan bertugas mengawasi, mengevaluasi dan mendeteksi dini kebutuhan Sembilan bahan pokok (Sembako), sehingga tidak terjadi kelangkaan.

Wacana pembentukan Satgas Sembako tersebut mencuat pada rapat penanggulangan kelangkaan minyak goreng (Migor) yang dipimpin Sekda Merangin Fajarman, di Pola Utama kantor bupati Merangin, Senin (07/3).

‘’Jadi tugas Satgas ini tidak hanya mengawasi Migor, tapi juga Sembako lainnya seperti,  gula, tepung, telur, beras dan daging. Contoh untuk daging saat ini sudah tembus ke angka Rp 120 ribu sampai Rp 130 ribu perkilogramnya,’’ujar Sekda.

Pada rapat yang diikuti kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan Forkopimda Merangin tersebut, diketahui ada dua pabrik penghasil Migor di Merangin, PT AIP dan PT SAL.Diharapkan Sekda, kedua perusahaan tersebut bisa menjadi pemasok Migor curah untuk kebutuhan masyarakat. Terlebih dalam menghadapi Puasa Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri nanti,’’pinta Sekda.

Selain itu dari rapat itu, berdasarkan data dari Diskoperindag Merangin diketahui ada tiga agen pemasok Migor di Kabupaten Merangin. Namun dari tiga agen tersebut, hanya dua agen yang aktif, dengan kapasitas masing-masing 25.000 liter.

Sementara itu berdasarkan informasi dari Bulog Sarko, untuk stok beras yang ada di Bulog Sarko terdapat sebanyak 60 ton. ‘’Jumlah itu cukup untuk persediaan kebutuhan beras Merangin tiga bulan kedepan,’’terang Sekda.

Sedangkan untuk stok Migor di Bulog saat ini tersedia sebanyak 2.000 liter. Stok tersebut siap didistribusikan melalui oprasi pasar yang digelar di sejumlah titik di pasar-pasar dalam Kabupaten Merangin.(teguh/kominfo)

Bupati Merangin Tuntaskan Target Vaksinasi Covid-19 dan Kelangkaan Migor

Bupati Merangin Tuntaskan Target Vaksinasi Covid-19 dan Kelangkaan Migor

Bangko-Bupati Merangin H Mashuri bersama Gubernur Jambi H Al Haris, ingin mempercepat menuntaskan target Vaksinasi Covid-19 dan terjadinya kelangkaan minyak goreng (Migor) di Kabupaten Merangin.

Untuk itu, bupati bersama gubernur menggelar rapat koordinasi internal yang diikuti Sekda Merangin Fajarman, Forkopimda Merangin dan para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Merangin, Sabtu malam (05/3).

Pada rapat yang berlangsung di Auditorium rumah dinas bupati Merangin tersebut, bupati mengajak para pimpinan OPD agar bisa berinovasi dalam mengajak masyarakat supaya mau divaksin Covid-19.

‘’Biar terget Vaksinasi Covid-19 kita tercapai, kita harus berupaya semaksinal mungkin memberikan pelayanan prima dan inovasi-inovasi lain, sehingga warga tertarik untuk divaksin,’’ujar Bupati.

Sedangkan untuk kelangkaan Migor, bupati minta Diskoperindag Merangin untuk mengecek betul pendistribusian Migor. Bupati juga minta terus menambah titik-titik operasi pasar Migor, sehingga semakin terjangkau oleh masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Jambi H Al Haris minta Pemkab Merangin, khususnya Kepala Dinas Kesehatan Merangin, untuk menggenjot capaian Vaksinasi Covid-19. Bagi warga yang belum divaksin, segera dilakukan Vaksinasi Covid-19.

‘’Jadi Pak Kadis Dikbud Merangin, nanti pada pendaftaran ulang dan pendaftaran siswa baru, wajib menunjukan adanya Kartu Vaksin Covid-19 sebagai persyaratannya,’’pinta Gubernur.

