-

Bangko – Para pengurus Dewan Pimpinan (DP) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Merangin masa khidmat 2019-2024, dikukuhkan oleh Sekretaris Umum MUI Provinsi Jambi Drs H Muhammad Yusuf Muaz, M.Pd, Selasa (18/2).

Acara yang berlangsung di Aula Utama Kantor Bupati Merangin tersebut, dihadiri Bupati Merangin H Al Haris, Wabup Merangin H Mashuri dan unsur Forkopimda Merangin serta para pejabat di jajaran Pemkab Merangin.

Dikukuhkan sebagai Ketua umum DP MUI Kabupaten Merangin Dr H M Joni Musa, Lc.MA, Wakil ketua umum DP MUI Merangin H Abdul Khalik, Sekretaris H Amrizal Ahmad, Bendahara DP MUI Merangin Hj Idayanti dan para pengurus MUI lainnya.

Pada kesempatan itu, bupati mengharapkan para pengurus DP MUI Merangin yang sudah dikukuhkan, dapat melaksanakan tugasnya dengan baik dan aktif di berbagai kegiatan kemasyarakatan.

‘’Tentunya saya berharap MUI ini menjadi penggerak dalam peningkatan wawasan keberagaman, menjaga kerukunan umat beragama dan membantu Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan Kabupaten Merangin,’’ujar Bupati.

DP MUI Merangin lanjut bupati, akan semakin memperkuat siar agama di tengah-tengah masyarakat. Diakui bupati, sekarang ini tantangan semakin berat dan beragam, salah satu bentengnya adalah amalan dan agama.

Selain itu bupati juga berharap, DP MUI Merangin dapat mengajak umat untuk tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di Kabupaten Merangin  dari perilaku-perilaku yang dapat memecah belah persatuan.  

‘’Peningkatan kerjasama dengan lembaga-lembaga sosial keagamaan lainnya, juga menjadi tugas bersama yang harus dijalin DP MUI Merangin, sehingga tugas pokok dan fungsinya kedepan benar-benar dapat dirasakan oleh umat,’’harap Bupati.

 ‘’Saya minta MUI juga dapat memperhatikan nasib para anak yatim di Kabupaten Merangin yang jumlahnya mencapai ribuan anak. MUI nanti bisa membuat Fatwa, untuk nasib anak yatim ini, sehingga bisa lebih diperhatikan,’’pinta Bupati.

Ketua DP MUI Provinsi Jambi Prof. Dr. Amri Amir mengingatkan, bahwa DP MUI Merangin perlu meneguhkan jati dirinya sebagai organisasi ulama, yang memiliki tanggung jawab besar untuk mengawal perjalanan umat Islam.(anpal/kominfo)