Rapat Pemantapan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026

Rapat Pemantapan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin melaksanakan Rapat Pemantapan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 pada Senin, 25 Mei 2026 bertempat di Ruang Rapat Diskominfo Kabupaten Merangin.

Kegiatan ini dihadiri oleh Badan Pusat Statistik selaku pembina data statistik sektoral, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin sebagai walidata, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Merangin dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merangin sebagai sampel EPSS Tahun 2026.

Rapat ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan kesiapan perangkat daerah dalam menghadapi kegiatan evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral guna mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Merangin. (Charmenita/Diskominfo)

DiskominfoMerangin #EPSS2026 #IPSMerangin #StatistikSektoral #SatuDataIndonesia #KabupatenMerangin

Diskominfo Ikuti Pembinaan Statistik Sektoral Oleh BPS Kabupaten Merangin

Diskominfo Ikuti Pembinaan Statistik Sektoral Oleh BPS Kabupaten Merangin

Dalam rangka meningkatkan kualitas penyelenggaraan Statistik Sektoral, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin selaku Walidata Daerah menghadiri kegiatan Pembinaan Statistik Sektoral yang dilaksanakan di Badan Pusat Statistik Kabupaten Merangin, Rabu (04/03).

Pertemuan kali ini mengangkat tema Identifikasi Kegiatan Statistik, yang bertujuan untuk memetakan seluruh kegiatan statistik di perangkat daerah, baik yang berupa pengumpulan data, pengolahan, analisis, maupun diseminasi data.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Dinas Perikanan Kabupaten Merangin serta Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin sebagai produsen data sektoral. Melalui identifikasi ini, diharapkan seluruh kegiatan statistik dapat terdokumentasi dengan baik, memenuhi standar metadata, serta mendukung implementasi Satu Data Indonesia di Kabupaten Merangin.

Sinergi antara BPS, Walidata, dan Perangkat Daerah menjadi langkah strategis dalam mewujudkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah.( Zeri-Charmen/Kominfo)

Diskominfo Merangin Lakukan Kunjungan Kerja ke BPS Kabupaten Merangin

Diskominfo Merangin Lakukan Kunjungan Kerja ke BPS Kabupaten Merangin

Bangko – Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin selaku Walidata Kabupaten Merangin melaksanakan kunjungan kerja ke Badan Pusat Statistik Kabupaten Merangin dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergi penyelenggaraan statistik sektoral di daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (04/03) ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, Ahmad Khoiruddin, didampingi oleh Kepala Bidang Pengelolaan Layanan Informasi dan Komunikasi Publik (PLIKP) serta staf Diskominfo yang berada pada Subkoordinator Pengelolaan Layanan Informasi Publik dan Statistik.

Selain meningkatkan koordinasi dan sinergi, Kunjungan kerja ini juga membahas hasil nilai Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Merangin. Nilai IPS yang didapatkan pada tahun 2024 Kabupaten Merangin memperoleh nilai 2,2 dengan kategori Cukup. Penilaian IPS ini akan kembali dilaksanakan pada tahun 2026 sebagai bagian dari evaluasi berkelanjutan terhadap kualitas penyelenggaraan statistik sektoral di daerah. Oleh karena itu, pada kunjungan ini dibahas langkah-langkah strategis yang akan diambil sebagai upaya peningkatan nilai IPS Kabupaten Merangin.

Dalam kesempatan tersebut, BPS Kabupaten Merangin turut meminta dukungan Pemerintah Daerah, khususnya Diskominfo sebagai Walidata, untuk membantu sosialisasi pelaksanaan Sensus Ekonomi tahun ini. Dukungan yang diharapkan antara lain publikasi melalui media resmi pemerintah daerah serta video dukungan dari Bupati Kabupaten Merangin.

Melalui kunjungan kerja ini, diharapkan terjalin koordinasi yang lebih solid antara Diskominfo selaku Walidata dan BPS sebagai pembina statistik, sehingga kualitas data dan penyelenggaraan statistik sektoral di Kabupaten Merangin semakin meningkat serta mampu mendukung perencanaan pembangunan yang berbasis data dan akurat. (Zeri-Charmen/Kominfo).

Sosialisasi Metadata Statistik Sektoral Merangin 2023

Sosialisasi Metadata Statistik Sektoral Merangin 2023

Bangko-Pj Bupati Merangin H Mukti melalui Sekda Merangin Fajarman didampingi Kadis Kominfo Merangin M Arief, membuka Sosialisasi Metadata Statistik Sektoral tahun 2023, di Aula Dinas PUPR Kabupaten Merangin, Kamis (23/11).

Pada acara yang digelar Dinas Kominfo Kabupaten Merangin tersebut, Sekda menegaskan di era globalisasi sekarang ini, semua sudah berbicara digitalisasi, dimana sekarang sudah masuk 5.0 kemarin 4.0.

‘’Sebenarnya apa maknanya 5.0 dan 4.0. Kalau saya yang tahu itu jaringan kita sekarang ini sudah 4G. Itu salah satu contoh saja, masih banyak kita yang belum memahami dari perkembangan teknologi informasi,’’ujar Sekda.

Di era digitalisasi sekarang lanjut Sekda, ada satu yang Pemerintah canangkan melalui Peraturan Presiden nomor 39 tahun 2019, tentang Satu Data Indonesia (SDI), itu mulai dari 2019 sudah digaungkan.

