-
Kepedulian Pemkab Merangin Dalam Pembayaran Rekening Listrik 2019 Dianugerahi Penghargaan PLN

Kepedulian Pemkab Merangin Dalam Pembayaran Rekening Listrik 2019 Dianugerahi Penghargaan PLN

Bangko – Bupati Merangin H Al Haris dianugerahi Penghargaan dari PT PLN Persero UP3 Muaro Bungo. Penghargaan atas partisipasi dan kepudulian Pemkab Merangin terhadap pembayaran rekening listrik 2019 itu, diserahkan langsung oleh Maneger PLN UP 3 Muara Bungo Ridwan Adam, Senin (17/2).

Pada penyerahan piagam penghargaan di Ruang Pola II Kantor Bupati Merangin tersebut, tampak mendampingi bupati Plt Sekda Merangin H Hendri Maidalef dan dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah serta unsur pimpinan PLN UP3 Muara Bungo.

‘’Saya sangat mengapresiasi kerja keras para OPD yang telah konsisten membayar rekening listrik tepat pada waktunya, sehingga kita pada 2019 ini bisa kembali meraih penghargaan dari PLN. Terimakasih juga kepada pihak PLN atas penghargaan ini,’’ujar Bupati.

Diakui bupati, PLN tidak hanya melayani masyarakat di skala kota saja, tapi juga di desa-desa, sehingga keberadaan PLN ini memang sangat dibutuhkan. Hampir semua desa di Kabupaten Merangin yang jumlahnya mencapai 205 desa sudah teraliri listrik PLN.

‘’Alhamdulillah semakin banyak desa-desa kita yang dijangkau oleh listrik PLN. Semua itu berkat komitmen PLN yang mengapresiasi akan kebutuhan listrik masyarakat pedesaan. Apalagi PLN bekerja dengan cepat, sehingga hasilnya bisa dinikmati masyarakat,’’terang Bupati.

Sebagai rasa simpati atas pelayanan yang diberikan, bupati memberikan satu unit mobil operasional kepada PLN ranting Bangko. Diharapkan bupati bantuan mobil operasional itu, membuat pelayanan kelistrikan semakin baik di mata masyarakat.

Sementara itu, Manager PLN UP 3 Muara Bungo mengaku sangat bangga kepada Pemkab Merangin dengan telah dibayarnya rekening listrik tepat pada waktunya, tanpa ada kendala sama sekali. ‘’Sinergi yang baik ini akan selalu terjalin dengan baik,’’ujar Ridwan Adam.(anpal/kominfo)

Diskominfo Merangin Rangkul DBFM Radio Lamsel, Rubah Status Radio Streming Merangin FM Jadi LPPL

Diskominfo Merangin Rangkul DBFM Radio Lamsel, Rubah Status Radio Streming Merangin FM Jadi LPPL

Bangko – Berbagai upaya dilakukan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Merangin Ir Muhamad Arief RH, MUM (Kak Arief), untuk memajukan keberadaan Radio Streaming Merangin FM.

Salah satunya dengan ‘merangkul’ manajeman (Dimensi Baru Frequency Modulation) DBFM Radio Lampung Selatan (Lamsel). DBFM Radio Lamsel yang pengelolaannya dibawah Dinas Kominfo Lamsel itu, diakui Kak Arief sangat maju.

Radio yang memiliki puluhan program dan mengudara selama 24 jam tersebut, menurut Kak Arief perlu menjadi contoh. Merangin FM harus banyak belajar dari radio yang dipimpin Rudi Suhaimi itu.

‘’Baik tenaga teknis maupun peralatan DBFM Radio Lamsel itu, sangat memadai. Ditunjang belasan penyiar membuat radio itu mampu menempatkan diri pada minggu ini diurutan ke-6 untuk List radio di Suara Nusantara,’’terang Kak Arief.