Kapolres Merangin AKBP Dewa Ngakan Nyoman Arinata menambahkan, Polres Merangin dan Dandim 0420 Sarko selalu minta kepada masyarakat yang berurusan surat-menyurat untuk menunjukan Kartu Vaksinasi Covid-19.

‘’Jadi bila ada pembagian bantuan, Pemkab Merangin juga harus minta kepada warga yang dibantu menunjukan Kartu Vaksinasi Covid-19. Begitu juga dengan kegiatan-kegiatan lainnya,’’ujar Kapolres.(teguh/kominfo)

Sekancing, Kampung Restorative Justice Pertama di Provinsi Jambi

Sekancing, Kampung Restorative Justice Pertama di Provinsi Jambi

Bangko-Desa Sekancing Kecamatan Tiangpumpung resmi menjadi desa pertama di Provinsi Jambi, yang ditetapkan Kejati Jambi Sapta Subrata, sebagai Kampung Restorative Justice di Balai Adat Desa Sekancing, Rabu (23/2).

Acara peresmian Desa Sekancing menjadi Kampung Restorative Justice tersebut berlangsung secara adat, dihadiri Bupati Merangin H Mashuri, Kejari Merangin Raden Roro Theresia Tri Widorini dan Ketua DPRD Merangin H Herman Effendi.

Selain itu juga  hadir Kepala Lembaga Adat Melayu Merangin-Jambi H Abdullah Gemuk, Kadis Kominfo Merangin M Arief dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya di jajaran Pemkab Merangin.

‘’Alhamdulillah berkat apresiasi Pak Bupati Merangin, Desa Sekancing sudah resmi menjadi Kampung Restorative Justice. Kita berharap nanti semua desa di Kabupaten Merangin ini, bisa menjadi Kampung Restorative Justice,’’ujar Kejati.

Desa Sekancing lanjut Kejati, akan merupakan desa percontohan Kampung Restorative Justice di Kabupaten Merangin. Nanti desa-desa lainnya akan mencontoh Desa Sekancing.

Dimana jelas Kejati, tidak semua persoalan langsung diselesaikan dengan hukum negara, tetapi bisa dibicarakan secara adat kampung. Untuk itu melibatkan tokoh adat, tokoh agama, untuk bersama-sama menyelesaikan masalah tersebut.

Apabila ada permasalahan bisa diselesaikan di kampung, sehingga kondisi kampung bisa tenang dan harmonisasi. Kalau kondisinya sudah demikian, maka pembangunan akan mudah dilakukan.

Di Desa Sekancing tegas Kejati, banyak orang-orang hebat yang tercipta dari suasana kampung yang harmonis, seiyo sekato. Salah satunya orang hebat di Desa Sekancing itu adalah H Al Haris yang sekarang menjadi Gubernur Jambi.

‘’Kalau ada masalah yang panjang dipendekan, masalah  yang pendek dihilangkan. Dengan kondisi kampung yang harmonis itu, akan semakin banyak orang-orang hebar seperti Pak Al Haris yang akan lahir di kampung ini,’’terang Kejati.

Sementara itu Bupati Merangin H Mashuri, merasa sangat bersyukur sekali dan berterimakasih kepada Kejati Jambi yang telah menetapkan Desa Sekancing-Merangin menjadi Kampung Restorative Justice pertama di Provinsi Jambi.

‘’Ini merupakan kehormatan bagi kami warga Merangin dan saya sangat mengapresiasi sekali terbentuknya Kampung Restorative Justice ini.  Di Merangin ada sebanyak 205 desa dan 10 kelurahan, mudah-mudahan semua akan jadi Kampung Restorative Justice,’’harap Bupati.

Desa Sekancing terang bupati, merupakan desa kelahiran Gubernur Jambi H Al Haris yang memegang teguh adat-istiadat. Mudah-mudahan desa tersebut, akan semakin harmonis seiyo sekato dan akan banyak lagi menciptakan orang-orang hebat.(teguh/kominfo)