‘’Kita baru memulai, tapi lebih baik terlambat dari pada tidak sama sekali. Permasalahannya sangat banyak. Permasalah terberat soal anggaran, karena APBD Merangin hanya berkutat diangka, Rp 1,4 Trilyun plus minus naik sedikit,’’jelas Sekda.

Ditambah lagi terang Sekda, dua tahun akhir-akhir ini DAU Merangin sudah terasa DAK, sekian untuk itu sekinan untuk ini, yang membuat binggung apakah orang pusat yang terlampau pintar atau mereka ada kekurangan.

‘’Mereka tetapkan anggaran pendidikan harus sekian, anggaran kesehatan harus sekian dan infrastruktur cukup sekian. Saya binggung dari data mana mereka bisa menetapkan itu, padahal kita butuh infrastruktur,’’tanya Sekda.

Ternyata sambung Sekda, jawabannya itu akhir dari masa Presiden Jokowi setelah evaluasi dari RPJMN, ternyata sektor pendidikan dan kesehatan yang kurang, makanya anggarannya digenjot untuk itu.

‘’Kita yang di daerah ini akhirnya menjadi korban, karena infrasturktur yang benar-benar kita butuhkan justru tidak menjadi prioritas, kalah dengan isu nasional bidang pendidikan dan kesehatan,’’terang Sekda.

Infrastruktur itu terang Sekda, termasuk infrastuktur perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Jadi ada pembangunan infrastruktur di alam nyata dan infrastruktur di dunia maya yaitu pembangunan digitalisasi.

‘’Sudah berapa kali Kadis Kominfo mengajukan anggaran untuk itu, tapi saya jawab kita lihat keuangan daerah. Akhirnya Kadis Kominfo lemas, dampaknya kondisi pembangunan digitalisasi kita jadi tertinggal jauh,’’papar Sekda.

Untuk penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) secara keseluruhan di Kabupaten Merangin belum bisa terintegrasi, ini karena Merangin belum punya satu server induk dan jaringan Fiber Optik (FO).

Begitu juga dengan jaringan internetnya, Merangin belum bisa dibilang internet terintegrasi karena memang belum mempunyai jaringan FO, jaringan internet di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sifatnya masih sendiri-sendiri.

‘’Belum lagi kita bicara soal Smart City, yang sangat kita butuhkan untuk pengembangan kota pintar pada kawasan wisata prioritas dan pedesaan di Kabupaten Merangin,’’jelas Sekda lagi.

Paling tidak harap Sekda, di Merangin bisa diterapkan CCTV di setiap OPD, sehingga bupati menjadi tahu dimana keberadaan kepala OPD saat itu. Bila ada acara, bupati atau sekda tidak harus ke lokasi acara.

Dengan digitalisasi bupati bisa meresmikan sesuatu atau berpidato dari meja kerja saja, di lokasi acara bupati atau sekda akan muncul di layar lebar terlibat langsung pada acara tersebut.

Sementara itu, acara Sosialisasi Metadata Statistik Sektoral tahun 2023 tersebut, menghadirkan empat orang narasumber, perwakilan BPS Provinsi Jambi Syaful Muslih, dari Diskominfo Provinsi Jambi Ny Nilawati, Kadis Kominfo Merangin M Arief dan dari BPS Merangin Chinthia As Bahri. (teguh/kominfo)

Diskominfo Walidata Kabupaten Merangin

Diskominfo Walidata Kabupaten Merangin

· Digelar Sosialisasi Forum Satu Data Indonesia

Bangko-Satu data Indonesia merupakan urusan wajib, tapi bukan pelayanan dasar. Namun demikian Satu Data Indonesia merupakan pelengkap dari pelayanan dasar itu sendiri, sehingga ini sangat penting.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Kadis Kominfo Merangin M Arief, pada acara Sosialisasi Forum Satu Data Indonesia untuk Kabupaten Merangin yang digelar di Aula Bappeda Merangin, Kamis (11/11).

‘’Satu Data Merangin mempunyai tujuan untuk mengupulkan data dalam satu pintu yang akurat, tidak ada data yang berbeda-beda, tapi konsisten dengan data yang sama. Pemutahiran data terpadu dan mudah diakses,’’ujar M Arief.

M Arief berharap para peserta sosialisasi yang mewakili Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dapat memberikan data yang akurat. Dimana OPD merupakan produsen Satu Data Merangin.

Bupati Merangin H Mashuri, melalui Asisten I Setda Merangin H Abdul Gani saat membuka acara sosialisasi tersebut menegaskan, Satu Data Merangin ini sangat penting sekali keberadaannya.

‘’Data ini sangat mahal harganya dan berharga. Data ini merupakan induk dari sebuah perencanaan. Perencanaan yang baik itu berdasarkan data yang akurat. Jika datanya akurat pelaksanaan perencanaannya sudah 60 persen bagus,’’terang H Abdul Gani.

Data Satu Indonesia mempunyai peran untuk mengatur penyelenggaraan tatakelola data yang dihasilkan instansi pusat dan daerah, guna mendukung dasar pemantapan dan pertimbangan opsi dalam pengambil kebijakan dan keputusan.

Sosialisasi Forum Satu Data Indonesia yang digelar Diskominfo Merangin tersebut, menghadirkan narasumber Iman Kariadi, S.ST dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Nila Wati, SE dari Diskominfo Provinsi Jambi, Erwandi, S.Ag dari Diskominfo Merangin dan Kepala BPS Merangin Arpan Soni.(teguh/kominfo)