Selain itu lanjut M Arief, yang pada Jumat (14/02) melakukan kunjungan kerja dan bersilatuahmi dengan awak media DBFM Radio Lamsel, cantiknya pengelolaan radio itu juga karena dipimpin seorang seniman.

Lewat sentuhan seni Direktur Utama DBFM Radio Rudi Suhaimi, yang juga merupakan seorang penyair, membuat radio tersebut semakin enak didengar dan dinikmati semua kalangan.

‘’Tadi saya sudah melakukan talkshow di DBFM Radio, ternyata asyik dan menyenangkan. Kedepan saya akan mencoba menaikkan (status radio Pemkab Merangin) dari radio streaming menjadi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL),’’terang Kak Arief.

Diakui pria berkacamata minus ini, kalau radio LPPL merupakan salah satu media yang sangat efektif dan efisien, serta bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat, tanpa perlu HP android dan sinyal (telekomunikasi seluler).

Pada kesempatan itu, Kak Arief sangat berterimakasih kepada Kepala Diskominfo Lamsel M Sefri Masdian, yang telah menyambutnya bersama rombongan dengan baik dan melayani dengan sepenuh hati. (teguh/kominfo)

Diskominfo Merangin Ikuti Jejak Diskominfo Lamsel, Terkait Keberhasilan Program Kerja dan Anggaran

Diskominfo Merangin Ikuti Jejak Diskominfo Lamsel, Terkait Keberhasilan Program Kerja dan Anggaran

Bangko – Suksesnya berbagai program kerja Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Lampung Selatan (Lamsel), membuat Diskominfo Merangin ‘kepincut’ untuk mengikuti jejaknya.

Keberhasilan itu, baik dari segi pengelolaan keberadaan radio, pembangunan fiber optik yang sudah disalurkan ke semua OPD (Organisasi Perangkat Daerah), poengelolaan informasi publik, data center, server dan lainnya.

Semua keberhasilan itu, terlihat ketika Kadis Kominfo Merangin Ir Muhamad Arief RH, MUM (Kak Arief) dan rombongan, melakukan silaturahmi ke Dinas Kominfo Lamsel, Jumat (14/02).

“Lewat kunjungan kerja ini kita bisa melihat keberhasilan kerja Diskominfo di daerah lain, salah satunya di Lampung Selatan. Kami memang harus banyak belajar, bebagai program kerja Diskominfo Lampung Selatan, ’’ujar Kak Arief.

Tidak hanya tentang bagaimana menghilangkan sinyal dalam ruangan rapat, radio Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL), tapi juga pengelolaan informasi publik, persandian radio dua arah ke semua kecamatan dan program kerja lainnya.

Kunjungan kerja itu lanjut Kak Arief, merupakan bentuk silaturahmi dan sebagai sarana untuk saling berbagi pengalaman, ilmu serta program kegiatan. Lewat kunjungan kerja itu pula, disadari barbagai kekurangan yang terjadi.

Berbagai program kerja itu berjalan dengan baik di Diskominfo Lamsel, karena anggaran pertahunnya lebih dari Rp 14 miliar. Sedangkan Diskominfo Merangin anggaran pertahunnya hanya lebih dari Rp 1 miliar.

Diakui Kepala Diskominfo Lamsel M Sefri Masdian, berhasilnya program kerja itu tentunya ditunjang dengan besarnya anggaran yang diberikan. Tapi tegasnya, bila anggarannya kecil, jangan memaksakan diri untuk banyak program dan sukses.

‘’Anggaran untuk publikasi media di Diskominfo Lamsel pertahunnya sekitar Rp 6 miliar, terdiri dari berbagai media, mulai dari media cetak sampai media elektronik,’’terang M Sefri Masdian. (teguh/kominfo)

Karyawan Diskominfo Merangin Wajib SP Online

Karyawan Diskominfo Merangin Wajib SP Online

BANGKO – Sensus Penduduk (SP) tahun 2020 yang akan di mulai pada tanggal 15 Februari 2020 secara serentak oleh Badan Pusat Statistik (BPS), akan melakukan SP dengan dua cara, yakni secara daring (online) dan wawancara.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin Ir. Muhammad Arief RH, Mum menegaskan seluruh pejabatan dan staf Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin, agar dapat melakukan Sensus Penduduk secara Online. Sehingga dapat diikuti oleh keluarga dan tetangga di sekitar karyawan Diskominfo Merangin berada. ‘’Bagi karyawan Diskominfo Merangin diwajibkan melakukan pengisian data diri dan keluarga secara mandiri atau SP online melalui webisite sensus.bps.go.id,’’ kata Muhammad Arief RH saat apel pagi di halaman Dinas Kominfo Merangin.

Dijelaskannya, SP online dapat dilakukan kapan saja secara mandiri selama pelaksanaan berlangsung mulai, 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Adapun beberapa hal yang harus disiapkan untuk ikut serta SPO, yakni Kartu Keluarga, KTP, Buku Nikah/Dokumen Cerai.

Sehingga diharapkan nantinya dari hasil sensus, lanjut Muhammad Arief, dengan partisipasi masyarakat akan membantu pemerintah dalam mendapatkan data kependudukan yang akurat dan mutakhir yang di himpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS) .

‘’Saat ini masyarakat juga bisa cek NIK dan nomor KK untuk memastikan bahwa telah tercatat di database untuk mengikuti SP Online,’’ ungkap Muhammad Arief.

Sementara itu, lanjut Muhammad Arief, bagi masyarakat dengan NIK dan nomor KK tidak tercatat, meski menunggu Sensus Penduduk Wawancara. Untuk Sensus Penduduk Wawancara akan dilaksanakan pada tanggal 1-31 Juli 2020. Dalam Sensus Penduduk Wawancara (SP Wawancara) petugas akan mendatangi secara langsung ke rumah tempat tinggal masing-masing. (PLIKP)

Pemkab Merangin Gelar Musrenbang Kecamatan NTT

Pemkab Merangin Gelar Musrenbang Kecamatan NTT

Bangko – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merangin pada Selasa (11/2), menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tingkat Kecamatan Nalotantan.

Musrenbang yang diikuti seluruh kepala desa dan perangkat desa setempat itu, berlangsung di Aula Kantor Camat Nalotantan. Acara tahunan itu dihadiri para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan utusan dari DPRD Merangin.

Musrenbang tingkat Kecamatan Nalotantan jelas Bupati Merangin H Al Haris melalui Kadis Kominfo M Arief, adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan/stakeholders di tingkat kecamatan.

‘’Tujuan dari Musrenbang tingkat kecamatan ini, guna mendapatkan masukan kegiatan prioritas pembangunan di kecamatan tersebut, sehingga pembangunan yang dilakukan semakin terarah dan tepat sasaran,’’ujar M Arief.

Masukan itu lanjut pria berkacamata minus ini, sekaligus sebagai dasar penyusunan Rencana Pembangunan Kecamatan yang akan diajukan kepada SKPD yang berwewenang, sebagai dasar penyusunan Rencana Kerja SKPD pada tahun berikutnya.

Musrenbang kecamatan dilakukan setiap tahun pada bulan Februari dengan luaran berupa Dokumen Rencana Pembangunan Kecamatan serta masukan untuk Renja SKPD Kecamatan.

Sedangkan lembaga penyelenggara Musrenbang kecamatan itu adalah pihak kecamatan dan Bappeda. Kecamatan bertugas menyiapkan teknis penyelenggaraan serta mempersiapkan dokumen Rancangan Rencana Pembangunan Kecamatan.

Bappeda bertugas untuk mengorganisasi penjadwalan seluruh Musrenbang kecamatan, mempersiapkan Tim Pemandu dan dokumen-dokumen yang relevan untuk penyelenggaraan Musrenbang kecamatan.(ryan/kominfo)